Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Urgensi Kepemimpinan Islam Bagi Dunia

Gelombang masa yang turun ke jalan menyuarakan protes terkait penolakan berbagai kebijakan atau menolak statemen keliru dari pemimpin di masing-masing negara sering terjadi. Terutama tentang beragam bentuk pelecehan dan penghinaan terhadap agama Islam. Umat jengah dengan keadaan yang terjadi. Tak sedikit dari mereka menyuarakan perubahan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Solusi yang disampaikan adalah diterapkannya kembali sistem Islam di setiap sendi kehidupan. Tanpa Islam, umat seperti buih di lautan. Banyaknya jumlah tidak menjadikannya memiliki kekuatan. Umat mudah dipecah belah, ajarannya dihinakan, pengikutnya dilecehkan dan masih banyak lagi penistaan yang dilakukan oleh para pembenci Islam.
Oleh : War Yati

Gelombang masa yang turun ke jalan menyuarakan protes terkait penolakan berbagai kebijakan atau menolak statemen keliru dari pemimpin di masing-masing negara sering terjadi. Terutama tentang beragam bentuk pelecehan dan penghinaan terhadap agama Islam.

Umat jengah dengan keadaan yang terjadi. Tak sedikit dari mereka menyuarakan perubahan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Solusi yang disampaikan adalah diterapkannya kembali sistem Islam di setiap sendi kehidupan.

Tanpa Islam, umat seperti buih di lautan. Banyaknya jumlah tidak menjadikannya memiliki kekuatan. Umat mudah dipecah belah, ajarannya dihinakan, pengikutnya dilecehkan dan masih banyak lagi penistaan yang dilakukan oleh para pembenci Islam.

Kondisi di luar dan di Indonesia makin di ambang kehancuran. Berbagai kerusakan terjadi di setiap lini kehidupan. Dalam bidang ekonomi mengalami krisis yang berulang. Begitupun bidang politik terjadi kontra di masyarakat akibat sering menerbitkan UU kontroversi. Termasuk kegagalan penguasa dalam mengatasi pandemi. Ini menjadi salah satu bukti bahwa demokrasi tidak benar-benar serius mengatasinya. Pemerintah lebih dominan menyelamatkan ekonomi daripada menyelamatkan nyawa rakyat. Aturan dibuat hanya sebatas tambal sulam untuk menutupi kegagalan.

Islam dan umat Islam akan selamanya tertindas dan mengalami keterpurukan selama sistem yang dipakai masih sistem Demokrasi Kapitalis. Maka, perlu ada perubahan yang mendasar untuk menghalau tindak kejahatan terhadap umat dan agama Islam.

Dalam sistem Demokrasi Kapitalis, menghina, melecehkan, dan membuat propaganda menyerang Islam adalah hal biasa. Atas nama kebebasan, para pembenci Islam merasa perbuatannya tidak merugikan siapapun dan agama manapun. Karena itu dianggap sebagai kebebasan berekspresi dan kebebasan berpendapat.

Maka dari itu, perubahan tidak bisa diwujudkan melalui mekanisme Demokrasi. Belajar dari kasus UU Ciptakerja, sekuat apa pun penolakan masyarakat tetap tidak akan membawa hasil. Ini bukti bahaya sistem sekuler Demokrasi tidak bisa dihindari atau dihentikan, kecuali dengan perubahan sistem ke arah Islam.

Di sinilah urgensi tegaknya sistem Islam yang merupakan solusi dari semua masalah di dunia Islam. Menegakkannya pun menjadi kewajiban bagi umat Islam. Dengan Islam, kehormatan, harta, dan darah umat terlindungi. Tegaknya syariat di muka bumi akan menghantarkan kemuliaan bagi manusia seluruhnya.

Wallahua'lam

Post a Comment for "Urgensi Kepemimpinan Islam Bagi Dunia"