Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bencana Beruntun Saatnya Tobat Secara Total

Negeri ini sedang berduka di tengah korban virus corona yang terus meningkat, jatuhnya pesawat, wafatnya para ulama panutan umat. Bencana gempa bumi dan banjir melanda negeri ini. Bencana yang terjadi akibat ulah tangan manusia yang rakus menghalalkan segala cara untuk mengeruk Sumber Daya Alam demi kepuasan materi.

Oleh: Darminah Aminah, S.Pd.I. Muslimah Peduli Generasi)

Negeri ini sedang berduka di tengah korban virus corona yang terus meningkat, jatuhnya pesawat, wafatnya para ulama panutan umat. Bencana gempa bumi dan banjir melanda negeri ini. Bencana yang terjadi akibat ulah tangan manusia yang rakus menghalalkan segala cara untuk mengeruk Sumber Daya Alam demi kepuasan materi.

Dilansir dari BBC NEWS INDONESIA, telah terjadi gempa bumi di provinsi Sulawesi Barat Kabupaten Mamuju dengan kekuatan magnitudo 6,2. Setidaknya ada 42 korban meninggal dunia, ratusan luka-luka ribuan warga mengungsi, kerusakan parah pada hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat, RSUD Mamuju, listrik padam dan 300 unit rumah rusak (15/1/2021).

Bencana juga terjadi di Kalimantan Selataan. Banjir melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan dengan ketinggian kurang lebih 3 meter. Lebih dari 21.000 warga terdampak banjir di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Akibat banjir akses jalan dari Palaihari ke Banjarmasin putus (Kompas.com, 15/1/2021).

Indonesia negeri dengan mayoritas penduduk muslim terus dirundung malapetaka. Diadopsinya sistem pemerintahan demokerasi sekuler dan diterapkannya hukum-hukum buatan manusia merupakan sumber kemaksiatan yang sangat besar akibatnya, hukum-hukum yang bersumber dari Allah SWT dicampakkan, ini menjadi salah satu penyebab berbagai bencana yang terjadi.

Demokerasi sekuler telah memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk berbuat sesuka hati tampa memperhatikan halal dan haram. Demokerasi telah melahirkan berbagai kemaksiatan seperti perzinahan, korupsi, narkoba, penebangan liar, akibatnya kehidupan rakyat semakin terpuruk, sementara asing dan asing atas izin penguasa yang ada merampas dan mengeruk kekayaan negeri ini. Sementara aktivitas amal makruf dan nahyi mungkar di tengah-tengah masyarakat yang dilakukan oleh sekelompok kaum muslimin dihalangi bahkan dimusuhi.

Sebagian ulama yang diharapkan mampu untuk meluruskan berbagai penyimpangan hukum yang diterapkan penguasa hanya diam bahkan berkolaborasi gengan penguasa sekuler. Sementara, aktifitas amal makruf nahyi mungkar dan muhasabah terhadap penguasa ditinggalkan. Akibatnya, kemaksiatan diberbagai bidang merajalela maka wajar jika Allah menegur negeri ini dengan berbagai bencana yang bertubi-tubi.

Hakikatnya musibah yang menimpa manusia seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus dan sebagainya adakalanya merupakan ujian dan cobaan dari Allah SWT, adakalanya hukuman dan peringatan atas kelalaian dan kemaksiatan, kezaliman yang dilakukan manusia. Maka sikap seorang muslim jika Musibah sebagai ujian dan cobaan menerimanya dengan ikhlas dan sabar atas qadha-Nya, termotivasi untuk terus meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT.

Jika musibah yang Allah timpakan sebagai azab maka kewajiban seorang muslim introspeksi diri mengakui kelalaian dan kesalahan dan sesegera mungkin melakukan tobat.

Menurut Imam Nawawi syarat diterimanya taubat: Pertama, adanya penyesalan di dalam hati. Kedua, segera meninggalkan kemaksiatan yang dikerjakan. Ketiga, memiliki niat yang kuat untuk tidak mengulangi kemaksiatan serupa dikemudian hari. Hakikat tobat adalah meninggalkan aturan-aturan kufur yang bersumber dari demokerasi sekuler dan kembali menaati seluruh aturan yang bersumber dari Allah SWT dalam seluruh aspek kehidupan.

Saat ini satu-satunya jalan agar negeri ini bebas dari berbagai bencana dan krisis multidimensional dengan meninggalkan sistem demokerasi sekuler yang menjadi induk semua kemaksiatan yang terjadi. Demokerasi dengan aqidah sekulerisme senantiasa menjauhkan aspek agama dari kehidupan.

Sudah saatnya menyeru negeri ini untuk kembali kepada aturan yang bersumber dari al Qur'an dan al Hadits. Dengan penerapan Islam secara kaffah dan amal makruf nahyi mungkar akan mampu melenyapkan berbagai kemaksiatan secara total. Dengan cara ini maka keberkahan akan Allah turunkan kepada negeri ini.

Wallahualam.

Post a Comment for "Bencana Beruntun Saatnya Tobat Secara Total"