Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PDIP KALAP, PEMBALASAN ATAS INSIDEN DIBAKARNYA BENDERA BERLOGO PDI-P MENYASAR PADA HTI & KHILAFAH

PDIP KALAP, PEMBALASAN ATAS INSIDEN DIBAKARNYA BENDERA BERLOGO PDI-P MENYASAR PADA HTI & KHILAFAH

Oleh : Ahmad Khozinudin, S.H. | Aktivis, Advokat Pejuang Khilafah

Kekalahan intelektual dan Politik PDIP pada isu RUU HIP bukan saja menimpa para elit partai, tetapi juga dialami oleh kader akar rumput. Elit PDIP kalah telak, karena diprediksi RUU HIP sulit dilanjutkan, meskipun PDIP telah bernego dengan mengubah Nomenklatur dan menghapus sejumlah norma kontroversi.

Sementara, diakar rumput kegagalan dan kekalahan intelektual PDIP lebih parah. Saat bendera berlogo PDIP dibakar, diketahui sejumlah kader PDIP melakukan aksi di sejumlah daerah, termasuk di Jakarta.

Anehnya, tuntutan tidak dialamatkan kepada pelaku pembakaran bendera berlogo PDIP, tetapi justru mendakwa HTI dan Khilafah. Hal ini terlihat dari sejumlah poster aksi PDIP yang bernada mendeskreditkan HTI & Khilafah.

Bahkan, beredar video kader PDIP mengeluarkan kata tak pantas, mengumpat HTI dan mengusir Pejuang Khilafah agar keluar dari NKRI. Seperti milik nenek moyangnya saja negeri ini.

Tentu saja narasi perlawanan PDIP ini selain keliru, juga mengkonfirmasi kedangkalan intelektual dan Politik PDIP. Bahkan, tokoh PDIP sekelas Budiman Sudjatmiko, juga melakukan hal yang sama, menyerang Khilafah seolah Pejuang Khilafah berada dibalik pembakaran bendera berlogo PDIP.

Padahal, tuntutan pembatalan RUU HIP dan termasuk insiden pembakaran bendera berlogo PDIP tidak terkait dan tidak bisa diasosiasikan dengan HTI dan Khilafah, disebabkan :

Pertama, aksi penolakan RUU HIP yang didalamnya terjadi insiden pembakaran bendera berlogo PDIP bukanlah dilakukan oleh HTI, tetapi dilakukan oleh elemen yang menamakan diri Aliansi Nasional Anti Komunisme (Anak NKRI). Didalamnya ada FPI, PA 212, GNPF Ulama, dan sejumlah nama organisasi dan nama tokoh lainnya.

Tak ada unsur HTI atau nama tokoh dari HTI dalam elemen Aliansi Nasional Anti Komunisme (Anak NKRI). Lantas, kenapa PDIP ngamuk kepada HTI ?

Kedua, seruan dan tuntutan aksi itu tegas ada 8 (delapan) poin yang diantaranya menolak RUU HIP, meminta pembahasan RUU HIP dihentikan, meminta proses hukum terhadap inisiator RUU HIP. Tak ada satupun seruan Khilafah sebagai salah satu tuntutan aksi. Lantas, kenapa PDIP ngamuk kepada Khilafah ?

Bahkan, saat insiden pembakaran bendera berlogo PDIP bersamaan dengan pembakaran bendera berlogo PKI, yel-yel yang terdengar adalah "Bakar, bakar, bakar PKI". Jadi, aneh jika PKI yang diserang, PDIP yang bereaksi.

Ketiga, penolakan RUU HIP itu dilakukan oleh semua elemen Umat dan ormas Islam, dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, DDII, Persis, Syarikat Islam, dll. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia secara khusus mengeluarkan Maklumat.

Lantas, kenapa perlawanan PDIP hanya ditujukan kepada HTI & Khilafah ? Kenapa PDIP tidak berani mengajukan tuntutan ke Muhammadiyah ? Nahdlatul Ulama ? Atau kepada MUI ?

Meskipun mayoritas anggota dan simpatisan HTI juga menolak RUU HIP, tetapi tidak ada satupun statement resmi HTI yang mengeluarkan sikap terhadap hal ini. Tulisan yang saya buat, meskipun saya anggota Hizbut Tahrir, bukanlah mewakili organisasi namun merupakan analisis dan pendapat pribadi.

Keempat, katanya PDIP menyebut HTI sudah dibubarkan. Kenapa masih menarik narasi tentang HTI dan Khilafah dalam kasus penolakan RUU HIP ?

Atau jangan-jangan PDIP tidak PD dengan pernyataannya yang menyebut HTI telah dibubarkan. Dan faktanya, dakwah menegakan syariah dan khilafah, menegakan hukum Allah SWT tidak akan pernah bisa dibubarkan.

Kelima, narasi perlawanan akar rumput PDIP kepada HTI & Khilafah dalam isu RUU HIP ini, sesungguhnya mengkonfirmasi PDIP anti ajaran Islam khilafah. Hal senada, juga disampaikan Hasto Kristiyanto yang meminta Khilafahisme juga dicantumkan sebagai ajaran terlarang sebagai kompromi dimasukannya TAP MPRS NOMOR XXV/1966 dalam konsideran RUU HIP.




Sampai disini Umat wajib memahami bahwa sungguh benar ada bahaya besar dari RUU HIP yang diusung PDIP. RUU ini jelas bernafaskan liberalisme dan Komunisme.




Adapun langkah PDIP yang menyerang secara politik terhadap HTI dan Khilafah, tidak akan memberikan dampak apapun, kecuali dakwah syariah dan khilafah semakin membahana di negeri ini. PDIP benar-benar akan dipermalukan oleh Allah SWT dalam isu RUU HIP ini. [].

Post a Comment for "PDIP KALAP, PEMBALASAN ATAS INSIDEN DIBAKARNYA BENDERA BERLOGO PDI-P MENYASAR PADA HTI & KHILAFAH"