Bulan Rajab, Saatnya Mengoptimalkan Gambaran Islam Kaffah

keistimewaan bulan rajab

Memahamkan ummat bahwa peradaban Islam di bawah institusi khilafah Islamiyah sanggup menggantikan peradaban kapitalis-sekuler hari ini yang hanya menciptakan penghambaan kepada sesama manusia dan kerusakan.

Oleh: Amiratul Adilah

Dalam kalender Hijriah, tersebutlah suatu bulan mulia di antara bulan-bulan mulia ummat Islam. Ialah bulan ketujuh, bulan Rajab. Kata Rajab sendiri pun berasal dari bahasa Arab yang artinya, kebesaran, keagungan, atau kemuliaan. Dengan demikian, bulan Rajab merupakan bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam surat at-Taubah, yang artinya

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (TQS At-Taubah:36).

Rasulullah SAW bersabda, “Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada 12 bulan. Di antaranya terdapata empat bulan haram(suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqadah, Dzulhijjah, dan Muharram. (satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil Akhir dan Sya’ban.” (H.R Bukhori-Muslim).

Dalam surat at-Taubah ayat 36 tersebut, Allah melarang kita untuk menzhalimi diri sendiri pada bulan-bulan Haram, termasuk pada bulan Rajab. Terlebih lagi bila menzhalimi orang lain. Imam Al-Baihaqi menyatakan, “Allah SWT telah menjadikan dosa yang dilakukan pada bulan-bulan haram tersebut -termasuk pada bulan Rajab ini- lebih besar. Begitu juga amal shalih dan pahalanya (yang dilakukan pada bulan-bulan haram tersebut) juga sangat besar.” (Al-Baihaqi, Syuab Al-Iman, III/370).

Oleh karena itu, pada bulan Rajab ini, diharapkan ummat muslim lebih meningkatkan ketakwaannya. Apalagi, ada banyak keistimewaan di bulan Rajab ini yang sangat sayang jika dilewatkan. Di antara keistimewaan-keistimewaannya,

Kenikmatan Luar Biasa di Surga

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi dari Anas bin Malik, disebutkan bahwa, “Sesungguhnya di surga ada sungai yang disebut dengan sungai ‘Rajab.’ Airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu. Barangsiapa berpuasa satu hari pada bulan Rajab, maka Allah akan memberikan minum kepadanya dari air sungai tersebut”.

Akan mendapatkan pahala beribadah selama 700 tahun

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir dari Ibnu Abbas, disebutkan: “Barasngsiapa berpuasa di bulan haram pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, maka baginya dicatat seperti beribadah 700 tahun”.

Akan dimasukkan ke surga dan dijauhkan dari neraka

Sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi dari Ibnu Abbas, “Barangsiapa berpuasa sehari pada bulan Rajab, maka dia seperti berpuasa sebulan. Barangsiapa berpuasa pada bulan Rajab selama tujuh hari, maka tujuh pintu neraka ditutup untuknya. Barangsiapa berpuasa pada bulan Rajab sebanyak delapan hari, maka delapan pintu surga dibuka untuknya. Barangsiapa berpuasa pada bulan Rajab sebanyak sepuluh hari, maka keburukannya diganti kebaikan”.

Selain itu, ada banyak sekali kemuliaan bagi kaum muslimin yang pernah tercapai di bulan Rajab, atas izin Allah SWT. Misalnya, hijrah pertama kaum muslim ke Habasyah yang terjadi di bulan Rajab, tahun ke-5 kenabian, Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW juga terjadi di bulan Rajab, tahun ke-10 kenabian. Dalam Isra’ Mi’raj, Rasulullah SAW tidak hanya menerima perintah kewajiban sholat, namun beliau juga dikukuhkan sebagai pemimpin ummat manusia. Beliau pun dititahkan sebagai imam para nabi dan rasul terdahulu di Baitul Maqdis. Demikian pula, bulan Rajab menjadi momen pertemuan pertama antara Rasulullah dengan kaum anshor yang menjadi cikal bakal lahirnya negara Islam pertama di Madinah. Sejak saat itu, hukum syariat dapat diterapkan secara sempurna dan kesucian darah, harta, serta jiwa kaum muslimin terjaga.

Bulan Rajab juga menjadi momen istimewa, dimana perpindahan kiblat ummat Islam dari Masjidil Aqsho ke Masjidil Haram terjadi. Tidak sampai disitu, masih banyak peristiwa-peristiwa penting kaum muslimin yang terjadi di bulan Rajab. Di antaranya, pembebasan kota Damaskus, pembebasan kota Hirah di Irak, perang Yarmuk, hingga perang Tabuk.

Kaum muslimin sangat menjaga dan memuliakan bulan-bulan Haram, tak terkecuali bulan Rajab. Mereka senantiasa mempersembahkan amalan-amalan terbaik, dan prestasi-prestasi hebat yang tercatat dalam sejarah sebagai bentuk keagungan dan kemuliaan Islam dan kaum muslimin.

Karena itu, seharusnya kaum muslim saat ini turut serta menjaga dan memuliakan bulan Rajab. Berusaha optimal dalam melipat-gandakan amalan-amalan terbaiknya. Ada dua pendekatan yang dapat dilakukan kaum muslimin demi mengupayakan hal tersebut. Pertama, dengan berhenti dari segala tindakan dan perbuatan yang menyelisihi hukum Allah. Misal, menghentikan muamalah-muamalah yang melanggar syariat seperti riba. Menjauhi hasad, dan dengki, tidak mencaci-maki, dan meninggalkan segala bentuk kezhaliman terhadap diri sendiri maupun orang lain serta tidak mendukung perbuatan orang-orang zhalim. Kedua, giat melaksanakan amalan-amalan shalih, serta kewajiban-kewajiban dari Allah SWT, dan menyempurnakan amalan-amalan sunnah.

Oleh sebab itu, hendaknya di bulan Rajab ini kita semakin disiplin dalam beribadah. Tepat waktu menunaikan shalat lima waktu, memperbanyak sholat dan puasa sunnah, menyempatkan diri untuk bersedekah, rajin beristighfar, menasihati orang lain, dan berbagai amalan shalih lainnya. Termasuk, ber-amar ma’ruf dan nahi munkar yang akan menyingkirkan kema’shiyatan dan kezhaliman. 

Dengan amar ma’ruf dan nahi munkar, hendaknya bulan Rajab ini dijadikan sebagai momen untuk mengoptimalkan gambaran Islam Kaffah dan peradaban Islam di tengah-tengah Ummat. Memahamkan ummat bahwa peradaban Islam di bawah institusi khilafah Islamiyah sanggup menggantikan peradaban kapitalis-sekuler hari ini yang hanya menciptakan penghambaan kepada sesama manusia dan kerusakan.

Islam memiliki bukti jelas akan kemampuan dan kompetensinya dalam menjaga kehidupan ummat manusia selama 13 abad lamanya, sejak Rasulullah SAW mendirikan negara Islam di Madinah hingga keruntuhan Khilafah Islamiyah oleh Mustafa Kemal di Turki pada tahun 1924. Selama itu, Islam telah menunjukkan banyak prestasi di berbagai bidang kehidupan serta berhasil menjaga keadilan dan kedamaian ummat. Demikianlah, hendaknya ummat bersegera kembali kepada syariat Islam kaffah sebagai satu-satunya asas dan aturan kehidupan. Memperjuangkannya dengan mengikuti metode dakwah Rasulullah SAW dan tidak menyerah sampai meraih kemenangan.

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,186,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,50,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,289,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,17,Musibah,4,Muslimah,87,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3555,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,112,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,5,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,66,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: Bulan Rajab, Saatnya Mengoptimalkan Gambaran Islam Kaffah
Bulan Rajab, Saatnya Mengoptimalkan Gambaran Islam Kaffah
keistimewaan bulan rajab
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEj1W6NHnrjNXcOgWLkBQmChT2cnLWOlWKXAujhveICzOZFk-kMBVy9Cer0yBOLw-B_J_VkyYRG6yeXL4mAOnhjWFWw50q-MLpifGT-vT6b2RaJ39kX55F52gdPzZj9Hxy7UHgNG2xOBoDS8LHPsm_yFLP-q743hcBsdhYm57ohxIIjdPYuduvViqTzN=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEj1W6NHnrjNXcOgWLkBQmChT2cnLWOlWKXAujhveICzOZFk-kMBVy9Cer0yBOLw-B_J_VkyYRG6yeXL4mAOnhjWFWw50q-MLpifGT-vT6b2RaJ39kX55F52gdPzZj9Hxy7UHgNG2xOBoDS8LHPsm_yFLP-q743hcBsdhYm57ohxIIjdPYuduvViqTzN=s72-c
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2022/03/bulan-rajab-saatnya-mengoptimalkan.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2022/03/bulan-rajab-saatnya-mengoptimalkan.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy