Parenting wasathiyah dan kebangsaan, pengasuhan moderasi usia dini

moderasi agama

Masifnya arus moderasi beragama hingga menginginkan pola asuh berbasis moderasi. Seharusnya sejak dini anak di ajarkan landasan akidah yang bersih. Bukan parenting wasathiyah, karena faktanya telah mengusung ide ide liberalisme, melarang anak mendapatkan pengasuhan Islam Kaffah.  Ini merupakan arus dari moderasi beragama yang merupakan starategi kafir barat untuk menangkal gerakan radikal dan kemungkinan besar ingin menghambat lahirnya generasi Islam berkualitas, kritis dan cerdas. Program moderasi beragama menjadi prioritas menyasar bidang pendidikan, berbagai cara dilakukan agar tidak lahir bibit bibit generasi terbaik abad ini.

Oleh : Nur Arofah (aktivis dakwah)

Radikalisme dan terorisme telah lama di hembuskan, bahkan dianggap sebagai bahaya karena telah menyertakan anak- anak dalam aksi terorisme. Beberapa tahun silam aksi pemboman melibatkan anak usia SD, dari usia dibawah 13 tahun hingga 18 tahun pada tahun 2018.

Dilansir kompas.com (14/5/2018). Dalam Catatan polisi, ada tiga anak berusia di bawah 13 tahun yang dilibatkan dalam aksi bom bunuh diri di Surabaya. Pertama di Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro pada Minggu (13/5/2018).

Peristiwa tersebut diidentikkan dengan terorisme. Untuk mencegah generasi bangsa terlibat dalam radikalisme dan terorisme, pemerintah giat menyebarkan ide ide nasionalisme dengan parenting wasathiyah di ranah publik. Bahkan menyasar anak anak usia dini untuk menanamkan bibit pluralisme dan toleransi, menjadi pemeluk Islam yang pertengahan.

Dilansir Antaranews.com (2/11/2021). Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kota Yogyakarta, Budi Santosa melakukan survei pada keluarga untuk meningkatkan pola asuh berwawasan kebangsaan. Program ini disinergikan dengan penguatan kampung KB dan Program Bina Keluarga Balita, lanjutnya.

Masifnya arus moderasi beragama hingga menginginkan pola asuh berbasis moderasi. Seharusnya sejak dini anak di ajarkan landasan akidah yang bersih. Bukan parenting wasathiyah, karena faktanya telah mengusung ide ide liberalisme, melarang anak mendapatkan pengasuhan Islam Kaffah.

Ini merupakan arus dari moderasi beragama yang merupakan starategi kafir barat untuk menangkal gerakan radikal dan kemungkinan besar ingin menghambat lahirnya generasi Islam berkualitas, kritis dan cerdas. Program moderasi beragama menjadi prioritas menyasar bidang pendidikan, berbagai cara dilakukan agar tidak lahir bibit bibit generasi terbaik abad ini.

Islam adalah musuh besar bagi eksistensi ideologi kapitalisme sekulerisme. Orang kafir berusaha keras agar umat Islam manut dan tunduk pada ide ide kafir dan terus menstigma radikal pada umat Islam, dengan target agar generasi bangsa mengakui adanya HAM dengan kebebasan beragama, juga kesetaraan gender, menghormati sekuler, menentang terorisme dan menentang kekerasan sesuai tafsir barat.

Mengarahkan umat Islam yang tidak radikal, tidak liberal, pertengahan, tidak ekstrem. Mereka ingin menjauhkan generasi dari pemahaman Islam sebagai sebuah ideologi, menanamkan bahwa Islam hanya sebagai ibadah ritual.

Padahal Islam adalah sebuah ideologi sebagai akidah ruhiyah, hubungan manusia dengan makhluk kepada Al Khaliq taat dan menjalankan apa yang dilarang dan diperintahkan. Mengokohkan keimanan agar ketika baligh faham keberadaannya hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Islam sebagai siyasah, menerima dan menjadikan Islam seperangkat aturan yang harus dijalankan dalam semua lini kehidupan. Menjadikan umat terbaik dan mencintai negeri, karena Islam Rahmatan lilAlamiin.

Inilah yang harusnya diajarkan kepada anak sejak dini, dan juga memahami konsep pemerintahan untuk menjaga dan mengatur urusan umat yaitu sistem Khilafah ala minhajinnubuwah. Sebagai orang tua ketika ada kesalahpahaman konsep parenting wasathiyah hendaknya terus berjuang dan berpadu dengan umat membongkar segala wacana penyesatan berbungkus toleransi.

Wallahu A'lam Bishowab

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,185,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,49,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,287,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,16,Musibah,4,Muslimah,86,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3548,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,110,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,3,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,65,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: Parenting wasathiyah dan kebangsaan, pengasuhan moderasi usia dini
Parenting wasathiyah dan kebangsaan, pengasuhan moderasi usia dini
moderasi agama
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgUUBcOv_LvwMk5FqjkdxHIGzFOxhNK5Y_K6wbb_CQfM7PxogfSe4eUraFSfl5Fk1CFXBR8RGGacDmD1I63A8Dsgl14y1hrsUfWAKTkLIJqBAbW2rbGuyG2Rr47t_jsXA8MkqArXeRLfH9qNQdOWdYQdX-eJmngnZBquQD2zSTBUSqyh1HwPgg0fvXP=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgUUBcOv_LvwMk5FqjkdxHIGzFOxhNK5Y_K6wbb_CQfM7PxogfSe4eUraFSfl5Fk1CFXBR8RGGacDmD1I63A8Dsgl14y1hrsUfWAKTkLIJqBAbW2rbGuyG2Rr47t_jsXA8MkqArXeRLfH9qNQdOWdYQdX-eJmngnZBquQD2zSTBUSqyh1HwPgg0fvXP=s72-c
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2021/12/parenting-wasathiyah-dan-kebangsaan.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2021/12/parenting-wasathiyah-dan-kebangsaan.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy