Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dari Tungku Hingga Kompor Listrik

Tak dapat dipungkiri kejeniusan akal manusia seiring waktu melahirkan inovasi teknologi terbaru sesuai perkembangan teknologi itu sendiri. Bermula dari tungku sebagai media untuk masak memasak berganti kompor dg bahan bakar minyak tanah, kemudian gas LPG berwarna hijau atau disebut tabung melon ukuran 3 kg diganti dengan tabung strawberry dengan kapasitas 5 kg kini ada wacana kompor induksi.

Oleh : Ummu Fillah

Tak dapat dipungkiri kejeniusan akal manusia seiring waktu melahirkan inovasi teknologi terbaru sesuai perkembangan teknologi itu sendiri. Bermula dari tungku sebagai media untuk masak memasak berganti kompor dg bahan bakar minyak tanah, kemudian gas LPG berwarna hijau atau disebut tabung melon ukuran 3 kg diganti dengan tabung strawberry dengan kapasitas 5 kg kini ada wacana kompor induksi.

Rencana ini adalah program baru PLN untuk mendorong pelanggannya menggunakan kompor listrik/induksi diawal April 2021. Upaya pengguna kompor induksi sendiri dinilai tak hanya memberi keyakinan bagi masyarakat dan menekan angka impor LPG dalam negeri, namun mampu mendorong kinerja keuangan PLN. Meski begitu, Agung sebagai Executive Vice Presiden Komunikasi Korporat dan CSR PLN enggan menjelaskan keuntungan yang nantinya di peroleh perseroan.

Lagi- lagi kebijakan penguasa ini hanya untuk kalangan Borjuis saja. Keuntungan dalam benak selalu bisa merubah keadaan dan menjadikan kebijakan baru sesuai apa yang diinginkan.

Sistem Kapitalisme telah menjadikan semua barang dan jasa dalam materi. Ketika ada permintaan barang dan jasa disitulah para kapital akan memenuhi nya dengan modal yang besar untuk mendapatkan keuntungan yang besar pula.

Berbeda dalam Islam, setiap kebijakan di tautkan dengan kemampuan rakyatnya. Dengan periayahan yang semaksimal mungkin untuk rakyat dengan ridho Allah sebagai harapan.

Allahu a'lam bish showab

Post a Comment for "Dari Tungku Hingga Kompor Listrik"