Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ijtimak Ulama Sepakat Khilafah, Apalagi yang Ditunggu?


Oleh: Fadil

"Bahwa sesungguhnya semua ulamaahlussunah waljamaah telah sepakat penerapan syariah dan penegakan khilafah serta amar ma'ruf nahi munkar adalah kewajiban agama Islam," kata Penanggung Jawab Ijtimak Ulama IV Yusuf Muhammad Martak di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Senin (5/8/2019), cnnindonesia.com

Seperti itulah pernyataan yang sangat mencuri perhatian di Ijtimak Ulama IV yang berlangsung Senin lalu. Pernyataan itu tentu sangat dinanti bagi pengemban dakwah Islam kaffah maupun  para pembencinya. 

Umat sangat menunggu arah dan tujuan para ulama yang selama ini dekat dengan rakyat.  Ulama yang lurus, sangatlah mempunyai kepedulian terhadap negeri ini. Mereka tentu tidak ingin kezaliman terus terjadi di negeri ini. Maka dari itu solusinya hanya penegakan syariat Islam dibawah naungan Khilafah. 

Sebenarnya pernyataan tersebut tidaklah mengejutkan. Pasalnya Ulama yang merupakan pewaris nabi memang sudah selayaknya mempunyai tujuan seperti itu. Karena penegakan Khilafah bukan hanya menjadi kesepakatan Ulama Ahlu Sunnah Waljamaah, tapi Syiah, Khawarij, Mu'tazilah, dll. 

Seperti yang diungkapkan KH Hafidz Abdurrahman dalam postingan di instagram pribadinya. 

Maka, aneh, justru kalau ada yang berpenampilan ulama tapi menolak Khilafah. Menyatakan, bahwa Khilafah tidak laku. Khilafah tertolak. Khilafah akan menghancurkan Indonesia, dan narasi busuk lainnyabh

Mengapa aneh? Karena ulama adalah pewaris Nabi. Mewarisi ilmu, agama, dakwah, termasuk negaranya. Khilafah adalah warisan Rasulullah, maka kalau disebut ulama, tapi menolak warisan Nabi, maka dia tak layak disebut ulama

Maka, hari ini kalau kita melihat para ulama yang menyuaran Khilafah jelas itu tidak aneh. Karena memang begitulah seharusnya. Seruan ini sekaligus menempatkan mereka pada posisi di mana? Ketika Khilafah dimonsterisasi oleh orang Kafir dan Munafik

Sekarang semua sudah jelas, terang benderang. Apa lagi yang kita tunggu?  Sudah seharusnya kita menjalankan kewajiban sebagai umat Islam. Berdakwah amar ma'ruf nahi munkar harus kita kuatkan dengan semangat juang yang tinggi. 

Motivasinya apa?  Ya tentu memperjuangkan tegaknya syariat Islam dibawah naungan Khilafah Islamiyah apa Minhajn Nubuwwah. Semua itu harus kita sambut, berilah kontribusi terhadap Islam, sekecil apapun itu. Tinggalkan kemaksiatan yang selama ini menghiasi diri kita bersihkan diri kita untuk menyambut kemenangan ini, menyambut pertolongan Allah. 

Nabi kita tidak pernah berbohong, janji Allah ini pasti akan terkabul. Karena agama ini akan memberikan rahmat bagi seluruh alam, seluruh dunia beserta isinya. 

Wallahualam,.

Post a Comment for "Ijtimak Ulama Sepakat Khilafah, Apalagi yang Ditunggu? "