KDRT Marak Terjadi, mengapa?

Solusi KDRT

KDRT Banyak Terjadi, kenapa ?

Oleh: Nabilah( Penggerak Majelis Ta'lim Muslimah Cerdas)

Sungguh miris, melihat realitas hari ini yang makin banyaknya kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dilakukan oleh suami kepada istrinya ataupun anak-anak sebagai korban dari ayahnya. Namun demikian kejadian kekerasan (KDRT) pun bisa dilakukan oleh seorang istri kepada suami dan anak-anaknya.

Berdasarkan berita di Liputan6.com terjadi aksi kejam dan biadab dilakukan seorang suami kepada istri dan anaknya di sebuah rumah di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Pelaku berinisial RN (31) tega menganiaya istrinya berinisial NI (31) dan membunuh anak perempuannya berinisial KPC (13) menggunakan parang.

Selain peristiwa itu, terjadi pula di tempat yang sama yaitu di Depok Jawa barat yang dilansir dari Beritasatu.com terjadi aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tanpa belas kasihan, seorang suami tega memukul sang istri berkali-kali. Ironisnya, penganiayaan tersebut dilakukan sang suami di pinggir jalan di Pangkalan Jati, Cinere disaksikan sang anak yang masih balita dan warga sekitar. Peristiwa tersebut direkam warga dan viral di media sosial. Menurut saksi mata, Lilis mengatakan, terdengar suara motor jatuh sebelum peristiwa penganiayaan tersebut terjadi.

Kalau kita berpikir dari kejadian -kejadian ini sebenarnya ada apa dengan realitas hari ini yang dengan mudahnya dan ringan tangannya sosok suami dalam melakukan KDRT. Kekerasan suami terhadap istri, atau ayah terhadap anak sering terjadi .Hal ini seakan menunjukkan hilangnya fungsi qawwamah pada laki-laki.

Di balik kejadian KDRT yang banyak terjadi di masyarakat ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Mulai dari tingginya beban hidup, komunikasi yang kurang baik, gaya hidup buruk, suami istri sama-sama sibuk, perselingkuhan dan lemahnya kemampuan mengendalikan diri. Selain problem KDRT itu adapula hal-hal polemik lainnya dalam rumah tangga. Polemik-polemik ini tidak terjadi secara individual semata namun melibatkan sistem yang ada saat ini.

Dari sisi kemanusiaan, KDRT jelas merupakan perbuatan yang tidak manusiawi. Menurut cara pandang Islam KDRT bukanlah sikap yang dicontohkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Tetapi bagaimana nampak hari ini corak pandangan kehidupan itu terlahir dari ide sekularisme-kapitalisme. Adanya pemikiran yang memisahkan agama dari kehidupan.Yang melahirkan pribadi-pribadi yang tidak selalu ingat kepada Allah SWT. Bahkan tidak merasa diawasi oleh Allah dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.

Dengan paham sekularisme-kapitalisme ini telah merusak dan merobohkan pandangan tentang keluarga. Sekularisme merupakan cara pandang yang memisahkan agama dari kehidupan. Sehingga melahirkan manusia-manusia yang miskin iman dan tidak mampu mengontrol emosinya, rapuh dan kosong jiwanya. Akibat dari paham ini membuat para pelaku KDRT berani melakukan aksi yang biadab kepada keluarganya.

Di sisi lain, dari sistem ekonomi politik masyarakat dihantam oleh sistem kapitalisme yang menyusahkan kepala keluarga akibat beban ekonomi dan beban hidup.Dimana para kepala keluarga susah untuk mendapatkan pekerjaan. Kalau mempunyai pekerjaan, gaji mereka tidak mampu mencukupi dalam pemenuhan nafkah keluarganya. Banyak dari para istri pun akhirnya terpaksa ikut andil untuk menopang perekonomian keluarga. Padahal ketika ibu-ibu keluar rumah untuk membantu pemasukan keluarga maka kewajibannya sebagai pendidik generasi akan tergadaikan.

Sekularisme -kapitalisme telah membuat negara gagal menjalankan perannya untuk menjaga ketahanan keluarga. Negara tidak hadir sebagai penjamin ekonomi masyarakat. Negarapun telah gagal memberikan sanksi tegas bagi pelaku KDRT. Terbukti dengan adanya UU PKS 2022 namun KDRT semakin marak terjadi.

Solusi yang tepat hanya pada sistem Islam yang mampu memberikan solusi atas persoalan ini secara mendasar dan menyeluruh. Bagaimana Islam membentuk pribadi-pribadi yang senantiasa beriman dan bertakwa hanya kepada Allah SWT. Senantiasa mengingat Allah SWT sebagai pengawas sekaligus penjaga terbaik untuknya.

Demikian pula dalam berumah tangga mempunyai tujuan yang jelas. Yaitu membangun mahligai pernikahan hanyalah untuk menyempurnakan agama dan untuk beribadah kepada Allah SWT. Kehidupan dalam berumah tangga adalah adanya hubungan persahabatan antara suami dan istri. Maka harus terjalin komunikasi yang baik antar pasutri dan sama-sama menjalankan peran masing-masing. Suami memiliki peran sebagai qowwamah dan wajib dalam mencari nafkah untuk keluarga nya. Sedangkan Istri sebagai Al umm wa robatul bait. Yaitu sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Itu dari sisi dalam kehidupan berkeluarga.

Di sisi lain ada peran penting dari Negara. Negara harus mendukung pelaksanaan dari peran ini dalam keluarga dengan kebijakan-kebijakan yang diputuskan. Dibukanya lapangan pekerjaan yang luas bagi para laki-laki. Dipenuhinya segala kebutuhan pokok pada tiap-tiap keluarga, murah dan terjangkaunya setiap harga di pasar, kesehatan, pendidikan dan terjaminnya keamanan masyarakatnya.

Dari sisi perempuan maka hukum bagi perempuan yang ingin bekerja adalah mubah. Perempuan tidak dijadikan sebagai penopang ekonomi dalam keluarga. Sehingga para perempuan tetap bisa maksimal untuk menjalankan perannya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Kebahagiaan dan kesejahteraan ini hanyalah bisa kita dapatkan jikalau penerapan Islam kaffah ini ada ditengah-tengah kehidupan kita dan hanya akan ada dalam bingkai Khilafah Islamiyyah bilamana kita berupaya bersama-sama perjuangkan dan wujudkan dalam kehidupan ini.

Wawllahu a'lam bisho-showab.

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,185,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,49,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,287,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,16,Musibah,4,Muslimah,86,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3548,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,110,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,3,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,65,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: KDRT Marak Terjadi, mengapa?
KDRT Marak Terjadi, mengapa?
Solusi KDRT
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0LKVGMK0wMSiidoJpkw52twFnm0f6H0qu_nhODyUTQcwkP6bWvVGQzSp90Y_Dxz1F2cd8w_xnUMrzIPFkSd2oHPDDQYvQgUlyGqlbyyHc9739jqBEke7jN3WoUzt8OicQrJU5GhCIGuQSvKKkinPpPwqsyhsDkCO11sU96JwvBkd0WSsJqWck_Q41/s16000/20221126_225815_0000_compress68.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0LKVGMK0wMSiidoJpkw52twFnm0f6H0qu_nhODyUTQcwkP6bWvVGQzSp90Y_Dxz1F2cd8w_xnUMrzIPFkSd2oHPDDQYvQgUlyGqlbyyHc9739jqBEke7jN3WoUzt8OicQrJU5GhCIGuQSvKKkinPpPwqsyhsDkCO11sU96JwvBkd0WSsJqWck_Q41/s72-c/20221126_225815_0000_compress68.webp
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2022/11/kdrt-banyak-terjadi-mengapa.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2022/11/kdrt-banyak-terjadi-mengapa.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy