Jeratan Ribawi dalam Sistem Ekonomi Kapitalis

sistem ribawi

Sistem ekonomi Islam berbeda dengan sistem Kapitalisme. Dalam Islam akidah menjadi tolak ukur dalam mengatur tatanan kehidupan yang berdasarkan dari Wahyu Allah Ta' ala. Syariat yang akan membimbing manusia dalam merumuskan kebijakan, bukan akal manusia yang lemah dan haus kekuasaan. Negara harusnya bertanggung jawab atas kemaslahatan umat, sehingga negaralah yang menjamin ketersediaan pangan bukan swasta. Bulog dalam aturan syariat, seharusnya tidak fokus pada bisnis, tetapi mengupayakan agar seluruh rakyat tidak kelaparan.

Oleh : Dewi Kania | Komunitas Pena Islam

Bulog adalah sebuah Lembaga pangan di Indonesia mengurusi tata niaga beras. Bulog sendiri dibentuk pada tanggal 10 Mei 1967 berdasarkan Keputusan Presiden Kabinet Nomor 114/Kep/1967. Sejak tahun 2003 status Bulog menjadi BUMN.

Perum Bulog mencatat kebutuhan canangan beras pemerintah (CBP) untuk bantuan sosial, dan Buloq juga di beri tugas untuk menyalurkan beras bantuan selama PPKM sebesar 200. 000 ton untuk tahun ini.

Selama ini pemerintah bekerja sama dengan Bulog tanpa mengetahui kerugian-kerugian yang terjadi di dalam perusahaannya.

Sebagaimana dijelaskan oleh Budi Waseso selaku Direktur Utama Perum Bulog, dalam konferensi persnya di kantor pusat Bulog, Selasa (28/12) bahwa, "Memang utang itu harus segera dibayarkan, kalau tidak pasti Bulog rugi. Utang pokok Rp 13 Triliun, dari Canangan beras pemerintah (CBP) sebesar 1 juta ton.Itu kan belanjanya dari utang."

Pria yang akrab disapa Buwas ini menambahkan, semakin utang tak terbayar oleh Bulog ke bank, maka semakin banyak bunga yang ditanggungnya.

Pada saat yang sama, Buwas menyebut, pemerintah masih mempunyai utang kepada Bulog sekitar 4 Triliun. Itu sejumlah dana yang belum dibayarkan terkait penyediaan bantuan sosial. Hal tersebut disampaikannya di depan Komisi IV DPR RI saat melakukan rapat pendapat, Senin(30/8/2021).

Buwas menyebut, dalam melakukan penyerapan hasil petani dalam negeri, Bulog harus berhubungan dengan bank terkait peminjaman dana dengan pemberlakuan bunga. Perum Bulog terus mengalami kerugian, apalagi dengan masih tersedianya beras stok lama sisa impor. Pada tahun 2018 tercatat mengimpor 1,78 ton beras dan pengadaan dalam negeri 2019, masih menunggu keputusan, di mana pemerintah belum melunasi biaya kerugian yang diakibatkan dari beras turun mutu sebesar 20.000 dengan nilai 173 miliyar.

Besarnya sisa beras impor yang masih disimpan Bulog dipicu pula oleh terbatasnya kanal penyaluran CBP. Sejauh ini, CBP hanya bisa disalurkan untuk operasi, pasar, bantuan bencana alam, dan penugasan khusus pemerintah seperti bantuan sosial. Bulog sendiri tidak diberi tugas menyalurkan beras-beras untuk penduduk miskin sejak bantuan pangan berubah menjadi sembako. Adapun data terakhir yang dilaporkan Bulog pada bulan Maret 2021 menunjukan bahwa stok beras sisa pengadaan luar negeri tahun 2018 mencapai 275.811 ton, sekitar 106.642 ton diantaranya telah mengalami penurunan mutu.

Permasalah yang dihadapi pemerintah terkait utang yang harus dibayar kepada Bulog, lumayan cukup mencengangkan yaitu kisarannya mencapai 4,5 Triliun. Hal tersebut dipicu oleh beberapa faktor diantaranya, dibawah perizinan pemerintah, Bulog dalam pengayaan beras berasal dari Impor. Beras tersebut masuk kedalam Canangan Beras Pemerintah (CBP). Perum Bulog melaporkan bahwa nasib stok lama sisa impor pada tahun 2018 dan pengadaan dalam negeri 2019, masih belum diputuskan. Perusahaan harus menanggung kerugian besar karena harus mengelola beras yang semakin turun kwalitasnya . Dana Bulog belanja CBP dari dana utang.

Efeknya berkaitan dengan bunga, semakin utang tak terbayar oleh Bulog, maka semakin besar bunga yang harus dibayar kepada Bank.

Pemerintah harusnya beserta Permensos segera mengupayakan untuk secepatnya membayar utang kepada Bulog karena dikhawatirkan bunganya akan terus membengkak.

Adapun kebijakan yang harus diambil pemerintah pada saat ini adalah dengan menghentikan impor beras, dikarenakan tidak diimbanginya dengan penyaluran, mengakibatkan terjadinya penumpukan stok beras di gudang. Langkah selanjutnya penugasan kepada Bulog dengan memberikan wewenang dalam penyaluran CBP yang diarahkan kembali sasarannya melalui penugasan penyerapan 2 juta ton beras untuk hilirisasi program pemerintah seperti kementerian sosial yang memanfaatkan beras Bulog untuk atau semisal kementerian ada bantuan buat paket-paket menggunakan beras. Setidaknya akan mengurangi beban Bulog dalam menyalurkan beras.

Budi Waseso yang biasa akrab dipanggil Buwas mengemukakan strateginya dalam membantu Bulog untuk menutupi urang serta bunga yang terus berkembang. Di tahun mendatang, Buwas menargetkan persentase Canangan Beras Pemerintah (CBP) dengan beras komersial bisa mencapai 50:50. Sementara, peran beras komersial terhadap stok beras Buloq hanya sebesar 20% sedangkan CBP sebesar 80%. Menurutnya, jika pihaknya hanya mengandalkan CBP maka utang dan bunga Bulog akan semakin menumpuk. Pasalnya dana yang dipakai adalah dana pinjaman.

Selanjutnya untuk meningkatkan kinerja komersial Bulog, akan meningkat penjualan baik offline maupun online, dimana Bulog terus memperluas saluran pasar dengan merambah pasar retail, juga akan meningkatkan pasar online Bulog ke 6 provinsi di Indonesia, dan akan terus ditingkatkan lagi ke depannya.

Perum Bulog akan kembali mengambil utang pada tahun 2022, jika mendapat penugasan dari pemerintah.Direktur utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan hal itu akan dilakukan jika jenis penugasan nya jelas. Dengan begitu utang yang diambil Bulog akan mampu dibayarkan.

Begitulah kinerja sistem perekonomian dalam sistem Kapitalisme di mana segala sesuatunya di atasi dengan solusi pragmatis. Solusi instan yang tidak bisa menyelesaikan sampai akar permasalahan. Jauh berbeda dengan sistem Islam.

Sistem ekonomi Islam berbeda dengan sistem Kapitalisme. Dalam Islam akidah menjadi tolak ukur dalam mengatur tatanan kehidupan yang berdasarkan dari Wahyu Allah Ta' ala. Syariat yang akan membimbing manusia dalam merumuskan kebijakan, bukan akal manusia yang lemah dan haus kekuasaan. Negara harusnya bertanggung jawab atas kemaslahatan umat, sehingga negaralah yang menjamin ketersediaan pangan bukan swasta. Bulog dalam aturan syariat, seharusnya tidak fokus pada bisnis, tetapi mengupayakan agar seluruh rakyat tidak kelaparan.

Baitulmal akan menyediakan beras yang berkualitas dan baik untuk memenuhi kebutuhan umat. Bulog tidak perlu berutang apalagi dengan riba dalam memenuhi stok pangan nasional. Oleh karena itu dalam menyelesaikan permasalahan Bulog dengan utangnya yang menggunung, harus menyelesaikannya dengan sistem politik dan ekonomi yang berasaskan Islam.

Apabila perzinaan Dan riba tlah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah (HR.Ath-Thabrani)

Hanya Islam solusi dari semua akar permasalahan yang terjadi dalam semua tatanan kehidupan umat.

Wallahu a'lam Bishowab

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,185,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,49,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,289,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,16,Musibah,4,Muslimah,86,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3551,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,110,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,5,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,66,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: Jeratan Ribawi dalam Sistem Ekonomi Kapitalis
Jeratan Ribawi dalam Sistem Ekonomi Kapitalis
sistem ribawi
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEg230acsntXt8gSxe3c0OCHx-idLQSXbfgsX_BpaGpegNjghHw4WlFveua1n_jX6ArE6I-YyrGdgGJExUSOUJ14ocBB3g8iyA3d7efiL3SW_7mtpSFvr3scSCCsWU5UikKYusaTlq2LHhTCNwZX8BoJi1V7oLttIHVtGucH6eKx2aswkI1sBUb2ehs9=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEg230acsntXt8gSxe3c0OCHx-idLQSXbfgsX_BpaGpegNjghHw4WlFveua1n_jX6ArE6I-YyrGdgGJExUSOUJ14ocBB3g8iyA3d7efiL3SW_7mtpSFvr3scSCCsWU5UikKYusaTlq2LHhTCNwZX8BoJi1V7oLttIHVtGucH6eKx2aswkI1sBUb2ehs9=s72-c
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2022/01/jeratan-ribawi-dalam-sistem-ekonomi.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2022/01/jeratan-ribawi-dalam-sistem-ekonomi.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy