Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

KORONA ABAD TUMBANGNYA KAPITALISME. SIAPAKAH YANG PANTAS MEMIMPIN PERADABAN DUNIA, KOMUNIS ATAU KHILAFAH?

Di abad ini menjadi babak baru perubahan peradaban Dunia. Virus covid -19 telah membuat gonjang - ganjing hampir seluruh negara. Perekonomian yang melemah, pasar bisnis macet, dan banyaknya pelaku - pelaku bisnis tumbang. Tentu hal ini berakibat terhadap negara yang mengemban ideologi kapitalisme. Semakin menipisnya kas negara yang sebagian diperoleh dari penarikan pajak - pajak terhadap rakyatnya.
Oleh : M Azzam Al Fatih | Penulis dan Aktivis Dakwah

Di abad ini menjadi babak baru perubahan peradaban Dunia. Virus covid -19 telah membuat gonjang - ganjing hampir seluruh negara. Perekonomian yang melemah, pasar bisnis macet, dan banyaknya pelaku - pelaku bisnis tumbang. Tentu hal ini berakibat terhadap negara yang mengemban ideologi kapitalisme. Semakin menipisnya kas negara yang sebagian diperoleh dari penarikan pajak - pajak terhadap rakyatnya.

Amerika Serikat yang menjadi kiblat ideologi kapitalisme pun mengalami krisis perekonomian. Diperoleh data dari estimasi kementerian perdagangan, ekonomi Amerika sepanjang April hingga Juni terkoreksi 32, 9 persen. Yang artinya menunjukkan kuartal buruk secara berturut - turut. Tentu hal ini menunjukkan paling buruk di tahun 2020. ( Sumber berita onlien Kompas 21juli 2020).

Apalagi negeri +62 yang masih tergolong negara berkembang versi Kapitalisme. Negara ini mengalami keterpurukan ekonomi. Selama masa pandemi telah telah menyedot anggaran yang cukup besar. Kebijakan tinggal di rumah tentu menjadi penyebab utama. Penggunaan listrik semakin besar serta tidak adanya pendapatan negara dari pajak pariwisata, perusahaan dan lain - lain. Menurut Sri Mulyani kontraksi ekonomi mencapai 5,3 %. Tentu ini menjadi sangat dalam selama 10 tahun terakhir yakni tumbuh 5%. (Sumber CNBK tanggal 28 Agustus 2020).

Melihat kenyataan tersebut, virus covid-19 telah membuat Kapitalisme diambang kejatuhan. Apalagi masa pandemi belum jelas kapan berakhirnya, jika kurun dari 4 tahun kedepan terus terjadi, bisa jadi Kapitalisme tumbang dan terkubur. Masa pandemi secara halus tapi nyata telah membuat para Kapitalis gulung tikar. Menutup paksa perusahaan atau di tinggal para jongos Kapitalis demi keselamatan diri dan keluarga. Kecuali para kapital yang berwatak keras dan egois.

Krisis yang disebabkan adanya virus Corona akan lebih dahsyat daripada krisis - krisis sebelumnya. Negara yang mengandalkan penarikan pajak dari para kapital akan kehilangan pemasukan, kemudian kas negara kosong. Dan solusi terakhir mengandalkan hutang ke luar negeri untuk menjalankan pemerintahannya. Namun hal ini sangat sulit, sebab seluruh negara terdampak krisis ekonomi akibat virus Corona ini. Di karenakan hampir seluruh negara di dunia mengemban ideologi kapitalisme.

Sebagaimana kita ketahui bahwa dunia ini terdapat 3 ideologi yakni ideologi Kapitalisme, sosialisme, dan Islam yang mereka. Tatkala ideologi yang berkuasa tumbang maka menjadi sunnatullah ideologi yang lain bangkit untuk menggantikannya. Jika Kapitalisme tumbang dalam waktu dekat, maka tinggal sosialisme atau ideologi islam. Tergantung mana yang dapat menarik simpati rakyatnya.

Sosialis komunis yang dulu pernah ada dengan menyisakan sejarah buruk yakni pembunuhan dan pembantaian terhadap rakyat dan lawan politik yang dianggap berseberangan. Sebagai contoh di negeri Indonesia mereka membunuh para santri, kyai, dan para jendral, serta membakar pondok - pondok pesantren. Maka mengingat sejarah buruk, tentu peluang untuk menarik simpati rakyat sangatlah minim.

Lalu, ideologi Islam juga pernah memimpin peradaban dunia secara gemilang selama berabad - abad dengan meninggalkan kebaikan bagi manusia, baik yang umat Islam maupun umat lainnya. Yang mana sampai saat ini pun masih dirasakan. Maka sangat mungkin bahwa ideologi akan diterima oleh rakyatnya. Selain itu kebangkitan ideologi Islam juga dipertegas dengan janji Allah SWT di dalam Al Qur'an surat An Nisa ayat 65, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُوْنَ حَتّٰى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوْا فِيْۤ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

fa laa wa robbika laa yu`minuuna hattaa yuhakkimuuka fiimaa syajaro bainahum summa laa yajiduu fiii angfusihim harojam mimmaa qodhoita wa yusallimuu tasliimaa

"Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan dan mereka menerima dengan sepenuhnya." (QS. An - Nisa ayat 65)

Allah SWT juga berfirman dalam surat An - Nur ayat 55

وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَـيَسْتَخْلِفَـنَّهُمْ فِى الْاَ رْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَـيُبَدِّلَــنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًا ۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـئًــا ۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ
wa'adallohullaziina aamanuu mingkum wa 'amilush-shoolihaati layastakhlifannahum fil-ardhi kamastakhlafallaziina ming qoblihim wa layumakkinanna lahum diinahumullazirtadhoo lahum wa layubaddilannahum mim ba'di khoufihim amnaa, ya'buduunanii laa yusyrikuuna bii syai`aa, wa mang kafaro ba'da zaalika fa ulaaa`ika humul-faasiquun

"Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridai. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." (QS. An-Nur 24: Ayat 55)

Rosulullah Saw, pun juga mengabarkan akan kembalinya Daulah Khilafah Islamiyyah yang akan mengemban ideologi Islam "Di tengah - tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah, ia tetap ada. Lalu ia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan datang zaman kekhilafahan yang mengikuti manhaj kenabian.ia ada atas izin Allah dan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika ia mengangkatnya. Kemudian akan datang kekuasaan dzolim, ia ada atas izin Allah SWT, dan ia akantetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika ia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan datang kekuasaan diktator yang menyengsarakan. Ia ada atas izin Allah SWT dan tetap ada. Selanjutnya akan datang kembali khilafah yang mengikuti manhaj kenabian". (HR. Ahmad dalam masnadnya ( no 184.30) Abu dawud At thoyalisi dalam masnadnya ( no 439) Al bazar dalam sunahnya (no 2796).

Akan datangnya Khilafah Islamiyyah juga diprediksi oleh pakar barat bahwa khilafah tegak di kisaran tahun 2024. Namun, bagi orang beriman tetap meyakini akan datannya, dalam waktu dekat atau jauh. Namun sebagai orang beriman wajib untuk mengupayakan tegaknya tersebut, karena didalamnya terdapat pahala yang melimpah. Wallahua'lam bishowwab.

Bumi gunung seribu 3 - 10- 2020.

Post a Comment for "KORONA ABAD TUMBANGNYA KAPITALISME. SIAPAKAH YANG PANTAS MEMIMPIN PERADABAN DUNIA, KOMUNIS ATAU KHILAFAH?"