Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

insyafnya seorang preman, perampok milyaran rupiah

Apa kontribusi HTI yg diberikan untuk negara kepada rakyatnya ???

Di hari lebaran ini,saya tdk akan menutupi keburukkan diri saya pribadi dimasa muda thn 1987 hingga 1993 yaitu semasa saya belum mengenal HTI...

Orang yg suka membaca koran harian POS KOTA pada tahun itu,mungkin akan teringat gerombolan perampok SLAMET GUNDUL, & MANAF CS yg meresahkan warga jakarta, semarang,yogyakarta, dan surabaya yg mengalami korban perampokan milyaran rupiah perorangnya..

Disaat saya masih aktif menjadi preman (anggota slamet gundul & manaf cs) pada tahun 1993, saya dipertemukan oleh salah satu ustadz HTI yg memberikan pencerahan pencerahan agama dgn sangat komplit dalil dalil alquran dan hadist nya...
Dari pencerahan pencerahan ustadz HTI tersebut lah, akhirnya saya insyaf menjadi preman dan membuang semua ilmu hitam yg saya miliki..

Pertanyaannya, apakah saya dulu tdk mengenal agama ???
Dari kecil hingga remaja,saya terdidik dlm agama,dan mayoritas teman" satu anggota preman tersebut adalah jebolan pesantren pesantren kyai NU, hanya saja kurikulum pelajarannya menurut saya pribadi kurang komplit dlm mendidik para santrinya, sehingga saya hanya sebatas menjalani sholat,puasa,zakat dan baca alquran tetapi tdk mampu memahami makna yg terkandung di dlm ayat ayat alquran.maka jgn heran kalau saya bisa menjadi preman yg keluar masuk penjara...

Singkat cerita Setelah mengenal HTI inilah,saya baru bisa memahami ajaran islam secara kaffah, dan takut dgn perbuatan dosa kecil maupun dosa besar, dan takut mengabaikan perintah islam...

Preman besar antar provinsi dgn hasil milyaran rupiah seperti saya saja mampu di sadarkan oleh HTI, dan menjadi orang yg betul betul mentaati agamanya dan menjadi orang yg gigih memperjuangkan islam dari rongrongan orang orang yg ingin menghapus sebagian ajaran islam.. 
Maka tidak betul jika pemerintah mengatakan bahwa HTI tdk punya kontribusi dlm negara ini, dan tuduhan pemerintah tersebut terbantahkan oleh saya pribadi yg dulu preman dan sekarang menjadi pendakwah islam kaffah..

Justeru yg tdk punya kontribusi itu pihak orang orang demokrasi yg mengaku pancasilais,tetapi kerjanya korupsi,pungli,suap,menistakan&mendustakan agama, termasuk juga para kyai/ustadz demokrasi nya yg bobrok akhlak dan perilakunya..

Ini adalah penilaian pribadi saya,membandingkan antara HTI&kaum demokrasi yg mengaku pancasilais...

Sebelum saya mengenal HTI??? saya dulu juga orang demokrasi yg berperilaku jahat sebagai premanisme...

Jujurlah menjadi orang itu......

sumber : Aldhi al-Mizani

Post a Comment for "insyafnya seorang preman, perampok milyaran rupiah"