Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Khilafah Menghancurkan Eksistensi Sistem Jahiliyah

Tahun 2021 telah datang tetapi tingkat kepercayaan publik terhadap sistem jahiliyah semakin menurun. Islam dan umatnya semakin dizhalimi. Ormas-ormas dakwah ditindak, Ulamanya dipersekusi dan uangnya dirampok.

Oleh: Abu Mush'ab Al Fatih Bala (Penulis Nasional dan Pemerhati Politik Asal NTT)

Tahun 2021 telah datang tetapi tingkat kepercayaan publik terhadap sistem jahiliyah semakin menurun. Islam dan umatnya semakin dizhalimi. Ormas-ormas dakwah ditindak, Ulamanya dipersekusi dan uangnya dirampok.

Dalam keadaan seperti ini umat jadi sakit hati karena rezim malah berpihak kepada nafsu berkuasanya. Tidak ada keadilan bagi umat. Umat ingin makmur tetapi segalanya menjadi serba sulit.

Banyak pekerja yang di PHK dan perusahaan gulung tikar. Undang-undang malah lebih memihak kepada kapitalis dan mengambil hak para pekerja. Ekonomi semakin suram tak pernah bangkit.

Sudahlah begitu, para koruptor malah semakin banyak. Bahkan ada koruptor yang tidak dapat ditangkap hingga hari ini. Berita tentang korupsi semakin bertambah.

Bahaya disintegrasi juga semakin membesar namun tak digubris sama yang punya kuasa. Sedangkan yang ingin menerapkan Islam agar jadi solusi bagi semua permasalahan malah dibubarkan.

Maka tak heran jika sistem yang ada sekarang ini lebih mengerikan dari sistem jahiliyah zaman Rasulullah SAW.

Namun, di tengah kondisi pesimisme, ada harapan baru bahwa ada sistem yang lebih baik dari sistem jahiliyah demokrasi. Sistem itu adalah sistem Khilafah.

Khilafah pernah diterapkan selama 14 abad lamanya dan mampu menaungi 2/3 dunia. Sistem ini mampu melakukan hal-hal yang mustahil ada dalam demokrasi.

Dalam Khilafah, rakyat pernah makmur dengan devisa negara melimpah. Layanan kesehatan dan pendidikan secara gratis diberikan kepada seluruh warga negara tanpa memandang asal usul suku, agama dan rasnya.

Telah banyak Sejarahwan Barat Non Muslim yang memuji keagungan Khilafah Islam dalam menerapkan prinsip toleransi. Khilafah dikenal sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia selama berabad-abad.

Khilafah yang dulu hadir adalah suatu sistem yang berhasil menghancurkan sistem kufur jahiliyah. Daulah Rasulullah SAW mampu menghilangkan perzinahan, perjudian dan menguburkan bayi perempuan hidup-hidup.

Kemudian nilai yang ada dalam Khilafah Islam kala itu menjadi nilai universal bagi dunia. Tren Khilafah adalah tren dunia. Sehingga banyak daerah yang meminta Khilafah membebaskannya dari penjajahan.

Misalnya warga Syam dan Afrika yang meminta Khilafah mengusir penjajah Romawi. Yang akhirnya kedua wilayah ini menjadi bagian dari Khilafah.

Bila Khilafah ditegakkan lagi, maka Khilafah akan menjadi musuh sistem jahiliyah, demokrasi. Khilafah akan menghilangkan hegemoni para kapitalis.

Khilafah akan mengambilalih SDA dan memakmurkan rakyatnya. Khilafah akan menguasai daerah-daerah yang dijajah Barat. Khilafah akan menjadi sistem kepemimpinan Islam yang setara bahkan melampuai AS, China, Inggris dan Rusia.

Khilafah akan melunasi utang negeri Kaum Muslimin, mempersatukan mereka, menghilangkan korupsi. Khilafah juga akan memakmurkan negerinya dan menjadi adidaya baru dunia yang tidak menyebarkan penjajahan. Ketika itu terjadi dunia akan bebas tanpa penjajahan kapitalisme. []

Bumi Allah SWT, 5 Januari 2021

#DenganPenaMembelahDunia
#SeranganPertamaKeRomaAdalahTulisan

Post a Comment for "Khilafah Menghancurkan Eksistensi Sistem Jahiliyah"