Kaya Raya Disubsidi, Miskin Papa Gigit Jari

Subsidi mobil listrik

Beberapa hari yang lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani menganggarkan dana senilai Rp966 juta untuk setiap unit mobil listrik Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan motor listrik dipatok Rp28 juta per unit. (cnnindonesia.com, 12/5/2023) Sungguh jumlah yang cukup fantastis! Mengingat sebagian besar rakyat kesulitan untuk hidup layak.

Oleh Rahmawati Ayu Kartini (pemerhati sosial)

Bagaimana menurut pendapat Anda, jika Anda miskin namun bantuan malah diberikan kepada tetangga sebelah yang kaya raya untuk membeli mobil? Nah, itulah saat ini yang terjadi di negeri +62, subsidi salah sasaran!

Beberapa hari yang lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani menganggarkan dana senilai Rp966 juta untuk setiap unit mobil listrik Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan motor listrik dipatok Rp28 juta per unit. (cnnindonesia.com, 12/5/2023) Sungguh jumlah yang cukup fantastis! Mengingat sebagian besar rakyat kesulitan untuk hidup layak.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkritik kebijakan pemerintah terkait kebijakan tersebut. Menurut Anies, mereka yang membeli mobil listrik berasal dari kalangan mampu sehingga tak perlu disubsidi. Tak cuma itu, Anies juga menilai bahwa mobil listrik justru menambah macet khususnya jalanan di Ibu Kota. Masalah polusi juga kata Anies, solusinya juga bukan dengan pengadaan subsidi mobil listrik.

Sekadar informasi, per 1 April 2023, pemerintah memberikan insentif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) untuk mobil listrik. Insentif tersebut berlaku hingga Desember 2023.
Artinya, untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) yang memenuhi syarat, konsumen hanya membayar PPN sebesar 1 persen, dari yang seharusnya 11 persen. Berkat pemberian insentif itu juga, harga mobil listrik jadi ikut terpangkas. Tapi tidak semua, baru ada Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev yang bisa mendapat insentif PPN tersebut.

Wuling Air ev Standard Range saat ini dibanderol Rp 243 juta. Artinya dengan potongan Rp 21 jutaan, maka harga jualnya menjadi Rp 222 jutaan. Sedangkan Wuling Air ev Long Range sekarang harganya Rp 299,5 juta. Dengan insentif PPN maka harga Wuling Air ev yang bisa menempuh jarak 300 km itu dibanderol Rp 273 jutaan.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, pengembangan ekosistem industri KBLBB merupakan sektor strategis yang memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, mempercepat inovasi, dan mempercepat dekarbonisasi di Indonesia.

Luhut menyadari sepenuhnya bahwa harga kendaraan listrik di Indonesia saat ini terbilang masih cukup mahal bagi sebagian masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah memberikan bantuan pemerintah dan juga insentif fiskal kepada masyarakat yang ingin membeli kendaraan listrik.

Rakyat Miskin Lebih Butuh Subsidi

Dari fakta diatas, terlihat bahwa yang bisa membeli mobil listrik tentunya orang-orang berduit. Tidak mungkin rakyat miskin mampu membelinya. Untuk makan sehari-hari saja, mereka belum tentu bisa rutin tiga kali sehari. Apalagi biaya-biaya kebutuhan lainnya.

Mobil listrik hanya dimiliki segelintir orang kaya. Tentu subsidi mobil listrik pun, hanya mereka yang menikmati. Sementara sebagian besar rakyat gigit jari. Karena jumlah penduduk miskin di Indonesia masih mendominasi daripada yang tajir melintir.

Daripada memberi subsidi pada orang kaya, lebih baik dana dialihkan untuk menyelesaikan masalah transportasi masyarakat. Misalnya, subsidi untuk BBM atau penyediaan sarana transportasi yang murah.

Matinya Hati Nurani

Sistem kapitalisme yang diterapkan di negeri ini, berasaskan pemisahan agama dari kehidupan (sekuler). Karena itulah, materi menjadi standar dalam kapitalisme. Tujuan materi akan mematikan hati nurani. Kepedulian terhadap sesama menjadi hilang, walaupun hidup berkelimpahan harta. Karena prinsip individualis, hidup nafsi-nafsi dalam kapitalisme dianggap wajar.

Itulah mengapa, subsidi tidak ditujukan kepada rakyat miskin karena perhitungan untung rugi. Rakyat Miskin bukannya memberi keuntungan, malah menjadi beban.

Subsidi justru diberikan pada orang kaya, karena mereka memiliki modal sehingga dapat memberikan keuntungan dari pajak kendaraan pribadi dan dari yang lainnya.

Karena itu dalam kapitalisme, berlaku hukum rimba. Siapa yang kuat modalnya, akan makin kaya. Sementara yang miskin semakin miskin.

Tidak Ada Perbedaan Miskin dan Kaya dalam Islam

Islam adalah aturan kehidupan dari Allah SWT, bukan sekedar agama ritual. Dalam Islam, semua orang dianggap sama kedudukannya di sisi Allah, kecuali orang-orang yang bertakwa. Sebagaimana firman Allah berikut, yang artinya:
"Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti." (QS. Al Hujurat : 13)

Ditegaskan lagi oleh Rasulullah Saw, beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim)

Dalam hubungan sosial kemasyarakatan, negara dalam Islam tidak boleh membedakan antara pejabat dan rakyat, miskin atau kaya. Semuanya mendapatkan hak dan pelayanan yang sama dari negara. Karena negara bertanggungjawab atas tiap-tiap individu rakyat, apakah semua orang sudah mendapatkan haknya untuk mendapatkan kebutuhan pokok, yakni sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan, dan keamanan.

Sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah Saw dan para Khalifah sepeninggal beliau. Semuanya mendapatkan pelayanan yang sama terkait haknya sebagai warga negara. Pernah terjadi pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz, kemakmuran rakyat merata hampir di seluruh wilayah negara hingga tidak ada yang mau menerima zakat. Masya Allah!

Selain pelayanan yang adil oleh negara, Islam juga mengajarkan untuk perduli dengan sesama, bahkan kepada hewan liar sekalipun. Prinsip Islam adalah sesama muslim ibarat satu tubuh. Jika satu bagian merasa sakit, maka bagian yang lain akan merasakan sakit yang sama. Tidak mungkin ada minus empati terhadap masyarakat miskin, selama aqidah Islam yang dijadikan asas kehidupan.

Wallahu a'lam bishowab.

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,1,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,47,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,180,fikrah,6,Fiqih,15,fokus,2,Geopolitik,6,gerakan,5,Hukum,89,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,44,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,81,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,287,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,26,korupsi,39,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,16,Musibah,4,Muslimah,85,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3512,opini islam,86,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,109,Peradaban,1,Peristiwa,11,pertahanan,1,pertanian,2,politik,314,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,3,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,65,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,44,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: Kaya Raya Disubsidi, Miskin Papa Gigit Jari
Kaya Raya Disubsidi, Miskin Papa Gigit Jari
Subsidi mobil listrik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpL70dP8fXNfWFB4Fp3mi38mdwWGt2qTMDW1a_un3x-6F0bcUY93ELswfYRb50Rng2RI-2e1Q1Z8llrjmlvKTSihDlH_d95QochaTlo-12tfRALC06S67LtCAk0ftcMzbEEsy05P2bbWSe4ZBI7XBZOI8Tr2WqL_PwFlFISXKmW48TeA0gKfmUae3A/s16000/images%20-%202023-05-20T144046.648_compress77.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpL70dP8fXNfWFB4Fp3mi38mdwWGt2qTMDW1a_un3x-6F0bcUY93ELswfYRb50Rng2RI-2e1Q1Z8llrjmlvKTSihDlH_d95QochaTlo-12tfRALC06S67LtCAk0ftcMzbEEsy05P2bbWSe4ZBI7XBZOI8Tr2WqL_PwFlFISXKmW48TeA0gKfmUae3A/s72-c/images%20-%202023-05-20T144046.648_compress77.webp
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2023/05/kaya-raya-disubsidi-miskin-papa-gigit.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2023/05/kaya-raya-disubsidi-miskin-papa-gigit.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy