Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

CINTA, AKU PAMIT KE REUNI 212


Oleh : Nasrudin Joha 

Bismilah,

Cinta, aku pamit, meninggalkanmu dan anak-anak kita, untuk waktu yang tak lama. Sehari saja.

Cinta, tolong jaga anaku, anak kita, anak yang dulu lahir dari rahimmu, kau didik dengan kasihmu, kubesarkan dengan keringatku. Aku, Tak pernah pergi untuk meninggalkan, tapi aku pergi untuk keabadian. Keabadian cinta kita di surga, bersama Rasulullah SAW, para sahabat, para Tabiin, Tabiit Tabiin, serta segenap kaum beriman yang telah menepati ikrar keimanannya.

Cinta, aku pergi ke Reuni 212, bukan sekedar berwisata. Bukan. Aku, memenuhi janjiku pada Rabbku, untuk membela agamaku, membela kemuliaan Nabiku. Dan semua itu, kuakadkan untuk jaminan hidup kita kelak di akherat, di surganya Allah SWT.

Cinta, percayalah. Dari setiap keringat dan peluhku di Medan jihad, ada pahala bagianmu yang jumlahnya sama dengan bagianku. Karena itu, amanahlah menjaga hartaku, anaku, dan semua yang kuamanahkan kepadamu.

Wahai cinta, aku katakan untuk kali yang tak bisa kuhitung. Aku mencintaimu karena Allah SWT, karena itu bahagialah dengan bagian dari cintaku, berupa ridlo Allah SWT, baik saat kutemani dirimu atau kutinggalkan dirimu demi menunaikan amanah dakwah.

Sungguh, aku akan bertemu dengan banyak saudaraku, yang juga meninggalkan cinta-cinta mereka, buah hati mereka, semata untuk menunaikan cinta yang lebih Agung. Yakni cinta kepada Allah SWT dan semangat untuk membela kemuliaan Nabi-Nya.

Telah Kutitipkan bekal untukmu cinta, bekal yang mampu mencukupi kebutuhanmu saat aku meninggalkamu. Namun dirimu tak pernah kutinggalkan, dirimu telah bersemayam di hatiku dan akan selalu kubawa turut serta ke manapun daku melangkah.

Ah cinta, ada saatnya aku akan mendatangimu, memcumbumu kembali, agar darimu akan lahir banyak cinta, dan mereka semua menjadi ahli surga. Saat cinta itu berhimpun di surga, engkau akan buktikan bahwa janjiku yang ingin membawamu dan seluruh cinta yang lahir darimu ke surga, adalah janji sejati bukan janji Jokowi.

Cinta, ada saatnya nanti aku pamit bukan sekadar untuk reuni 212. Tapi pamit untuk berjihad di jalan Allah SWT, dan saat itu aku berharap ada kabar yang datang kepadamu, tentang syahidnya diriku di medan juang. Saat itu, kuharapkan engkau menjadi Al Khonsa untuk mengirim buah cinta-cinta kita, untuk pergi berjihad di jalan Allah SWT.

Ah cinta, rasanya sudah ada didepan mata pintu surga itu. Aku, telah melihat ada tempat yang dikhususkan untuk kita, juga untuk cinta-cinta kita.

Cinta, sekali lagi aku pamit. Untuk pergi ke reuni 212, tapi bukan hari ini. Tanggal 2 Desember 2019. Jadi, sebelum tanggal itu kita masih punya banyak waktu untuk bercerita dan berkisah banyak hal, termasuk bercerita tentang kisah klasik untuk masa depan kita. [].

Post a Comment for "CINTA, AKU PAMIT KE REUNI 212"