Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

FRAMING MEDIA. Seolah olah kesalahan MELIANA hanya PROTES AdZAN. padahal lebih dari itu.


B A C A biar makin pinter brow  👍

  -  Media sekuler sudah memainkan framing jahat pada peradilan Meiliana, perempuan yang terbukti melalui pengadilan telah melakukan penodaan agama dengan ucapannya yang memicu permusuhan, memantik konflik horizontal di Tanjung Balai Sumatera Utara, yang berujung rusaknya belasan fasilitas publik berupa klenteng dan vihara di kota itu.

Meiliana dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.
.
"Menjatuhkan kepada terdakwa pidana penjara selama satu tahun enam bulan dikurangi masa tahanan," kata hakim ketua, Wahyu Prasetyo Wibowo, Selasa (21/8) di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (21/8). Majelis hakim menyatakan perempuan itu terbukti bersalah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 156A KUHP.

Sayangnya, sejauh ini paduan suara framing di media-media mainstream pembenci syiar Islam mulai berhasil. Media-media tersebut hanya menyorot Meiliana sebagai WANITA PROTES SUARA ADZAN TERLALU KERAS. Bukan Meiliana sebagai penoda agama dan pemicu konflik horizontal. Inilah kejahatan media-media tersebut.

Media tidak mengutip bagaimana tingkah Meiliana kala menghardik jamaah Masjid dan menistakan doa serta adzan dalam Islam. Saat suaminya sudah memintakan maaf, Meiliana kembali berteriak-teriak bak orang gila saat adzan isya dikumandangkan.

Jamaah lalu mengamankannya di kelurahan agar tidak jadi korban amuk masa yang sulit dikendalikan. Namun api sudah menyala dan umat terlanjur tersulut. Semua sudah terlambat.

Kita tidak menutup mata dari kesalahan warga yang menjadi brutal. Namun patut dilihat, bahwa itu tidak mungkin terjadi tanpa pemicu. Dan Meiliana-lah orangnya.
.
@IndonesiaBertauhidID ☝🏻 .

#SayNoToHoax
#TegakkanKeadilan  -

Post a Comment for "FRAMING MEDIA. Seolah olah kesalahan MELIANA hanya PROTES AdZAN. padahal lebih dari itu."