RUU KIA, Bisakah Menyejahterakan perempuan ?

RUU KIA

RUU KIA, Bisakah Menyejahterakan perempuan ?

Oleh: Nabilah (Penggerak Majelis Taklim Muslimah Cerdas)

Sejak beberapa waktu yang lalu DPR RI sedang membahas RUU KIA mengenai cuti melahirkan bagi perempuan . Cuti melahirkan ini diusulkan untuk bisa diberikan kepada perempuan selama enam bulan. Usulan ini telah disepakati oleh 7 fraksi dan Badan Legislasi (Baleg). Selanjutnya akan dibawa ke tingkat yang lebih lanjut untuk disahkan di rapat paripurna dan kemudian dibahas bersama dengan pemerintah. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu anggota DPR dari fraksi PKB, Luluk Nur Hamidah dalam acara webinar yang diselenggarakan kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia bertema " Cuti Melahirkan 6 bulan ,detik.com

Alasan dibahasnya RUU KIA ini adalah untuk menyejahterahkan kaum ibu dan anak.Hal ini dikarenakan ada fenomena perempuan yang mengalami depresi pasca melahirkan dan adanya perubahan hormon. Depresi ini bisa menyebabkan kasus kekerasan ibu terhadap bayinya, ucap Luluk. Selama masa cuti, ibu melahirkan diusulkan tetap mendapat gaji penuh pada tiga bulan pertama dan setelahnya akan mendapat upah 75%. Fenomena inilah yang dirasa perlu untuk diantisipasi, sehingga DPR merasa bahwa RUU KIA ini penting untuk segera disahkan.

Namun sayang niat baik yang dianggap untuk mewujudkan kesejahteraan ibu dan anak ini justru menjadikan dilematis bagi perempuan. Selain itu juga menyebabkan munculnya kekhawatiran masyarakat terutama para perempuan pekerja bahwa nantinya akan ada diskriminasi terhadap mereka dalam mencari pekerjaan. Perusahaan akan lebih mengutamakan untuk merekrut karyawan laki-laki. Agar waktu dan biaya tidak keluar sia-sia. Hal ini akan membuat perempuan akan susah mendapatkan pekerjaan. Bahkan bisa jadi akan ada prasyarat bagi perempuan yang diterima yaitu berstatus belum menikah (kompas.com).

Lantas dengan demikian, Benarkah RUU KIA ini akan menyejahterahkan para perempuan?

Dalam sistem sekuler Kapitalisme standar kesejahteraan diukur dengan ukuran per kapita. Yaitu dengan rumus jumlah pendapatan seluruh rakyat Indonesia dibagi dengan jumlah seluruh rakyatnya. Ini jelas tidak bisa memberikan jaminan akan kesejahteraan orang per orang. Karena kesejahteraan diukur secara rata-rata.

Di sisi lain kita melihat, mengapa banyak perempuan saat ini banyak yang bekerja? Hal ini disebabkan saat ini di sistem Kapitalisme harga-harga barang semakin mahal. Selain itu rakyat juga dipaksa memenuhi kebutuhan kesehatan dan keamanannya sendiri. Sehingga penghasilan dari suami tidak bisa mencukupi semua kebutuhan asasinya. Disisi lain perempuan juga dicekoki dengan kesetaraan gender yang menginginkan dirinya diakui setara dengan laki-laki. Ini kemudian mendorong mereka untuk mencari kerja dan mengaktualisasikan dirinya agar dianggap setara dengan laki-laki.

Realitas yang ada saat ini dengan memberikan jaminan kesejahteraan bagi pekerja perempuan justru menimbulkan dilema bagi pekerja perempuan dan perusahaan. Kita melihat bahwa pemerintah saat ini hanya memberikan solusi tambal sulam tanpa memberikan solusi yang tuntas atas persoalan ini. Maka seharusnya langkah yang ditempuh oleh negara adalah dengan memberikan jaminan terpenuhinya kebutuhan hidup bagi semua rakyat termasuk bagi perempuan dan anak- anak. Maka nampaklah bahwa sistem hari ini terlahir dari pemisahan agama dengan kehidupan berstandar pada untung dan rugi. Ini menyebabkan kebijakan yang dibuat pemerintah akan ditimbang ulang atas asas kemanfaatan. Bukan atas keridhoan Allah SWT.

Islam sebagai Dien yang berasal dari Allah SWT telah memberikan aturan yang komplit dalam kehidupan. Berkaitan dengan kesejahteraan bagi ibu dan anak maka Allah SWT telah mewajibkan bagi laki-laki untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan istri dan anaknya. Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 233 yang artinya, "...Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya...".
Ini juga sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah SAW,
"...Hak mereka (istri) atas kalian (suami) adalah agar kalian memberi rezeki dan pakaian kepada mereka dengan cara yang baik." (HR Muslim)
Di sisi lain negara juga memiliki kewajiban untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi rakyatnya. Bagi rakyat yang tidak memiliki kerabat yang menanggung nafkahnya akan ditanggung oleh negara. Dengan demikian maka sistem Islam akan mampu menyejahterahkan kaum ibu dan anak. Ibu akan fokus dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai madrasah ula bagi anak-anaknya sekaligus menjadi ibu dan pengatur rumah tangga tanpa bersusah payah memikirkan usaha untuk ikut menjadi pencari nafkah bagi keluarganya. Ibu akan optimal dan tenang dalam proses mengandung, menyusui, mengasuh anak-anaknya. Mendampingi mereka, mendidik mereka bahkan memantau tumbuh kembang anaknya, memperhatikan nilai gizi yang dibutuhkan anak-anaknya.

Dari sini kita melihat bahwa Islam telah memuliakan kaum perempuan(ibu) beserta anaknya. Maka satu-satunya solusi yang bisa menyelesaikan problem kesejahteraan ibu dan anak serta membawa keberkahan hanya dengan diterapkannya sistem Islam secara kaafah dalam bingkai Khilafah Islamiyah.

Wallahu a'lam bis-showab

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,186,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,51,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,289,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,17,Musibah,4,Muslimah,87,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3556,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,112,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,5,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,66,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: RUU KIA, Bisakah Menyejahterakan perempuan ?
RUU KIA, Bisakah Menyejahterakan perempuan ?
RUU KIA
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD5UX6XvR2x5gmakX46c-193tkSN632aw4XRDKqnofu_C-ASJG9irBWq7yw313gUcqLrnZRpatkRQC9TecwwI0Mk0R2QZkQuIbrcapyXCSrwiIQLlhEigHbwRVP8Vi-X7UI5-OA-nDgyJBBPCuNmR5ie9sVKiG3V3Fw61BWAJyX11q0a6o7anBC-2t/s16000/PicsArt_07-11-07.11.30_compress60.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD5UX6XvR2x5gmakX46c-193tkSN632aw4XRDKqnofu_C-ASJG9irBWq7yw313gUcqLrnZRpatkRQC9TecwwI0Mk0R2QZkQuIbrcapyXCSrwiIQLlhEigHbwRVP8Vi-X7UI5-OA-nDgyJBBPCuNmR5ie9sVKiG3V3Fw61BWAJyX11q0a6o7anBC-2t/s72-c/PicsArt_07-11-07.11.30_compress60.webp
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2022/07/ruu-kia-bisakah-menyejahterakan.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2022/07/ruu-kia-bisakah-menyejahterakan.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy