Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

GUS ROONEY [Ketua Partai Semangka] DAN BANGKAI KAMBING


Oleh: Pakne Ayman

Meski sudah dibubarkan, Gus Rooney – Ketua Partai Semangka yang digelari warganet sebagai provider jasa ralat doa – tetap getol membahas (ngrasani – Bhs. Jawa) Hizbut Tahrir Indonesia dan ide yang diemban, yaitu Khilafah Islamiyah. Dalam acara yang bertajuk Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama pada Pendidikan Islam: NKRI Bersyariah Jawaban atas Khilafah, yang diadakan oleh Kanwil Kemenag DIY pada Ahad, 24 Februari 2019, di sebuah pondok pesantren di DIY, Gus Rooney berkali menyemburkan fitnah dan hoax seputar HTI dan Khilafah Islamiyah.

Sebenarnya, agak tak lazim acara resmi kantor pemerintah diadakan di hari libur. Tapi ketaklaziman itu terjawab pada saat Gus Rooney menyampaikan pesannya di penghujung acara.

Dari rekaman video yang diperoleh, dapat dicatat sejumlah hal yang disampaikan oleh Gus Rooney pada kesempatan tersebut.

Pertama, Gus Rooney menjelaskan perkembangan dakwah Islam di media sosial. Dari data jumlah follower di berbagai platform medsos (IG, FB, Twitter), ternyata tampak fenomena yang mesti dicermati dan diwaspadai: ada beberapa ustadz ber-follower jutaan yang secara nyata maupun tak nyata berafiliasi dengan HTI. Secara khusus Gus Rooney menyebut nama Ustadz Felix Siauw, yang dinyatakan sebagai ‘ustadz utama HTI’. 😀

Kedua, Gus Rooney kemudian menyampaikan tentang bermacam kelompok atau harokah yang berkembang di Indonesia, salah satunya adalah harokah siyasiyah (gerakan politik) yang kemudian menjadi tema utama acara pembinaan tersebut. Diulas secara khusus tiga kelompok (harokah) yang berkembang di Indonesia: Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, dan ISIS. Ketiganya memiliki kesamaan, yaitu mencita-citakan berdirinya Negara Islam.

Ketiga, ketika menjelaskan tentang Hizbut Tahrir, Gus Rooney menyemburkan hoax yang sangat masyhur: bahwa HT didirikan oleh salah seorang ‘murid’ Syaikh Hasan Al Banna (muassis Ikhwanul Muslimin) 😀 yang berseberangan pendapat dengan Syaikh Al Banna, karena ‘gurunya’ itu menerima demokrasi. Syaikh Taqiyuddin an Nabhani, sembur Gus Rooney, menolak demokrasi karena dianggap bertentangan dengan QS Al Maaidah: 44. Karena demokrasi bertolak belakang dengan syariah, maka negara demokrasi disebut sebagai thaghut.

Keempat, menurut Gus Rooney, HT mempunyai pemahaman bahwa Nabi Muhammad saw mendirikan Daulah Islam. Padahal, katanya, Piagam Madinah yang disepakati oleh Nabi saw dan kabilah-kabilah Arab (seperti Aus, Khazraj, dan kabilah-kabilah Yahudi) tidak mencantumkan satu pun kata “ISLAM”. Oleh karena itu, Gus Rooney menyimpulkan bahwa negara (daulah) yang didirikan Nabi Muhammad saw di Madinah itu adalah negara bangsa (nation state), bukan Daulah Islam.

Kelima, masih tentang Hizbut Tahrir, Gus Rooney memutar cuplikan video Muktamar Khilafah 2013, tepat pada bagian orasi politik Ustadz Muhammad Rahmat Kurnia.

Btw, kayaknya video ini jadi viral; bukan diviralkan oleh syabab HTI, tapi justru oleh para penghalangnya. Alhamdulillah. 🙂

Keenam, kelompok-kelompok itu, oleh Gus Rooney dianalogikan semisal kaum Khawarij yang dipersonifikasikan oleh Ibnu Muljam. Ibnu Muljam yang disebut-sebut sebagai muqri’ dan hafizh Qur’an, ternyata adalah orang yang membunuh Imam Ali. Pun demikian, kelompok-kelompok ini pun, sembur Gus Rooney, tampak sebagaimana orang yang taat, berteriak “Allahu Akbar” saat mecahin café, tetapi justru merekalah penentang pemerintah yang sah.

Bahkan, Neno Warisman tidak lepas dari hujatan Gus Rooney: “… perlu diperiksa ke atas…ke samping…jangan-jangan dia (Neno) masih ada hubungan dzuriyat dengan Ibnu Muljam.” Whattt!! 😱

Ketujuh, kembali ke Hizbut Tahrir, Gus Rooney berkisah bahwa presiden Cak J lalu meminta pendapat ormas-ormas dan partai-partai, termasuk Partai Semangka tentang bagaimana kelanjutan HTI ini: apakah akan dibiarkan, dibina, atau dibubarkan. Pada bagian itulah Gus Rooney menyemburkan hoax mutakhir: “Mereka-mereka ini…HTI ini…diundang dan berdiskusi dengan Kementrian Dalam Negeri, dan diminta untuk menandatangani kesetiaan kepada NKRI dan Pancasila, tetapi mereka tidak mau. Maka, tidak ada pilihan lain, HTI harus dibubarkan.”

Hoax baru nih, Gus! Bisa gak Gus Rooney menyebutkan kapan dan dimana pertemuan antara HTI dan Kemendagri itu terjadi? HTI pernah mengatakan bahwa mereka sama sekali belum pernah diberi surat peringatan atau bahkan diajak diskusi oleh pemerintah. Lalu, darimana Gus Rooney bisa bilang kalo pernah ada diskusi antara HTI dan Kemendagri? Bo'ong lu, Gus, macem Cak J aja.

Kedelapan, karena upaya hukum yang ditempuh HTI kandas, Gus Rooney melanjutkan kisah hoax-nya, “…maka orang-orang HTI ini lari ke paslon 02, lalu melabeli paslon 01 sebagai anti-Islam, dll.” Maka, bijaklah ketika hendak memilih, demikian pesan Gus Rooney kepada peserta pembinaan.

Ahayyy! Akhirnya terungkaplah ujung pembinaan itu, bahwa Gus Rooney tampak jelas ingin menyampaikan narasi bahwa paslon 02 disusupi oleh orang-orang radikal, derivatnya IM, HT, dan ISIS….maka pilihlah paslon 01. 😀

Oalah, ternyata ujung-ujungnya hanya dunia, yang menurut Rasulullah saw tidak lebih berharga daripada bangkai seekor kambing. Celakanya, untuk mendapatkan bangkai seekor kambing, Gus Rooney berani menukarnya dengan berbagai fitnah, hoax, bahkan sampai berani mengatakan bahwa Rasulullah saw tidak mendirikan Negara Islam, melainkan hanya sebuah negara bangsa. Innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun.

Post a Comment for "GUS ROONEY [Ketua Partai Semangka] DAN BANGKAI KAMBING"