Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

*MENJALANKAN SISTEM KHILAFAH: MENGHIDUPKAN SUNNAH NABI* (Tanggapan atas Logika Keliru Mahfud MD)

*MENJALANKAN SISTEM KHILAFAH: MENGHIDUPKAN SUNNAH NABI*
(Tanggapan atas Logika Keliru Mahfud MD)

Oleh: Yuana Ryan Tresna

Baru-baru ini, sebagaimana diberitakan di beberapa media masa, Menkopolhukam Mahfud MD membuat pernyataan kontroversial. Diantara statemen Mahfud MD adalah, “Ada yang mengatakan ‘Pak, bapak bilang tidak ada khilafah, tapi kan Nabi Muhammad itu mendirikan khilafah?’ Iya, tetapi khilafah itu bukan ajaran baku karena yang didirikan Nabi Muhammad itu tidak boleh diikuti” (https://kumparan[dot]com/kumparannews/mahfud-md-negara-khilafah-nabi-muhammad-tidak-boleh-diikuti-1sMsypgnb3b).

Ungkapan bahwa sistem kenegaraan Nabi tidak boleh diikuti adalah bentuk penghinaan pada ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Minimal merupakan bentuk merendahkan martabat ajaran Nabi Muhammad. Itu tidak boleh keluar dari lisan seorang muslim. Pernyataan ini menambah daftar panjang penolakan beliau pada sistem khilafah. Pernyataan tersebut juga melengkapi maraknya penistaan dan penghinaan pada baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mahfud tidak merendahkan diri Rasulullah, namun ia menyepelekan ajarannya (warisannya), dengan mengatakan tidak boleh diikuti.

Selengkapnya: https://mediaumat.news/menjalankan-sistem-khilafah-menghidupkan-sunnah-nabi-tanggapan-atas-logika-keliru-mahfud-md/

Post a Comment for "*MENJALANKAN SISTEM KHILAFAH: MENGHIDUPKAN SUNNAH NABI* (Tanggapan atas Logika Keliru Mahfud MD)"