Meningkatnya Kekerasan Pada Perempuan dan Anak, Islam Solusi Mutlak

solusi kekerasan perempuan dan anak

kekerasan pada perempuan dan anak

Oleh: Sulastri (Pemerhati Muslimah Konda).

Perempuan dan anak-anak adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan dengan kodrat yang lemah secara fisik. Tragisnya di sistem kapitalisme hari ini perempuan dan anak kerap menjadi sasaran kekerasan, baik itu kekerasan seksual, fisik, hingga psikis dan lain sebagainya.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebutkan kasus kekerasan pada perempuan dan anak mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Kadis PPPA Kendari, Siti Ganef mengatakan, tingkat kekerasan pada perempuan dan anak mengalami peningkatan selama kurang lebih 3 tahun terakhir dengan kasus sebanyak 84 kasus.

Ia merinci, pada tahun 2019, kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 7 orang, sedangkan kekerasan terhadap anak sebanyak 21 orang. Di tahun 2020, sebanyak 8 orang perempuan mengalami kekerasan dan 17 orang terjadi pada anak.

Data yang ada pada tahun 2021, total kasus kekerasan yang terlapor, sebanyak 31 orang dengan rincian 6 perempuan dan 25 anak (Telisik.id 23/05/22).

Banyak pihak telah melihat fakta tak terbantahkan ini dan mereka berupaya untuk menyelesaikn masalah ini. Akan tetapi, meski sudah dibuatkan aturan semisal RUU P-KS, toh kenyataannya tak mampu menyelesaikan kasus kekerasan ini dan tak kunjung berakhir, malah bertambah parah.

Berbagai solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah kekerasan ini, termasuk UU PKS adalah hasil produksi manusia yang pastinya memiliki kelemahan dan kekurangan. Memang terbukti, jika kita telusuri beberapa pasalnya saja, kita bisa dapati adanya pertentangan dengan syariat Islam.

Sebagian kalangan menganggap bahwa kekerasan yang menimpa perempuan saat ini terjadi karena adanya diskriminasi terhadap perempuan yang telah berlangsung secara turun-temurun. Mereka mengakui bahwa perempuan memang berbeda dengan laki-laki, baik dari aspek biologis maupun konstruksi sosial budaya. Namun, kekerasan yang dialami perempuan dapat terjadi ketika pandangan sosial budaya yang ada bersifat diskriminatif terhadap perempuan

Padahal realitasnya, kekerasan tidak ada kaitannya dengan masalah gender. Kekerasan tidak hanya menimpa kaum perempuan, tetapi juga menimpa kaum laki-laki, baik di dalam ataupun di luar rumah tangga.

Di lain sisi bisa kita katakan, hari ini tidak ada satu pun tempat yang aman bagi terjadinya tindak kekerasan. Di semua tempat, kekerasan bisa terjadi dan pelakunya bisa orang yang paling dekat dan dihormati. Seperti, saudara dan bahkan orang tua di rumah, di tempat umum, lembaga sekolah, di pondok pesantren seperti yang terjadi akhir-akhir ini.

Jika kita cermati, maraknya kekerasan baik kekerasan seksual maupun fisik terhadap perempuan dan anak sesungguhnya terjadi karena tidak adanya perlindungan terhadap perempuan, baik dalam negara, masyarakat, maupun keluarga. Hal ini karena minimnya pemahaman tentang kewajiban negara, masyarakat, ataupun anggota keluarga.

Berkembangnya ideologi sekuler kapitalisme di tengah-tengah kita, menjadikan kaum muslimin kehilangan gambaran yang nyata tentang kehidupan Islam yang sesungguhnya. Terlebih dengan makin gencarnya upaya Barat melancarkan perang pemikiran dan kebudayaan ke dunia Islam. Hal tersebut jelas sangat mempengaruhi arah pandang kaum muslim. Lihat saja, bagaimana hari ini begitu banyak perempuan muslim yang justru menyuarakan kesetaraan gender. Upaya tersebut ditujukan agar posisi perempuan tidak boleh kalah dengan laki laki di segala bidang. Jika ini terjadi, maka mereka berkesimpulan perempuan tidak akan menjadi korban kekerasan oleh kaum pria. Namun kenyataanya sampai hari ini, kekerasan itu tetap terjadi, bahkan cenderung meningkat.

Islam sebagai din yang sempurna sangat melindungi umatnya. Hal ini tercermin dalam nash-nash, diantaranya hadis Rasul (saw.),

“Barang siapa yang bangun di pagi hari merasa aman di sekitarnya, sehat badannya, dan mempunyai makanan (pokok) hari itu, seolah-olah ia telah memiliki dunia seisinya.”

Dari hadis ini, Rasulullah (saw.) menyetarakan keamanan dengan makanan pokok sebagaimana makanan, sehingga keamanan adalah kebutuhan pokok rakyat.

Oleh karena itu, negara wajib menjaga keamanan seluruh rakyatnya, laki-laki-perempuan, kaya atau miskin, anak-anak ataupun dewasa, muslim atau non muslim, semua tanpa ada perbedaan. Sebab, negara melalui pemimpinnya (Khalifah) bertanggung jawab mengatur segala urusan rakyatnya.

Sistem Islam ini tegak di atas prinsip halal haram, bukan demokrasi yang mengangungkan kebebasan dan HAM ataupun kemanfaatan. Penerapan sistem Islam menyangkut pendidikan, pergaulan, ekonomi, informasi, dan media massa oleh negara yang pemimpinnya bertakwa akan memastikan individu dalam masyarakat memiliki ketahanan ideologis dan kesejahteraan yang tinggi. Semua celah kerusakan yang menjadi faktor risiko terjadinya kekerasan seksual akan tertutup secara optimal, bahkan sejak sebelum semuanya terjadi.

Kalaupun telanjur terjadi, negara akan punya kekuatan untuk menutup peluang penyebarluasan kerusakan, yakni melalui penerapan sistem hukum dan sanksi tegas yang memberi efek jera, bahkan menjadi penebus dosa bagi para pelakunya.

Itulah uniknya sistem Islam, yang memiliki upaya pencegahan sebelum terjadi dan upaya sanksi bagi yang terlanjur melakukan. Hal tersebut hanya bisa terlaksana jika Syariat Islam diterapkan dalam setiap sendi kehidupan. Wallahualambishawab.

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,186,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,51,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,289,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,17,Musibah,4,Muslimah,87,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3556,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,112,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,5,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,66,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: Meningkatnya Kekerasan Pada Perempuan dan Anak, Islam Solusi Mutlak
Meningkatnya Kekerasan Pada Perempuan dan Anak, Islam Solusi Mutlak
solusi kekerasan perempuan dan anak
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAYUzUSP0NHE0nGptPavf02cgWD9627D0T5Gd-7GWwXuYn6Cdidn3YJ4YygBC_Kc6WXgbaYhxdRtoQhcF_HV_8nUHp6Ercou3vTr4VNJAC1vP8fFvimSA7rvrGgkE7VIMM8kWw75TXp3Tu8siseVtxRzZWb6Aze358pPJURohSy8Vh-araX-1l7iaf/s16000/PicsArt_06-19-09.46.39_compress24.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAYUzUSP0NHE0nGptPavf02cgWD9627D0T5Gd-7GWwXuYn6Cdidn3YJ4YygBC_Kc6WXgbaYhxdRtoQhcF_HV_8nUHp6Ercou3vTr4VNJAC1vP8fFvimSA7rvrGgkE7VIMM8kWw75TXp3Tu8siseVtxRzZWb6Aze358pPJURohSy8Vh-araX-1l7iaf/s72-c/PicsArt_06-19-09.46.39_compress24.webp
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2022/06/meningkatnya-kekerasan-pada-perempuan.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2022/06/meningkatnya-kekerasan-pada-perempuan.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy