REUNI 212 DAN BAIAT AQABAH PERTAMA

Nasrudin Joha


Oleh : Nasrudin Joha 

Pada musim haji tahun ke-13 dari kenabian (bulan Juni tahun 622 M), datanglah sebanyak hampir 70 orang kaum Muslimin dari Madinah untuk menunaikan manasik haji. Mereka datang bersama rombongan para jema'ah haji dari kaum mereka yang masih musyrik. 

Kaum muslimin tersebut saling bertanya diantara mereka -saat mereka masih berada di Yatsrib atau sedang dalam perjalanan- hingga kapan mereka harus membiarkan Rasulullah berkeliling, diusir di lereng-lereng bukit dan diancam?. 

Tatkala tiba di Mekkah, terjadilah kontak rahasia antara mereka dan Rasulullah yang menghasilkan kesepakatan diantara kedua belah pihak untuk berkumpul pada pertengahan hari-hari Tasyriq di celah yang terletak di samping 'Aqabah, tempat dimana terdapat Jumrah ula di Mina. Pertemuan ini terlaksana melalui proses yang sangat rahasia di dalam kegelapan malam. 

Marilah kita biarkan salah seorang pemimpin kaum Anshar menceritakan sendiri secara spesifik pertemuan historis tersebut yang telah merubah peredaran hari-hari perseteruan antara berhalaisme (paganisme) dan Islam, dia adalah Ka'b bin Malik al-Anshary radliyallahu 'anhu : 

"Kami berangkat untuk melaksanakan manasik haji dan sebelumnya telah berjanji untuk bertemu dengan Rasulullah di 'Aqabah pada pertengahan hari-hari Tasyriq. Kami dijanjikan pada malam harinya sementara bersama kami hadir 'Abdullah bin 'Amr bin Haram, salah seorang pemimpin dan orang terpandang di kalangan kami. Kami mengajaknya bersama kami -dalam hal ini, kami merahasiakan urusan ini kepada kaum Musyrikin dari kaum kami yang ikut rombongan juga-, lalu kami berbicara kepadanya dan berkata: 'Wahai Abu Jabir! Sesungguhnya engkau ini adalah salah seorang pemimpin kami dan orang terpandang diantara kami. Kami tidak suka kondisi anda saat ini akan menjadikan anda sebagai kayu bakar api neraka kelak. Kemudian kami mengajaknya kepada Islam dan memberitahukannya perihal janji kami bertemu dengan Rasulullah di 'Aqabah. Lalu dia masuk Islam dan menghadiri Bai'atul 'Aqabah bersama kami dan dia termasuk pemimpinnya".

Ka'ab melanjutkan: 
"Lalu kami tidur pada malam itu bersama kaum kami di kendaraan hingga ketika sudah mencapai sepertiga malam, kami keluar dari kendaraan menuju tempat perjanjian dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, dengan menyusup ala kucing dan sembunyi-sembunyi. Akhirnya kami berkumpul di celah dekat 'Aqabah. Jumlah kami, 30 orang laki-laki dan dua orang perempuan, yaitu Nasibah binti Ka'b (Ummu 'Ammar) dari Bani Mazin bin an-Najjar dan Asma` binti 'Amr (Ummu Mani') dari Bani Salamah."

Kami berkumpul di celah itu sembari menunggu kedatangan Rasulullah. Beliau pun datang bersama pamannya al-'Abbas bin 'Abdul Muththalib yang ketika itu masih memeluk agama kaumnya akan tetapi ingin menghadiri urusan yang tengah diikuti oleh anak saudaranya (keponakannya), dia memberikan dukungannya dan dia pulalah orang pertama yang berbicara.

Permulaan Pembicaraan Dan Penjelasan Al-'Abbas Akan Dampak Serius Darinya Setelah majlis dipersiapkan, dimulailah pembicaraan-pembicaraan untuk mengesahkan perjanjian persekutuan agama dan militer. Orang pertama yang berbicara adalah al-'Abbas bin 'Abdul Muththalib, paman Rasulullah. 

Dia berbicara untuk menjelaskan kepada mereka secara gamblang akan dampak serius yang akan mereka pikul di pundak mereka akibat dibuatnya persekutuan tersebut. dia berkata: 

"Wahai kaum Khazraj! - Orang-orang Arab menamakan kaum Anshar sebagai Khazraj dan mencakup suku Aus juga- sesungguhnya Muhammad berasal dari kami sebagaimana yang kalian ketahui, kaum kami yang satu pandangan dengan kami telah melarangnya padahal dia dibanggakan oleh kaumnya dan dilindungi di negerinya akan tetapi dia justru hanya berpihak kepada kalian dan menjumpai kalian. Jika kalian melihat bahwa kalian dapat memenuhi apa yang kalian ajak dia kepadanya dan dapat melindunginya dari orang yang menentangnya, maka itu adalah hak kalian, berikut resiko yang harus ditanggung. Dan jika kalian melihat bahwa kalian justru akan menyerahkan dirinya dan menghinakannya setelah dia keluar menyongsong kalian, maka dari sekarang tinggalkanlah dia karena sesungguhnya dia masih dibanggakan dan diberi perlindungan oleh kaum dan negerinya".

Ka'ab berkata: 
"Lalu kami berkata kepadanya: 'Kami telah mendengar apa yang telah engkau utarakan, maka berbicaralah wahai Rasulullah! Ambillah untuk dirimu dan Rabbmu apa yang engkau sukai".

Jawaban ini menunjukkan sikap mereka (kaum Anshar) yang telah memiliki tekad bulat, keberanian, iman dan keikhlasan di dalam mengemban tanggungjawab yang besar ini, sekaligus dampak-dampaknya yang serius. Mereka mengerti benar, bahwa konsekuensi baiat adalah menjaga entitas kekuadaan yang didirikan Rasulullah SAW di Madinah, menjaganya dari serangan musuh sekaligus mentaati Rasulullah SAW ketika agama menyeru kewajiban jihad untuk menaklukan semua umat dan bangsa.

Reuni 212 laksana pertemuan-pertemuan simpul umat dari berbagai lintas pergerakan dan organisasi. Reuni 212, tak pernah wujud jika tanpa ikatan akidah Islam, semangat membela Islam dan kerinduan bersatu dibawah naungan Islam.

Reuni 212 adalah proses konsolidasi alamiah diantara umat, ulama dan militer, untuk memikirkan masa dengan bangsa ini, bersama umat Islam dan syariatnya. Reuni ini, memungkinkan menjadi sebab semua elemen berfikir dan menetapkan target-target kongkrit, untuk mencapai baiat kedua, setelah kaum muslimin kehilangan kekhilafahan Islam sejak tahun 1924.

Berbagai kemungkinan, termasuk potensi penyatuan pikiran dan perasaan, konsolidasi politik untuk menetapkan methode menempuh kebangkitan Islam, yang merujuk pada Siroh Nabawiyah dan menyimpangi jebakan lobang biawak demokrasi bermula dari sini. Agenda ini, akan menjadi agenda konsolidasi tahunan sebagaimana dahulu Rasulullah SAW melakukan konsolidasi pada musim haji di Mekkah. 

Reuni 212 awalnya adalah reuni persaudaraan Islam. Hingga pada saat yang ditentukan, Allah SWT turunkan pertolongan, Allah SWT gerakan hati Jenderal-Jenderal militer untuk menolong Islam, menggerakan lisan seluruh ulama untuk mengkonsolidasi penegakan sistem Islam, saat itulah waktu yang tepat, tidak terlalu cepat, tidak terlambat, tetapi tepat sebagaimana Allah SWT janjikan, akan terjadi baiat kedua, untuk membaiat seorang lelaki, muslim, yang baligh, berakal, dewasa, merdeka, adil dan memiliki kemampuan, untuk mengemban amanah sebagai seorang Khalifah. 

Sungguh, Allah SWT maha kuasa atas segala sesuatu yang dikehendaki-Nya.


«تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ  فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ»

“Di tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia tetap ada. Lalu  Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan yang zhalim; ia juga ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya.  Kemudian akan ada kekuasaan diktator yang menyengsarakan; ia juga ada dan atas izin Alah akan tetap ada.  Selanjutnya  akan ada kembali Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian.”(HR. Ahmad).

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,186,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,51,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,289,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,17,Musibah,4,Muslimah,87,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3556,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,112,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,5,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,66,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: REUNI 212 DAN BAIAT AQABAH PERTAMA
REUNI 212 DAN BAIAT AQABAH PERTAMA
Nasrudin Joha
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF04dnjBQ1Znz1sX22vIEe9o40qFg3Y0I7UJli8evjiLB96XizB6dS93en6M2SAtTaNAOGQMFgEeCFQ7i-ZJiK-eNbL1vY6nG_miXFmoJV2Lvk5cp1w2apzQ3FKYKcLw3eivunOlU_3qA/s320/Adobe_Post_20191201_164939.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF04dnjBQ1Znz1sX22vIEe9o40qFg3Y0I7UJli8evjiLB96XizB6dS93en6M2SAtTaNAOGQMFgEeCFQ7i-ZJiK-eNbL1vY6nG_miXFmoJV2Lvk5cp1w2apzQ3FKYKcLw3eivunOlU_3qA/s72-c/Adobe_Post_20191201_164939.png
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2019/12/reuni-212-dan-baiat-aqabah-pertama.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2019/12/reuni-212-dan-baiat-aqabah-pertama.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy