Free Sex Buah Liberalisme

seks bebas

Pergaulan bebas yang melanda generasi muda di negeri ini sudah begitu terang-benderang. Kos-kosan mahasiswi pun kerap dijadikan tempat mesum untuk melegalkan aksi bejat mereka. Kehamilan pun tak dapat dihindarkan. Hingga aborsi jadi pilihan. Sebagaimana yang terjadi pada kasus yang sempat viral karena sang mahasiswi dipaksa untuk melakukan aborsi oleh pacarnya.

Oleh : Nur Rahmawati

Pergaulan bebas yang melanda generasi muda di negeri ini sudah begitu terang-benderang. Kos-kosan mahasiswi pun kerap dijadikan tempat mesum untuk melegalkan aksi bejat mereka. Kehamilan pun tak dapat dihindarkan. Hingga aborsi jadi pilihan. Sebagaimana yang terjadi pada kasus yang sempat viral karena sang mahasiswi dipaksa untuk melakukan aborsi oleh pacarnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Bintang Puspayoga angkat bicara mengenai kasus Novia Widyasari (23), pasalnya dia menenggak racun karena sang kekasih Bripda Randy Bagus memaksa melakukan aborsi. Bintang menyebut kasus yang menimpa Novia termasuk dalam kategori kekerasan dalam berpacaran atau dating violence. “Kasus yang menimpa almarhumah ini adalah bentuk dating violence atau kekerasan dalam berpacaran, di mana kebanyakan korban, setiap bentuk kekerasan adalah pelanggaran HAM,” kata Bintang dalam keterangan pers tertulisnya, Minggu (5/11/2021). (Detik.com)

Kasus bunuh diri sebagai puncak depresi akibat kekerasan di masa pacaran menarik perhatian masyarakat hingga para pejabat negara. Tentunya bukan kasus yang baru di negeri ini. Ada banyak kasus serupa bahkan merata di seluruh dunia. Sehingga tak heran ada 10 negara dengan seks bebas di dunia ini, yang legal maupun tidak. Alhasil, fenomena dating violence jadi fenomena yang wajar di kalangan muda-mudi di berbagai negara.

Seks bebas di kalangan remaja tampak biasa saja di lingkaran saat ini. Gaya hidup liberal yang dianut para pemuda/i saat ini hakikatnya buah dari penerapan sistem liberal yang merusak. Gaya hidup serba bebas, serba boleh telah membuat para “pelaku” pacaran menabrak norma-norma sosial. Apalagi norma agama, tampaknya sudah tak dipedulikan lagi.

Belajar dari kasus Novia, hakikatnya kasus ini tidak cukup dikawal dengan penangkapan pacar korban, sepatutnya ini mendorong memperbaiki tata pergaulan dan menghapus beragam budaya liberal. Budaya barat yang jadi kiblat bagi para pemuda kita dalam segala hal, terutama dalam pergaulan mereka. Sudah cukup sistem ini jadi pijakan. Sesungguhnya beragam kerusakan yang menimpa generasi saat ini lahir dari penerapan sistem Kapitalisme - Sekularisme, dengan sistem hidupnya yang liberal. Padahal sejak awal sistem ini diterapkan sudah tampak kebobrokannya.

Jangan sampai justru kasus ini memperbesar dukungan terhadap RUU PPKS yang liberal. Karena solusi liberal pasti menghasilkan lebih banyak masalah baru. Para pegiat gender akan memanfaatkan serta mengambil peran penting untuk meloloskan RUU PKS ini dengan alasan melindungi perempuan. Tapi nyatanya RUUPKS tidak dapat melindungi para kaum perempuan dari pelecehan seksual. Dengan adanya peraturan pemerintah tersebut pun tidak akan berpengaruh bagi perempuan, karena akar permasalahannya ada pada sistem yang rusak dan mengizinkan perzinaan. Maka kasus ini akan terus ada, dan yang mampu melindungi perempuan hanyalah Islam, karena aturan tersebut bersumber dari Al-Khaliq, Yang Maha Sempurna.

Islam memandang pacaran sebagai perbuatan zina dan haram hukumnya. “Dan janganlah kamu mendekati zina, itu sungguh suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.” (TQS Al- Israa: 32). Bahkan di dunia pelaku zina layak mendapatkan hukuman berupa hukum cambuk 100 kali bagi yang belum menikah (QS. An-Nuur: 2) dan diasingkan selama setahun (HR. al-Bukhari).

Islam menjaga kehormatan manusia, menjaga pemikiran dari hal yang jauh dari kemaksiatan yang berdampak pada kerusakan. Islam pun menjaga interaksi pria dan wanita agar terjaga nafsu dan nasab. Membuat generasi yang dapat berpikir untuk takwa dan berpotensi dalam segala hal yang bermanfaat bagi dunia dan akhiratnya. Memuliakan wanita dengan penjagaan dan perlindungan. Islam adalah aturan yang menyeluruh tentang kehidupan. Selayaknya diterapkan secara menyeluruh agar tercipta ketentraman dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, saatnya umat sadar dan kembali untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah di bawah naungan sistem Islam yakni Khilafah Islamiyah. Sebab dengan penjagaan negara lah generasi akan terlindungi dan dijaga kehormatannya. Allah Swt berfirman. Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam.

Wallahu a’lam bi ash-shawwab

COMMENTS

Name

afkar,5,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,50,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,1,bencana,23,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,42,demokrasi,52,Editorial,4,Ekonomi,186,fikrah,6,Fiqih,16,fokus,3,Geopolitik,7,gerakan,5,Hukum,90,ibroh,17,Ideologi,68,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,51,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,83,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,289,khutbah jum'at,3,Kitab,3,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,47,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,17,Musibah,4,Muslimah,87,Nafsiyah,9,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3556,opini islam,87,Opini Netizen,1,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,4,Pemberdayaan,1,pemikiran,19,Pendidikan,112,Peradaban,1,Peristiwa,12,pertahanan,1,pertanian,2,politik,320,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,propaganda,5,Ramadhan,5,Redaksi,3,remaja,7,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,66,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,45,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,2,Teladan,7,timur tengah,32,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,6,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: Free Sex Buah Liberalisme
Free Sex Buah Liberalisme
seks bebas
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhRQuioFxlAGKVTEqz7krZ04Gjyx4J1VhQcvfb4F7uiADjQpca7Kx-KNJrWCRAAkK8aH1V7JkiSyV8g3dIg5NbjRLy7SMkTcstlbvD6_Cg2fq_QaQP-YbIAFLuUAfai5PxA57BEiERBXlMuKahjVy9TD1De0BtLJ85gW70tc_dhONFjSYSgE8n6D5zI=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhRQuioFxlAGKVTEqz7krZ04Gjyx4J1VhQcvfb4F7uiADjQpca7Kx-KNJrWCRAAkK8aH1V7JkiSyV8g3dIg5NbjRLy7SMkTcstlbvD6_Cg2fq_QaQP-YbIAFLuUAfai5PxA57BEiERBXlMuKahjVy9TD1De0BtLJ85gW70tc_dhONFjSYSgE8n6D5zI=s72-c
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2022/01/free-sex-buah-liberalisme.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2022/01/free-sex-buah-liberalisme.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy