Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Thread (@evimsofian) Antara Fakta Dan Hoaks Pidato Jokowi Dalam Menyikapi Demo Penolakan Omnibuslaw

Jokowi pada tanggal 9 Okt untuk pertama kalinya bicara mengenai UU Ciptaker setelah disahkan tanggal 5 Okt. Dalam pidatonya Jokowi mengecilkan protes sebagai “berdasar hoaks”. Mari kita periksa kata-kata dia. Utas bagian I

Jokowi pada tanggal 9 Okt untuk pertama kalinya bicara mengenai UU Ciptaker setelah disahkan tanggal 5 Okt. Dalam pidatonya Jokowi mengecilkan protes sebagai “berdasar hoaks”. Mari kita periksa kata-kata dia. Utas bagian I.

Tanggapan @jokowi atas protes berfokus pd yg bisa dia jawab. Dia tdk membahas kritik atas prosedur terburu2, yg minim konsultasi publik. Mengutip pernyataan sikap guru besar dan dosen UGM: "pekerjaan politik" tengah malam selalu dekat dengan penyimpangan. https://www.youtube.com/watch?v=vVycE8VHUFo&t=2187s

Jkw jg memakai teknis 'strawman fallacy': mengambil argumen orang, mendistorsinya, lalu mengritik distorsinya Misalnya: Ia mengklaim bhw warga protes dan klaim Amdal dihilangkan. Padahal warga tahu Amdal msh ada & yg diprotes adalah relaksasi perizinan LH. https://owl.excelsior.edu/argument-and-critical-thinking/logical-fallacies/logical-fallacies-straw-man/

Baik berikut mari kita periksa argumen Jokowi secara lebih spesifik. Saya mengutip narsum sahih karena sbg wartawan saya melihat tugas pers adlh menyebarkan informasi yang terang, dan menjelaskan yang burek demi "well-informed society". Be well-informed guys!

Kata Jokowi: Penolakan berdasarkan hoax. Fakta: Banyak kritik, penolakan yang berdasarkan hasil pemeriksaan peneliti atas draf 1028 dan 905 halaman secara hati-hati. Ada kritik dari guru besar dan para akademisi. Kritik pun telah disampaikan sjk thn lalu.

Kata Jokowi: Penolakan berdasarkan hoax. Fakta: Yg kerap disebut hoax faktanya adalah kritik thd draf yg lama, yg 1,028 halaman. Knp bnyk yang masih pakai draf lama? Krn banyak banyak yg msh sama, kedua, smpi hr ini, yg tersedia di web DPR yang 1,028.

Kata Jokowi: UU Ciptaker=penyederhanaan perizinan. Fakta: UU yg tdk sederhana ini akan menimbulkan lebih dari 500 peraturan turunan, sehingga berpotensi menjadi “hyper-regulation”. Sumber: Kertas Kebijakan FH UGM dan Komnas HAM https://rispub.law.ugm.ac.id/2020/03/13/kertas-kebijakan-catatan-kritis-dan-rekomendasi-terhadap-ruu-cipta-kerja/

Kata Jokowi: Amdal tetap ada dan ketat Fakta: Amdal memang tetap ada tapi komisi Amdal digantikan pemerintah pusat. Partisipasi publik dalam Amdal pun dikurangi. (Sumber: ICEL, Walhi, FH UGM) https://icel.or.id/wp-content/uploads/ICEL-SERI-ANALISIS-UU-CIPTA-KERJA-SEKTOR-LH-DAN-SDA-compressed.pdf

Kata Jokowi: Tidak benar UU mengkomersialisasi pendidikan, hanya di KEK Fakta: Meski “hanya” di KEK, semua anak Indonesia harusnya bisa menikmati hak yang sama dalam mengakses pendidikan. Ini juga berpotensi membuat persaingan tdk sehat. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-54454113

Kata Jokowi: UU Ciptaker memerlukan banyak sekali PP dan Perpres Fakta: Benar. Akan ada sekitar 500 aturan turunan. Dan ini mementahkan niatan untuk menyederhanakan aturan.

Bersambung ke Bagian II. Saya harus bantu suami @yudiahta. Doi lg sibuk bikin pertunjukan bersama @teatergarasi. Catat tanggalnya ya. Website akan live tanggal 25 Oktober nanti.

Foto dari @evimsofian


Post a Comment for "Thread (@evimsofian) Antara Fakta Dan Hoaks Pidato Jokowi Dalam Menyikapi Demo Penolakan Omnibuslaw"