Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

REFLEKSI AKHIR TAHUN, MUHASABAH DIRI MENUJU KEMENANGAN YANG DIJANJIKAN

penghujung tahun 2020 atau menginjak 2021, umat Islam masih dirundung problematika. Dari masalah ekonomi hingga persekusi, adu domba hingga fitnah, pembubaran pengajian, dan lunturnya kekuatan ukhuwah Islamiyyah. Hingga menyebabkan tidak berdaya dan terdzolimi tiada henti.

Oleh : M Azzam Al Fatih | Penulis dan aktivis dakwah

Di penghujung tahun 2020 atau menginjak 2021, umat Islam masih dirundung problematika. Dari masalah ekonomi hingga persekusi, adu domba hingga fitnah, pembubaran pengajian, dan lunturnya kekuatan ukhuwah Islamiyyah. Hingga menyebabkan tidak berdaya dan terdzolimi tiada henti.

Tentunya hal ini tidak sejalan dengan Al Qur'an surat Ali Imran ayat 110. menjelaskan tentang predikat umat Islam adalah sebagai yang terbaik.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّا سِ تَأْمُرُوْنَ بِا لْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِا للّٰهِ ۗ وَلَوْ اٰمَنَ اَهْلُ الْكِتٰبِ لَكَا نَ خَيْرًا لَّهُمْ ۗ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ وَاَ كْثَرُهُمُ الْفٰسِقُوْنَ

kungtum khoiro ummatin ukhrijat lin-naasi ta`muruuna bil-ma'ruufi wa tan-hauna 'anil-mungkari wa tu`minuuna billaah, walau aamana ahlul-kitaabi lakaana khoirol lahum, min-humul-mu`minuuna wa aksaruhumul-faasiquun

"Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 110)

Jika demikian maka umat Islam sedang ada sesuatu yang mengakibatkan kemunduran bagi umat islam. Olehkarena itu, umat Islam perlu bermuhasabah. Di mana muhasabah itu ibarat bercermin. memperhatikan apa yang ada pada dirinya, sudah pantas disebut sebagai seorang muslim, Baik ucapan maupun perilakunya. muhasabah diri, apakah dalam satu tahun kebelakang sudah sesuai dengan Allah SWT atau belum. Kareana hal ini sangatlah penting diperhatikan sebagai pemantik untuk taat kepada Allah SWT.

Dengan demikian kita mengetahui bahwa dalam satu tahun kebelakang kondisi umat Islam dalam kondisi keterpurukan disegala bidang. diantaranya Krisis ekonomi, politik, moral, selalu terdzolimi, tidak segera bangkit dari keterpurukan dan sebagainya.

Berbagai krisis yang terjadi di negeri ini disebabkan karena aturan Allah SWT di abaikan. Meninggalkan bahkan menganggap hukum Allah sudah tidak berlaku di zaman millenial. Negeri ini malah lebih menyukai dan menggunkan hukum buatan manusia. Seharusnya sebagai seorang muslim wajib menjalankan aturan Allah SWT.

Kebanyakan kaum muslim telah rusak aqidahnya sehingga mereka dengan mudah dan tidak sadar meninggalkan aturan dari Allah SWT. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat

Ibrahim ayat 24.

اَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ اَصْلُهَا ثَابِتٌ وَّفَرْعُهَا فِى السَّمَاۤءِۙ

"Tidakkah kamu memperhatikan bagai-mana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit,"

Di ayat tersebut Allah SWT menyindir kerusakan aqidah kaum muslimin. Di mana manusia tidak mengerti tentang kalimat perumpamaan thoyyibah yang terdapat dalam surat Ibrahim di atas.

Di mana Allah SWT Mempermisalkan kaliamat thoyibah seperti pohon yang sehat. Tentunya pohon yang sehat mempunyai Akar yang kuat. Dan akar yang kuat tersebut adalah kalimat thoyibah yang berbunyi laa illa ha illallah Muhammadurosullah. Yang artinya hanya menyandarkan segala sesuatu itu kepada Allah SWT semata.

Namun anehnya manusia lebih membuat tuhan- Tuhan tandingan seperti harta, jabatan dan kemewahan lainya bahkan manusia lebih menuruti Tuhan tandingan tersebut. Akhirnya negeri ini banyak dirundung masalah yang tak ada ujung penyelesaian nya. mereka beramai - ramai korupsi, menjarah harta rakyat padahal kehidupan mereka lebih dari cukup dibandingkan dengan rakyat kecil yang kadang sehari hari belum pasti apa yang akan dimakanya.

Olehkarenanya, menjadi tugas pengemban dakwah untuk mencerahkan kembali tentang apa yang sedang di alami umat islam saat. Bagaimana kita bisa meyakinkan 100% bahwa Allah itu memang Tuhan kita dan dan syariat Islam sebagai satu - satunya hukum untuk menyelesaikan semua problematika umat.

Ketika Allah SWT mempunyai Aturan agar kehidupan manusia makmur, sejahtera dan baik baik.maka Allah tunjuk sebagai wakil yaitu Muhammad Saw. Di mana Allah SWT memberi kepercayaan penuh kepada utusanya yaitu Muhammad Saw untuk menyampaikan risalahNYA kepada seluruh umat manusia.

Sudah barang tentu bahwa Muhammad SAW banyak jasa dan pengorbanan maka sepantasnya manusia mencintai Beliau. Konsekuensi mencinta Utusan Allah maka wajib mengikuti apa yang dibawa Rosululloh SAW. Apa yang dibawa rosul seperti Al Qur'an dan Al hadist wajib dijaga, memuliakan dan menjalankannya secara kaffah.

Dengan demikian, problematika manusia dapat diselesaikan secara tuntas. Bahkan menjadikan kemuliaan hidup bagi manusia yang senantiasa terjaga dari kemaksiatan.

Maka umat Islam akan beramai - ramai untuk taat kepada Allah SWT sekaligus mendakwahkan dalam rangka mewujudkan kehidupan yang lebih baik yakni dengan ketaatan yang sempurna dibawah naungan khilafah Islamiyyah.

Wallahua'lam bishowwab

Post a Comment for "REFLEKSI AKHIR TAHUN, MUHASABAH DIRI MENUJU KEMENANGAN YANG DIJANJIKAN"