Perang Sarung yang berujung Maut

fenomena perang sarung

Perang Sarung Maut

Oleh : Aini Rahmalia, S. Si

Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia dan istimewa. Semua orang menyabutnya dengan suka cita dan menjalaninya dengan penuh bahagia, termasuk kalangan remaja dan anak-anak. Mereka senang melakukan kegiatan ibadah dan permainan yang khas dilakukan di bulan Ramadhan, salah satunya adalah perang sarung yang sering dilakukan saat sahur atau setelah sholat subuh.

Ironisnya, saat ini perang sarung sudah berubah konsep. Dulu permainan ini dilakuan untuk menjalin kebersamaan, namun saat ini menjadi ajang melukai, mengeroyok hingga membunuh.

Seperti dilansir dari SuaraBanten.id (19/4/2022) Peran Sarung di Mandalawangi Pandeglang memakan korban jiwa bernama Erwin (17) warga Kampung Kadu Cina, Desa Gunungsari, Kecamatan Mandalangagi Kabupaten Pandeglang, Banten. Korban meninggal dunia pada minggu (17/4/2022) pukul 17:42 WIB di rumahnya.

Kejadian tersebut berlangsung ketika korban sedang berada di masjid sekitar rumahnya. Kemudian datang dua kelompok pemuda dari Kampung Kadu Cina dan Kampung Balai Gede yang terdesak hingga memasuki masjid. Bermaksud ingin melerai, namun nahas bukannya perang sarung berhenti, justru salah satu kelompok menganiaya korban hingga mengalami luka cukup serius di bagian kepala. Hingga korban sempat dibawa kerumah sakit karena mengalami pendarahan otak dan harus segera dioperasi. Namun karena biaya yang dibutuhkan sangat banyak (Rp50 juta), akhirnya korban dibawa pulang. Menjelang maghrib korban menghembuskan nafas terakhir di kediamannya.

Kejadian serupa juga terjadi di Tegal. Di mana Kasatreskrim Polres Tegal mengamankan 19 orang remaja untuk dilakukan pemeriksaan terkait tewasnya seorang remaja setelah mengikuti perang sarung di kelurahan Procot, Kecamatan Slawi. Dan terjadi juga di Bekasi, menewaskan satu korban DS (14 th) dan menetapkan dua tersangka dalam kasus tawuran sarung.

Dan masih banyak lagi sederetan kasus perang sarung yang berujung tawuran, adu bacok hingga menelan korban. Sebenarnya apa yang salah dengan perang sarung hingga menelan korban?

Perang sarung sejatinya hanyalah sebuah permainan yang menggunakan sarung dibentuk seperti pecut untuk mengalahkan lawan. Dan hanya sarung yang digunakan, bukan yang lain. Namun saat ini perang sarung banyak menggunakan benda-benda lain bahkan senjata tajam. Selain itu yang menjadi penyebab timbulkan korban dalam permainan tersebut adalah individu yang bermain yaitu para remaja yang sejatinya adalah para calon generasi. Remaja yang hanya berfikir pasrial, bersikap gegabah dan mudah tersulut emosi hingga enteng melakukan perkelahian dan berani melukai hingga berakhir membunuh. Rusaknya generasi saat ini bisa disebabkan karena 3 fungsi yang tidak berjalan.

Pertama, aqidah islam. Aqidah adalah pondasi dasar dalam membentuk kepribadian seseorang. Maka ketika aqidah itu kuat, maka kuatlah kepribadian tersebut. Begitupun sebaliknya, ketika aqidah itu lemah, maka lemahlah kepribadian tersebut. Merosotnya aqidah dikalangan pra generasi dikarnakan belum memahami secara mendalam tentang aqidah islam itu sendiri. Generasi enggan mendalami aqidah dan lebih tertarik untuk melakukan kesenangan semata. Generasi disibukkan dengan kegiatan kegiatan yang tak bermanfaat seperti bermain game, kumpul-kumpul sekedar nongkrong dan jalan-jalan yang tak ada arah. Hingga wajar mereka pun menjadi generasi yang berfikir dangkal. Padahal di bulan Ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini, seharusnya disibukkan dengan kegiatan yang bermanfaat. Membaca al-qur’an dan mentadaburinya, berpuasa, bersedekah dan menghidupkan masjid dengan kegiatan yang bermanfaat. Namun sangat disayangnkan kejadian penganiayaan justru dilakukan di masjid, Na’udzubillah minzalik. Dimanakah letak akhlaq para generasa saat ini. Seolah-olah mereka tak lagi memiliki sandaran aqidah, hanya bermain dan senang-senang tanpa terfikir.

Kedua, keluarga dan lingkungan. Peran keluarga sangatlah penting dalam mendidik generasi. Dia adalah madrasah pertama dalam menanamkan aqidah yang kokoh. Hingga terlahir remaja yang sholih dan berkualitas. Namun saat ini peran itu tak lagi berjalan, keluarga hanyalah tempat untuk singgah, tak ada nilai pendidikan, keharmonisan dan kasih sayang. Maka mereka mencari semua itu diluar rumah hingga terbawa arus pergaulan yang salah. Begitupun lingkungan atau masyarakat yang menjadi kontrol sosial turut berperan dalam membentengi generasi.

Ketiga, negara. Negara bertugas untuk meriayah umat yang di dalamnya termasuk remaja. Negara berkewajiban mengurusi para generasi dengan berbagai kebijakan yang dimiliki. Dan bertanggung jawab atas segala hal yang berkaitan dengan umat. Negara tak boleh abai, yang seolah menganggap kejadian di atas adalah hal yang wajar dilakukan oleh remaja. Berikan sanksi yang tegas, sehingga tak ada lagi kejadian yang serupa. Buatlah program-program yang mengedukasi para generasi dan sarana prasarana yang dibutuhkan. Bentengi tontonan-tontonan yang bermanfaat dan berkualitas. Maka, insyaa Allaah akan terbentuk generasi khoiru ummah (umat terbaik).

Wahai para calon generasi kembalilah kepada aqidahmu, perdalam agamamu dan perkuat imanmu. Karena di pundakmulah peradaban ini akan berubah.

Wallahua’lam bishowab

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,186,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,51,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,289,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,17,Musibah,4,Muslimah,87,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3556,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,112,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,5,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,66,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: Perang Sarung yang berujung Maut
Perang Sarung yang berujung Maut
fenomena perang sarung
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4NoCmbPunoYOrGkl_GBFtP81zmCxpzUnoMoFoRLc6eG5knSgvyF9xJXDO7wlKTqEkn0RQR1WKW7m6biWRLREMwysSiw8pQ_0ZT3jRTz3L1HZ8BMRkGDMnnvz_b0EknMzD14v-AYoakiPkkiHaNPmokBDkv6U8OCRyxp7glCkbvLR9NG47t0PGmeTK/s16000/PicsArt_04-27-12.14.34_compress1.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4NoCmbPunoYOrGkl_GBFtP81zmCxpzUnoMoFoRLc6eG5knSgvyF9xJXDO7wlKTqEkn0RQR1WKW7m6biWRLREMwysSiw8pQ_0ZT3jRTz3L1HZ8BMRkGDMnnvz_b0EknMzD14v-AYoakiPkkiHaNPmokBDkv6U8OCRyxp7glCkbvLR9NG47t0PGmeTK/s72-c/PicsArt_04-27-12.14.34_compress1.webp
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2022/04/perang-sarung-yang-berujung-maut.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2022/04/perang-sarung-yang-berujung-maut.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy