Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MENYAMPAIKAN KALIMAH HAQ DI HADAPAN PARA JENDRAL SUDAN


Oleh : Hafidz Abdurrahman MA

Sudan, telah dan sedang digenggam oleh AS. Kudeta yang dilakukan militer di sana, berhasil mengkudeta, Omar Bashir, yang juga bekas militer

Sudan, sebagaimana Indonesia, negeri Muslim, dengan penduduk mayoritas Muslim. Meski Sudan tak sekaya Indonesia, tetapi Sudan benar-benar dijajah oleh AS, dan tak ingin dilepas

Dakwah syariah dan Khilafah juga telah berlangsung lama di sana. Hizbut Tahrir sebagai salah satu kekuatan umat, salah satu ulama'nya, sebagaimana di video ini, Dr Nashir Ridha, menyampaikan kepada Majlis Asykari Intiqali

Seruan, bahwa Sudan telah dihancurkan oleh negara Kapitalis, AS, Eropa dan antek-anteknya, termasuk bekas militer. Maka, solusi Sudan adalah dengan membersihkan pengaruh dan cengkraman AS, Eropa dan anteknya, kemudian menerapkan syariah dan Khilafah

Begitu lantang seruan itu disampaikan oleh para Rijal, kestria, yang disiarkan oleh TV al-Jazeera, Arab. Seruan yang diikuti gemuruh takbir, menggambarkan kerinduan umat yang luar biasa kepada era kejayaan Islam di bawah Khilafah

Itulah sikap ulama, yang menjadi pewaris Nabi, pengemban amanah Allah di muka bumi. Bukan, malah memusuhi Khilafah, apalagi mengatakan Khilafah tak laku, Khilafah tertolak, dan sebagainya

Di saat yang sama, diam bahkan ikut menjadi bagian dari kecurangan yang sistemik, terstruktur, masif dan brutal melawan kehendak rakyat

Maka, hidup ini adalah perjuangan, membutuhkan kesabaran. Kesabaran lahir dari keyakinan yang luar biasa pada Islam, dan janji-Nya

Manusia sering melupakan akhirat, padahal di sanalah Hari yang Maha Berat itu berada, tapi diabaikan. Manusia silau dengan dunia, sehingga menjadi budak dunia, meski sudah bau tanah

Ya Rabb, Dzat Yang Maha Meneguhkan hati, teguhkanlah hati kami dalam menggenggam agama-Mu, teguhkanlah kedudukan kami, dan segerakanlah pertolongan-Mu kepada kami untuk memenangkan-Mu dan agama-Mu

Ya Aziz
Ya Jabbar

Post a Comment for "MENYAMPAIKAN KALIMAH HAQ DI HADAPAN PARA JENDRAL SUDAN"