Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Proyek Moderasi Agama Melemahkan Akidah Islam

dilansir oleh kompas.com (1/11/2021) video pernyataan KH. Abdul Syakur Yasin atau biasa disapa dengan Buya Syakur yang menyebut Islam bukan agama sempurna viral di media sosial.  Video itu diketahui diambil di acara moderasi agama di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, pada 1 Juni 2021. Dalam acara bertajuk 'Moderasi Beragama Merajut Nasionalisme dan Toleransi Beragama.  Menanggapi hal tersebut, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Pasuruan, Jawa timur Habib Abubakar Assegaf pun menyentil pernyataan tersebut. "Buya Syakur ini sesepuhnya liberal, memang biasa bicara agama dengan main akal-akalan dan lihai bermain retorika. Hati-hati jangan terkecoh, beliau cuma dijadikan pion dari program moderasi agama yang merupakan kelanjutan dari Islam Nusantara," katanya lewat akun Twitter

Oleh : Ross A.R | Aktivis Dakwah Medan Johor

Para pembenci Islam terus saja menggencarkan istilah-istilah untuk menjatuhkan akidah umat Islam. Jika dulu ada istilah islam liberal, dan islam Nusantara, kini seorang ulama terang-terangan dalam menggaungkan moderasi beragama. Dan yang membedakan dengan proyek sebelumnya adalah, saat ini proyek langsung di kendalikan oleh kementerian agama. Yang sebelumnya di kelola oleh sekelompok orang dan organisasi kemasyarakatan.

Kata Menag Yaqut Cholil, Khilafah hanya jadi bencana umat, dia juga bilang, tidak masuk akal bahwa umat Islam akan masuk surga dengan kalimat Tauhid Laailaha Illa Allah."Ini menjadi tidak masuk akal, masa masuk surga dengan ucapan,? Memangnya film Berbie, memangnya film Aladin?

Jadi yang dijamin masuk surga itu yang mendukung Nabi dalam rangka membangun persatuan," ujarnya.gelora.co. (31/10/2021)

Dan seperti yang dilansir oleh kompas.com (1/11/2021) video pernyataan KH. Abdul Syakur Yasin atau biasa disapa dengan Buya Syakur yang menyebut Islam bukan agama sempurna viral di media sosial.

Video itu diketahui diambil di acara moderasi agama di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, pada 1 Juni 2021. Dalam acara bertajuk 'Moderasi Beragama Merajut Nasionalisme dan Toleransi Beragama.

Menanggapi hal tersebut, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Pasuruan, Jawa timur Habib Abubakar Assegaf pun menyentil pernyataan tersebut. "Buya Syakur ini sesepuhnya liberal, memang biasa bicara agama dengan main akal-akalan dan lihai bermain retorika. Hati-hati jangan terkecoh, beliau cuma dijadikan pion dari program moderasi agama yang merupakan kelanjutan dari Islam Nusantara," katanya lewat akun Twitter, @abubakarsegaf Republika.com (1/11/2021)

Inilah proyek sesungguhnya dari rezim sekuler, berbagai istilah-istilah di gencarkan untuk mengarahkan umat Islam agar tidak terlalu fanatik beragama. Konteks fanatik di sini agar terjauhkan dari ajaran Islam kaffah, boleh ber-Islam tapi hanya ibadah mahdho saja, lantas syariah perlu di rekontekstualisasi. Tidak perlu merasa bahwa Islam yang benar dan sempurna, semua agama sama dan benar. Inilah tujuan utama para rezim sekuler terhadap umat Islam.

Lengkap sudah serangan terhadap Islam, yakni untuk melemahkan aqidah umat Islam. Memporak-porandakan seluruh ajaran dan syariah Islam kaffah.

Menjadikan kemunduran berpikir bagi umat Islam, sebagaimana sejarah, bagaimana masuknya paham-paham merusak Islam. Dan itu semua berasal dari Barat. Kemudian menggunakan tangan-tangan penguasa untuk menancapkan ajaran-ajaran dan budaya Barat.

Meskipun saat ini umat Islam tidak memiliki pelindung, umat Islam masih punya pengikat yang kuat satu dengan yang lainnya, sekaligus sebagai landasan hidup, yaitu aqidah islam.

Dengan aqidah islam yang kuat dan kokoh umat Islam masih memiliki peluang untuk bangkit kembali, untuk melawan peradaban Barat yang bercokol di benak-benak umat Islam hingga saat ini.

Barat akan terus menyerang umat Islam dengan ide-idenya yang bobrok, dan merusak aqidah umat Islam. Disinilah umat Islam harus memahami, bahwa musuh-musuh Islam menggunakan mulut-mulut orang Islam untuk mencoba memadamkan cahaya agama Allah SWT, ulama-ulama su'u terus di gencarkan para rezim sekuler untuk merusak aqidah umat Islam.

Allah SWT berfirman ;

وَمَكَرُوْا وَمَكَرَ اللّٰهُ ۗوَاللّٰهُ خَيْرُ الْمَاكِرِيْنَ ࣖ

"Dan mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya, maka Allah pun membalas tipu daya. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya."(TQS. Ali 'Imran ayat 54)

يُرِيۡدُوۡنَ لِيُطْفِئُوا نُوۡرَ اللّٰهِ بِاَ فۡوَاهِهِمْ وَاللّٰهُ مُتِمُّ نُوۡرِهٖ وَلَوۡ كَرِهَ الۡكٰفِرُوۡنَ

"Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya."(TQS. As-Saff ayat 8)

Post a Comment for "Proyek Moderasi Agama Melemahkan Akidah Islam"