Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

KONSTELASI POLITIK AFGHANISTAN DAN METODE PERJUANGAN MENEGAKKAN KHILAFAH

realitas politik Afghanistan saat ini menunjukkan kepada kita, bahwa perjuangan fisik, jihad fi Sabilillah, mengangkat senjata dan melawan rezim tiran antek Amerika, sekaligus melakukan perlawanan senjata kepada Amerika, mampu mengusir Amerika dari bumi Afghanistan dan mengantarkan Taliban kembali ke tampuk kekuasaan. Bagaimana pandangan Anda ? apakah perlu ada evaluasi gerakan dakwah untuk menegakkan Khilafah ? apakah, Khilafah perlu ditegakkan dengan Jihad dan perlawanan senjata ?

Oleh : Ahmad Khozinudin | Sastrawan Politik

Soal :

Ustadz, Anda selama ini dikenal sebagai Sastrawan Politik sekaligus Pejuang Khilafah. Dalam memperjuangkan Khilafah, Anda selalu konsisten dengan metode dakwah secara politik, pemikiran, tanpa kekerasan dan senjata. Atau anda sering menyebutnya dengan istilah 'LA MADDIYAH, LA UNFIYAH'.

Namun, realitas politik Afghanistan saat ini menunjukkan kepada kita, bahwa perjuangan fisik, jihad fi Sabilillah, mengangkat senjata dan melawan rezim tiran antek Amerika, sekaligus melakukan perlawanan senjata kepada Amerika, mampu mengusir Amerika dari bumi Afghanistan dan mengantarkan Taliban kembali ke tampuk kekuasaan. Bagaimana pandangan Anda ? apakah perlu ada evaluasi gerakan dakwah untuk menegakkan Khilafah ? apakah, Khilafah perlu ditegakkan dengan Jihad dan perlawanan senjata ?

Semoga Allah SWT selalu menjaga Anda dan keluarga. Terima Kasih.

Jawab :

1. Untuk mengawali jawaban atas pertanyaan yang Anda ajukan, yang mengkonfirmasi adanya keraguan atas metode dakwah untuk menegakkan Khilafah, perlu kami tegaskan ulang bahwa pengambilan kekuasaan bisa ditempuh dengan tempat metode :

Pertama,metode melebur dengan demokrasi dengan mengikuti mekanisme pemilihan umum. Cara ini pernah ditempuh dan mengantarkan Hamas di Palestina dan Partai FIS di Aljazair sampai ke tampuk kekuasaan. Meskipun, akhirnya kekuasaan mereka digulingkan setelah dianggap menentang dan berbahaya bagi eksistensi barat kapitalis.

Yang mampu menjaga kompromi dan tetap mempertahankan kekuasaan, adalah partai AKP yang mengantarkan Erdogan ke Tampuk kekuasaan di Turki. AKP telah merevolusi sejumlah strategi politik perjuangan, setelah memiliki pengalaman buruk pada kasus penggulingan kekuasaan Partai Refah sebelumnya.

Kedua,metode People Power yakni melakukan agitasi dan provokasi kepada rakyat untuk menggulingkan kekuasaan. Setelah itu, kekuasaan diambil alih untuk kemudian dikuasai.

Cara ini juga dapat mengantarkan kelompok politik ke tampuk kekuasaan sekaligus menerapkan ideologi perjuangan mereka. Sejumlah peristiwa People Power di dunia lazim terjadi.

Di Indonesia, Soeharto dijatuhkan dari kekuasaan melalui gerakan people power ini. Cara ini, juga dapat ditempuh untuk melakukan perubahan dan mengambil kekuasaan.

Ketiga,kudeta militer yakni proses pengambilan kekuasaan secara paksa melalui perantaraan militer. Cara ini bisa ditempuh dengan melakukan infiltrasi militer, dan kemudian menggunakan kekuatan militer kudeta dipermaklumkan.

Thailand adalah contoh negara dengan suksesi kudeta militer yang paling rajih dan mudah dipahami. Pada pokoknya, kudeta juga menjadi jalan perubahan untuk mencapai tampuk kekuasaan.

Keempat,gerakan rakyat bersenjata dengan mempersenjatai rakyat untuk melakukan perlawanan dan pemberontakan kepada rezim zalim. Cara ini, juga merupakan cara yang ditempuhnya Taliban yang berjihad melawan rezim antek Amerika di Afghanistan.

2. Kami juga telah menjelaskan, selain empat model perjuangan melakukan perubahan untuk meraih kekuasaan tersebut, juga ada satu metode lagi yakni metode dakwah, pemikiran dan politik, tanpa kekerasan dan tanpa senjata. Gerakan ini bertumpu pada dukungan umat dan penjagaan Ahlul Quwwah yang memberikan Nushroh kepada dakwah. Metode inilah, yang ditempuh oleh Rasulullah Saw selama 13 tahun di Mekkah hingga beliau mendapatkan kekuasaan di Madinah setelah Ahlul Quwwah dan masyarakat di Madinah (kaum Anshar) memberikan nushroh (pertolongan dan perlindungan) kepada dakwah Rasulullah Saw.

Metode inilah, yang konsisten kami tempuh, tidak kami selisihi meskipun hanya sehelai rambut, hingga Allah SWT berkenan memberikan pertolongan sehingga tegaklah Daulah Khilafah ala Minhajin Nubuwah sebagaimana telah dijanjikan.

3. Mengenai apa yang terjadi di Afghanistan, yakni terkait hengkangnya Amerika dari bumi Afghanistan dan naiknya gerakan Taliban ke tampuk kekuasaan, hanyalah perubahan strategi Amerika dari Hard Power menuju Soft Power,setelah tentara Amerika benar-benar merasa terpanggang di bumi jihad Afghanistan dan tak mampu memenangkan pertempuran,meskipun hanya sehari. Amerika, ingin keluar setelah 20 tahun menanggung banyak kerugian memaksakan diri menduduki Afghanistan.

4.Posisi Amerika di Afghanistan, juga konstelasi politik kawasan di sana sangat apik dan rinci dijelaskan oleh Syaikh Atho' Ibnu Abu Rusytoh, Amir Hizbut Tahrir dalam makalah soal jawab beliau.Amerika hanya meninggalkan Afghanistan dari pintu depan, tetapi kembali melalui pintu belakang dengan penjagaan antek-antek Amerika di Kawasan baik Pakistan hingga Turki.

5. Kami telah mengetahui kabar penguasaan Afghanistan oleh Taliban sehingga hal ini menambah keyakinan bahwa kaum muslimin mampu mengalahkan Amerika.Kehebatan Amerika hanyalah mitos, Mujahidin Afghanistan telah mampu mempecundangi Amerika di Medan jihad Afghanistan dan memaksa Amerika pulang dengan muka pucat penuh kerutan karena tak kuasa menanggung malu karena kalah perang.

6. Namun, adapun eksistensi kekuasaan Imarah Islamiyah yakni institusi Daulah yang dikuasai Afghanistan tetap bukan Khilafah dan kehadirannya tidak menghapus kewajiban penegakan Khilafah. Sampai saat ini, Khilafah belum berdiri sehingga tidak berlaku larangan membaiat Khalifah yang kedua.

7. Taliban bisa saja mengkonversi Imarah Islamiah menjadi Daulah Khilafah yang dengan itu mampu menghapus kewajiban penegakan Khilafah. Namun, hal ini nampaknya berat karena kekuasaan Taliban juga tidak lepas dari strategi Amerika untuk merubah strategi politik kawasan dari pendekatan hard power (perang) menjadi soft power (politik, perjanjian, dan infiltrasi).

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Mass pada Kamis (12/8) menegaskan bahwa sekutu Amerika Serikat itu akan berhenti menyediakan bantuan ke Afghanistan jika Taliban mengambil alih kekuasaan di negara tersebut dan menerapkan hukum Syariah. Hal ini mengkonfirmasi bahwa naiknya Taliban ke tampuk kekuasaan tidak lepas dari strategi soft power Amerika.

"Kami tidak akan memberikan sepeser pun lagi ke Afghanistan kalau Taliban mengambil alih semuanya, memberlakukan hukum Syariah dan mengubah negara ini menjadi khilafah," katanya saat acara pagi yang disiarkan oleh jaringan publik Jerman ARD dan ZDF.

8. Karena itu, realitas politik di Afghanistan tidak mengikat apalagi sampai mengubah strategi atau metode perjuangan dengan metode dakwah secara politik, pemikiran, tanpa kekerasan dan senjata. Atau anda menyebutkannya dengan istilah 'LA MADDIYAH, LA UNFIYAH'. Metode ini baku, di istimbath dari dalil yakni dari siroh perjuangan Rasulullah Saw.

Kami sampaikan kepada segenap kaum muslimin, kami akan terus memperjuangkan Khilafah di seluruh negeri kaum muslimin dengan menempuh metode perjuangan yang mencontoh Rasulullah Saw. Kami tidak akan berkompromi dengan demokrasi, tidak akan mengambil alih kekuasaan dengan kudeta, tidak pula memprovokasi rakyat untuk melakukan gerakan people power atau mempersenjatai rakyat untuk melakukan jihad fi Sabilillah.

Khilafah adalah ajaran Islam yang agung yang hanya akan dapat ditegakkan dengan metode yang sepenuhnya mencontoh Rasulullah Saw. Demikian jawaban yang kami sampaikan, semoga memberikan ketenangan untuk Istiqomah terus berjuang dengan metode perjuangan yang dicontohkan Rasulullah Saw. [].

Post a Comment for "KONSTELASI POLITIK AFGHANISTAN DAN METODE PERJUANGAN MENEGAKKAN KHILAFAH"