Fenomena Crazy Rich Melanda Remaja, Orang Tua Wajib Waspada

fenomena Crazy Rich

Crazy Rich Menghalalkan segala cara

Oleh : Rafifa Rifda (Pemerhati Sosial)

Nasib Tragis Indra Kenz menjadi sorotan media awal tahun ini setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi bodong berkedok trading binary option Binomo, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Kepolisian juga menyita harta sang crazy Rich. Pasangan, keluarga, dan sederet orang yang terdekat pun akan diusut.

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi juga menyoroti fenomena orang Indonesia yang kerap memandang tinggi dan menyukai kehidupan crazy Rich. Dia merasa heran dengan fenomena anak-anak muda berjuluk Crazy Rich yang mendapat kekayaan secara instan di tanah air. (Deskjabar.com)

Justru anak-anak mudahlah yang menjadi korban dari tawaran hidup serba materialis ini. Banyak orang yang kita saksikan di dunia maya justru pamer kekayaan dan selalu memaksakan diri agar menjadi golongan Crazy Rich. Sampai-sampai cara haram pun kerap dilakukan agar meraup materi berlimpah.

Remaja muslim yang belum kukuh keimanannya akan sangat mudah terbawa arus godaan kehidupan mewah. Mereka akan menghalalkan berbagai macam cara tanpa memedulikan larangan Allah dalam bermuamalah. Dalam pandangan mereka betapa bahagianya jika bisa hidup serba mewah sebagaima seorang crazy Rich.

Begitu prihatin dengan kondisi remaja Muslim dinegeri kita yang sejatinya kehilangan identitas sebagai Muslim sejati. Faktanya mereka lebih memilih menggunakan waktu emas dengan mengikuti arus kehidupan kaum sekularis yang sia-sia memuja dunia.

Memilih hidup tanpa aturan agama dan mencintai kebebasan tanpa standar Halal dan Haram. Mencicipi satu persatu produk sampah kaum barat menguatkan bukti bahwa kita adalah korban.

Krisis moral yang sering kita saksikan sekarang merupakan salah satu efek dari pengabaian nilai spiritual dalam mendidik anak. Didukung dengan media yang menawarkan tontonan yang kurang mendidik, mengajak bermaksiat, lupa mati dan mengajarkan sifat Hedonis.

Pengabaian terhadap peran agama menimbulkan kegersangan spiritual yang melanda remaja Muslim sekarang. Berbagai kasus maraknya pembunuhan, pemerkosaan, bunuh diri, aborsi dan lain-lain muncul akibat dari rendahnya kadar keimanan pada Allah.

Fenomena rusakanya generasi sekarang menjadi mimpi buruk, terlebih bagi orang tua. Sebagai madrasah pertama bagi anaknya orangtua dituntut untuk mempersiapkan ilmu yang layak dalam mendidik anak untuk mempersiapakan generasi terbaik nantinya.
Menjadi warning bagi orang tua dan keluarga jika menemukan fenomena berfikir materialis seperti ini pada remaja kita. Harus ada upaya orang tua dalam menanamkan pemahaman Islam yang benar kepada anak, bahwa makna kebahagiaan hidup yaitu tidak terletak pada banyaknya harta.

Apalagi mendidik anak remaja ibarat mengukir diatas batu. Pengajaran yang paling penting adalah mulai mengenalkan nilai agama pada anak-anak.

Mengajarkan anak bagimana cara mengenal Tuhan dan segala kebesarannya ,bagiamana Rasul berakhlak, bagaimana seseorang menghormati orang lain dan memperkenalkan bagaimana Islam mengatur segala perbuatan dan meyakinkan bahwa kita adalah Umat yang terdepan dan terbaik. Sejatinya ini adalah tantangan terbesar orangtua dalam mendidik anak di era Zaman Now.

Orang tua wajib memilihkan teman bergaul anak dan bagaimana memilih pendidikan terbaik. Lingkungan akan mencerminkan bagaimana kepribadian yang akan terbentuk. Pondasi Akidah Islam mengokohkan mereka bahwa segala perbuatan akan dimintai pertanggung jawaban.

Sehingga penghambaan kepada Allah SWT merupakan suatu yang mereka harus taati. Rasa takut terhadap perbuatan maksiat akan membuat mereka terkontrol dalam melakukan suatu perbuatan. Itulah pendidikan Islam.

Peran masyarakat juga tak kalah penting, fungsinya adalah sebagai kontrol sosial. Artinya apa, Masyarakat tidak mendiamkan wabah penyakit perusak generasi, menular dikehidupan sosial. Kontrol masyarakat juga memiliki peran untuk mencegah kemaksiatan dari segala aspek. Fakta yang terjadi sekarang adalah terdapatnya masyarakat yang cuek terhadap apa yang melanda kehidupan ini.

Mereka sudah terbiasa dihadapkan dengan kejadian yang berulang sehinnga membuat mereka merasa tidak ada andil pencegahan kecuali datang dari pribadi yang melakukan kesalahan agar mau sadar dengan perbuatannya itu, beginilah mind set yang terbentuk sekarang. Ini salah.

Peran negara sejatinya merupakan peran yang tak bisa diabaikan. Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh penguasa akan berefek kepada umat. Negara merupakan perlindungan pertama bagi suatu bangsa. Negara mengambil fungi untuk memfilter pemikiran-pemikiran asing yang berniat merusak generasi.

Seperti pemikiran sekuler yang menyebarluaskan sifat materialistik, hedonis dan individualistik. Namun yang terjadi sekarang adalah, negara tak lagi memeberikan perhatian pada keamanan generasi sekarang maupun mendatang.

Dalam islam , remaja begitu dimuliakan. Keberadaannya bagaikan bibit peradaban yang harus dijaga dan dikembangkan. Islam memfasilitasi bagaimana potensi remaja bisa berguna bagi umat kelak nantinya.

Kita bisa melihat bagaimana didikan Rasul kepada Ali saat remaja dan didikan seorang ulama sekaligus guru Muhammad Al-Fatih dalam mempersiapakan kematangan seorang pemuda yang akan meggoreskan tinta emas bagi kemajuan peradaban Islam.

Islam mengajarkan kepada manusia seluruhnya bahwa tugasnya didunia adalah untuk menjadi hamba Allah SWT sepenuhnya. Mencari gelar terbaik sebagai seorang pejuang agama Allah dan berusaha menjadi karyawan Allah.

Umur yang dikaruniakan disyukuri dengan melakukan ketaatan kepada Allah, Potensi yang dimiliki harusnya disumbangkan untuk membangun kejayaan Islam kembali yang selama ini ditumbangkan. Menjadi umat terbaik adalah seharusnya mimpi setiap insan yang mengaku Muslim.

Dan hanya penerapan sistem islam secara Kaffah yang mampu membuktikan semuanya itu, dengan melihat bukti bahwa islam sudah berjaya selama 1400 tahun lalu.

Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran ayat 110 yang artinya, “Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,186,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,50,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,289,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,17,Musibah,4,Muslimah,87,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3555,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,112,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,5,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,66,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: Fenomena Crazy Rich Melanda Remaja, Orang Tua Wajib Waspada
Fenomena Crazy Rich Melanda Remaja, Orang Tua Wajib Waspada
fenomena Crazy Rich
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXLfiemXMc9l0pRc6RuS7lWa4o3W_s_-EcgbN8cUzRzBv_syK39upFlN1bEgLNsjTfwMVSh_HKT7i5WYgBvYXK0LOMdV5-bi3XlABwdht2lVgRIFRxBduJR0ImepyIkZgk5mvVQnaxQObwtG6DzQgXuaKDdzM2L_BN4FI6SAwBlcSV-GYXuhoQq8c4/s16000/PicsArt_05-14-11.25.35_compress35.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXLfiemXMc9l0pRc6RuS7lWa4o3W_s_-EcgbN8cUzRzBv_syK39upFlN1bEgLNsjTfwMVSh_HKT7i5WYgBvYXK0LOMdV5-bi3XlABwdht2lVgRIFRxBduJR0ImepyIkZgk5mvVQnaxQObwtG6DzQgXuaKDdzM2L_BN4FI6SAwBlcSV-GYXuhoQq8c4/s72-c/PicsArt_05-14-11.25.35_compress35.webp
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2022/05/fenomena-crazy-rich-melanda-remaja.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2022/05/fenomena-crazy-rich-melanda-remaja.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy