Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Final, Hanya Khilafah yang dapat Membebaskan Masjid Al Aqsa

Al Aqsa dan kaum muslimin Palestina kembali mengalami kedzaliman oleh zionis Israel laknatullah. Kali ini, bangsa zionis tersebut telah membuat teror dengan melakukan pembantaian. yang diawali penyerangan terhadap kaum muslimin di masjid Al Aqsha saat mereka sedang melakukan ibadah iktikaf.  Zionis Israel dengan sombongnya terus memborbardir secara keji tanpa belas kasihan. Anak - anak dan ibu - ibu tak luput dari kebiadaban Israil. Dan mereka pun terus mempertontonkan aksi terornya. Akibatnya, korban terus berjatuhan, Gedung sekolah dan rumah sakit hancur rata dengan tanah.

Oleh : M Azzam Al Fatih | Penulis dan Aktivis Dakwah

Masjidil Al Aqsa merupakan masjid bersejarah bagi umat Islam. Pasalnya tempat tersebut menjadi kiblat pertama bagi umat Islam, sebelum adanya Masjidil haram Mekkah dan Nabawi Madinah. Selain itu, tempat tersebut mempunyai historis bagi kaum muslimin, yakni merupakan jejak para nabi dan Rasul dalam menjalankan amanah dari Tuhan untuk menyampaikan risalah NYA.

Kini, Al Aqsa dan kaum muslimin Palestina kembali mengalami kedzaliman oleh zionis Israel laknatullah. Kali ini, bangsa zionis tersebut telah membuat teror dengan melakukan pembantaian. yang diawali penyerangan terhadap kaum muslimin di masjid Al Aqsha saat mereka sedang melakukan ibadah iktikaf.

Zionis Israel dengan sombongnya terus memborbardir secara keji tanpa belas kasihan. Anak - anak dan ibu - ibu tak luput dari kebiadaban Israil. Dan mereka pun terus mempertontonkan aksi terornya. Akibatnya, korban terus berjatuhan, Gedung sekolah dan rumah sakit hancur rata dengan tanah.

Namun ironisnya negeri - negeri muslim diam seribu bahasa dan hanya menjadi penonton atas pembantaian saudaranya. negeri +62 yang konon negeri muslim terbesar di dunia pun, tak jauh beda bahkan lebih sibuk membuat dagelan lucon tak ada hentinya. Senjata yang dimiliki hanya sebagai ajang pameran, begitu juga pasukan tentaranya hanya sebagai identitas negara saja.

Ternyata krisis kemanusiaan dan agama sedang melanda kaum muslimin. Melihat saudaranya dibantai namun hatinya beku, mulutnya kaku, telinga tuli dan matanya buta. Padahal alat inderanya semua normal dan sehat. hal ini disebabkan oleh racun nasionalisme yang telah mendarah daging di tubuhnya. Setiap negeri terperangkap dalam jebakan nasionalisme, hanya memikirkan negerinya masing - masing.

Jelas sekali bahwa nasionalisme menjadi sumber utama kaum muslimin hingga tidak peduli dengan kondisi saudara muslim di Palestina, Syuriah, afghanistan, Uighur dan Kashmir. Bukankah muslim yang satu dengan satu lainya adalah saudara.

"Muslim itu bersaudara bagi muslim yang lainya, jangan menzolimi dan memasrahkannya"(H.R Bukhori dan Muslim)

Maka dari itu umat muslim harus menyadari hal ini, yang kemudian mencari solusi dengan apa kita membebaskan Palestina dari kebrutalan zionis Israel yang telah berlangsung puluhan tahun.

Dengan bantuan medis sekaligus membangun rumah sakit, makanan, obat - obatan, pakaian dan membantu membangunkan kembali gedung sekolah, rumah, maupun fasilitas lainya. Ternyata hanya menjadi bahan tertawaan zionis Israel, pasalnya setelah itu akan dibombardir lagi.

Lalu, apakah dengan berjihad ikut membantu pasukan jihad Hamas. Hal ini Tidak mungkin terjadi, dikarenakan terhalang sulitnya perizinan setiap negeri. Ingat, bahwa setiap negeri kaum muslimin telah terjajah oleh sistem yang diterapkan oleh kafir. Menyebabkan kesulitan untuk menolong saudara muslim yang terjajah.

Ataukah tetap berharap dengan PBB, yang katanya organisasi dunia untuk mengatasi konflik. Tentunya tidak mungkin, sebab sejatinya PBB dibentuk hanya untuk kepentingan penjajah saja. Nyatanya berbagai negeri - negeri muslim yang terjajah, PBB hanya diam menutup mata dan telinga, seolah - olah tidak tau dan buang badan.

Oleh karena itu, solusinya adalah tegaknya Daulah Khilafah islamiyyah. Dengannya umat Islam mempunyai power, kekuatan yang akan mengerahkan pasukan untuk berjihad melawan zionis Israel maupun kafir penjajah yang terus mencengkeram negeri - negeri muslim. Dengannya senjata canggih yang selama ini hanya sebagai koleksi akan digunakan untuk menolong saudara muslim Palestina yang terus dibombardir. Dengannya pula, setiap muslim merasa terpanggil untuk berjihad karena kewajiban dan pahala yang dijanjikan Allah SWT dengan jaminan masuk surga.

Apakah kalian lupa, Sholahudin Al Ayyubi yang berhasil merebut kembali Baitul maqdis yang pernah dikuasai zionis Israel, begitu juga sosok Kholifah Umar bin Khattab yang gemilang merebut Palestina dari cengkeraman bangsa romawi. Semua karena adanya peran sebuah institusi daulah Khilafah islamiyyah.

Apakah kalian lupa, bagaimana Rosulullah berusaha semaksimal mungkin untuk mendirikan daulah untuk melindungi umatnya dari ancaman orang - orang kafir, mendakwahkan kebenaran Islam ke penjuru jazirah Arab dan menerapkan hukum - hukum Allah SWT. Itu semua bisa beliau jalankan secara rapi dan gemilang karena sebuah institusi negara Islam, Khilafah.

Oleh karena itu, Khilafah adalah perkara yang sangat penting. Dan sudah final untuk membebaskan Palestina, Afghanistan, Syuriah, irak, Uighur dan seluruh dunia.

Post a Comment for "Final, Hanya Khilafah yang dapat Membebaskan Masjid Al Aqsa"