Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Serangan Terhadap Al-Aqsha, Serangan Terhadap Umat Islam Sedunia

Serangan yang terus di gencarkan oleh Zionis Israel kepada saudara muslim di Palestina, sejatinya merupakan bentuk penghinaan dan juga serangan terhadap umat muslim sedunia. Karena pada hakikatnya kaum kafir Yahudi beserta antek-anteknya sadar betul jika umat muslim di seluruh dunia sedang tertidur pulas dan tak akan mungkin bisa menolong saudaranya yang sedang membutuhkan bantuan.

Oleh: Sari Ramadani (Aktivis Muslimah)

"Sesungguhnya aku tidak akan melepaskan bumi Palestina meskipun hanya sejengkal.

Tanah Palestina bukanlah milikku, tetapi milik kaum muslim. Rakyatku telah berjihad untuk menyelamatkan bumi ini dan mengalirkan darah demi tanah ini. Hendaknya kaum Yahudi menyimpan saja jutaan uangnya.

Jika suatu hari nanti Khilafah terkoyak-koyak, saat itulah mereka akan sanggup merampas Palestina tanpa harus mengeluarkan uang sedikit pun.

Selagi aku masih hidup, maka goresan pisau di tubuhku terasa lebih ringan bagi diriku daripada aku harus menyaksikan Palestina terlepas dari Khilafah. Ini adalah perkara yang tidak boleh terjadi!” - Sultan Abdul Hamid II kepada Hertz (Pemuka Yahudi).

Aksi represif aparat Israel terhadap jemaah Masjid Al Aqsa dapat kecaman dari belahan dunia. Aksi represif itu menimbulkan lebih dari 100 muslim Palestina alami luka-luka. Terkait itu, Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al Quds dan Palestina (KPIQP) ikut menyampaikan pandangannya dalam aksi damai secara virtual bersama sejumlah ormas perempuan lain di Tanah Air seperti PP Salimah, PP Muslimat Mathlaul Anwar, PP Muslimat Al Washliyah, hingga Muslimat DDII.

Ketua KPIQP Nurjanah Hulwani menyampaikan kekerasan Israel terhadap rakyat Palestina sudah menjadi persoalan akidah sekaligus kemanusiaan. Menurut dia, dalam persoalan ini, umat Islam harus berjuang menanamkan kepedulian dengan peran masing-masing, (viva.co.id, 10/05/2021).

Komisi VIII DPR mengecam tindak kekerasan yang dilakukan polisi Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengatakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mesti turun tangan.

Ace prihatin dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh polisi Israel tersebut. Menurutnya, aksi kekerasan tersebut tak seharusnya terjadi. Ace menambahkan Masjid Al-Aqsa seharusnya menjadi tempat yang damai untuk beribadah bagi warga muslim Palestina. Ia mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan tentara Israel, (news.detik.com, 10/05/2021).

Wahai umat muslim, sampai kapan duka terus menyelimuti bumi Palestina? Sampai kapan engkau terdiam dan tak melakukan apa-apa? Lantas, jawaban apa yang sudah engkau siapkan ketika Allah tanya di akhirat kelak?

Tak habis-habisnya derita rakyat Palestina hingga detik ini. Tak ada lagi ketenangan dan kedamaian di sana. Tembakan, bom, beserta rudal yang terus saja menghujani pun mengakibatkan darah-darah suci bertumpahan di sana-sini yang menjadi saksi bisu perjuangan mulia demi mempertahankan tanah yang diberkahi tersebut.

Berbagai kecaman dan kutukan pun ditujukan kepada Israel oleh kaum muslimin sedunia. Begitu pula yang dilakukan oleh para penguasa negeri-negeri muslim. Mereka hanya sibuk berlindung dibalik kecaman dan kutukan, akan tetapi masih enggan mengirim pasukan militernya agar menghentikan penjajahan yang dilakukan oleh negara tak punya hati tersebut.

Namun sayangnya, hal yang demikian masih tak mampu menghentikan serangan brutal tentara Israel kepada rakyat Palestina. Padahal mereka menanti kaum muslimin sedunia mengirimkan bantuan yang lebih nyata seperti pembebasan yang dilakukan oleh Salahudin Al-Ayubi.

Apalah daya, kaum muslimin pun dibuat tak berdaya akibat dari sekat-sekat kebangsaan yang menjadi alat bagi barat untuk menyetir umat muslim agar memadamkan semangat jihad dan ukhuwah. Hanya doa, rasa iba, beserta donasi yang tak seberapa yang dapat diberikan kepada saudara muslim di sana.

Serangan yang terus di gencarkan oleh Zionis Israel kepada saudara muslim di Palestina, sejatinya merupakan bentuk penghinaan dan juga serangan terhadap umat muslim sedunia. Karena pada hakikatnya kaum kafir Yahudi beserta antek-anteknya sadar betul jika umat muslim di seluruh dunia sedang tertidur pulas dan tak akan mungkin bisa menolong saudaranya yang sedang membutuhkan bantuan.

Oleh karenanya, sudah menjadi kebutuhan mendesak pula untuk menyatukan umat muslim sedunia dalam naungan sebuah perisai yang dapat melindungi umat muslim seluruhnya, yakni sistem Islam yang diterapkan secara keseluruhan di seluruh aspek kehidupan.

Di bawah naungannya, darah, jiwa, harta, raga, dan kehormatan kaum muslimin akan terjaga. Karena para penguasa akan berani mengirimkan pasukan militer terbaiknya untuk membebaskan dan mengakhiri dominasi Zionis Yahudi di atas bumi Palestina. Yang akan mengembalikan harta, tanah, dan kehormatan umat Islam seluruh dunia. Yang akan menjamin dan melindungi penduduk Palestina sepanjang eksistensinya.

Wahai orang-orang yang beriman. Mengapa apabila dikatakan kepada kamu, “Berangkatlah (untuk berperang) di jalan Allah,” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat? Jika kamu tidak berangkat (untuk berperang), niscaya Allah akan menghukum kamu dengan azab yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan merugikan-Nya sedikit pun. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Terjemah QS At-Taubah: 38—39).

Untuk itu, bangunlah dari tidur yang panjang wahai kaum muslimin. Palestina telah lama menanti kehadiranmu untuk di bebaskan. Terapkanlah Islam secara keseluruhan agar tak ada lagi penindasan dan kezaliman di atas muka bumi ini.

Wallahualam bissawab.

Post a Comment for "Serangan Terhadap Al-Aqsha, Serangan Terhadap Umat Islam Sedunia"