Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Saatnya Muslimah Berperan Besar Sebagai Ummu Warabbatul Bait

Era sosial media meniscayakan banjir informasi. Bagi orang yang tidak memiliki kemampuan menyaring informasi, hal itu menjadi masalah. Begitu banyak yang dapat kita lihat, baca dan dengar di internet. Ketersediaan informasi sangat mencengangkan, setiap harinya kita banyak menerima banyak informasi, atau hiburan yang belum tentu itu bermanfaat bagi kita dan sesuai dengan kebutuhan kita.

Oleh : Refi Oktapriyanti (Mahasiswa FISIP, Universitas Muhamadiyah Jakarta)

Era sosial media meniscayakan banjir informasi. Bagi orang yang tidak memiliki kemampuan menyaring informasi, hal itu menjadi masalah. Begitu banyak yang dapat kita lihat, baca dan dengar di internet. Ketersediaan informasi sangat mencengangkan, setiap harinya kita banyak menerima banyak informasi, atau hiburan yang belum tentu itu bermanfaat bagi kita dan sesuai dengan kebutuhan kita.

Arus ini seperti gaung kebisingan dalam intensitas tinggi yang akan menyapu bersih hati dan pikiran kaum muda Muslim, sehingga dapat melumpuhkan “saraf berpikir dan bertindak”. Informasi akibat agenda setting Barat ini telah menyingkirkan tsaqofah islam sebagai informasi yang lebih mulia bagi generasi muda lalu menggantinya dengan nilai sekuler dan pemikiran barat, selain itu juga telah menyamaratakan kedudukan ilmu yang bermanfaat dengan yang murahan serta informasi gaya hidup yang tidak berharga lainnya.

Namun di era kapitalisme ini juga, sudah tidak bisa lagi jika seorang ibu membebaskan anak terutama usia dini dalam memainkan gadget sekalipun itu hanya sebagai hiburan saja. Karena akan menyebabkan anak kewalahan dalam menonton yang kurang baik, apalagi belum adanya pemahaman atau penanaman aqidah kepada anak.

Sedang viral video di media sosial (medsos) menunjukkan adanya sejumlah anak atau bocah melakukan gerakan sujud dalam ibadah salat dengan freestyle. Majelis Ulama Indonesia (MUI) buka suara soal fenomena sujud freestyle sejumlah bocah ini. (detik.com)

Gerakan sujud freestyle ini disebut-sebut terjadi di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Sejumlah bocah yang terlihat sedang menjalankan ibadah salat berjemaah menempelkan kepala di lantai, kemudian tangan dirapatkan di dada, lalu kedua kaki diangkat tinggi. (25/4/2021) (detik.com)

Maka itulah dampak dari rusaknya generasi muda pada zaman sekarang, sistem kapitalis yang telah meliberalisasikan segalanya yang mengakibatkan bobroknya perilaku remaja pada zaman sekarang. Karena apabila generasinya rusak, maka rusaklah juga negerinya. Umat islam kini sedang mangalami krisis generasi sebagai penerus untuk memperjuangkan islam, yang seharusnya generasi itu menjadi pemimpin umat, mampu membawa negerinya menjadi negeri yang kuat dan terdepan. Kita harus mampu mencetak generasi yang cemerlang, sebagai pejuang islam yang kokoh dan aqidah yang kuat.

Peran Muslimah yang Sesungguhnya

Fitrah seorang anak dekat dengan seorang ibunya, orangtua lah yang berperan penting atas keshalehan anaknya. Maka muslimah juga sebagai Ummu Wa Robatul Bait, madrasah utama bagi anak-anaknya dengan memberikan tsaqofah islam, mengajarkan aqidah sebagai benteng dirinya supaya tidak tergerus dengan tsaqofah barat. Sehingga seorang ibu mampu mengarahkan anaknya terutama dalam gadget, supaya bisa memanfaatkannya dengan baik dan tidak terbawa hal yang membawa kerusakan pada perilaku anak.

Maka saatnya muslimah bergerak untuk bangkit, mengambil peran besar bagi seorang muslimah untuk berkewajiban menuntut ilmu, kewajiban berdakwah, dan kewajiban sebagai ibu untuk mampu mencetak generasi yang cemerlang pembangun peradaban emas dengan aqidah islam yang kokoh dalam rangka menegakan khilafah islamiyah.

Post a Comment for "Saatnya Muslimah Berperan Besar Sebagai Ummu Warabbatul Bait"