Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Prostitusi Anak Semakin Marak

Banyak remaja yang masih dibawah umur, rela kehilangan rasa malunya dan kehormatannya sebagai perempuan. Padahal mereka adalah tonggak peradaban. Namun dengan alasan ekonomi yang sulit membuat hal tersebut menjadi sesuatu yang wajar. Padahal prostitusi merupakan kemaksiatan yang sangat besar. Bahkan ikut serta meresahkan kehidupan bermasyarakat.

Oleh : Refi Oktapriyanti (Mahasiswa FISIP Universitas Muhamadiyah Jakarta)

Dilansir dari CNN Indonesia. Polisi turut mengamankan 15 anak di bawah umur saat menggerebek hotel milik artis Cynthiara Alona yang disebut dijadikan lokasi prostitusi online.

"Korban ada 15 orang, semuanya anak di bawah umur, rata-rata umur 14 sampai 16 tahun. Ini yang jadi korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (19/3). Penggerebekan hotel milik artis Cynthiara Alona. Ia mengakui prostitusi online ini terjadi untuk menutup biaya operasional hotel selama masa pandemi Covid-19. (CNN Indonesia)

Banyak remaja yang masih dibawah umur, rela kehilangan rasa malunya dan kehormatannya sebagai perempuan. Padahal mereka adalah tonggak peradaban. Namun dengan alasan ekonomi yang sulit membuat hal tersebut menjadi sesuatu yang wajar. Padahal prostitusi merupakan kemaksiatan yang sangat besar. Bahkan ikut serta meresahkan kehidupan bermasyarakat.

Prostitusi Bentuk Lalainya Sebuah Negara

Hal ini tidak lepas dari gagalnya negara memberikan kesejahteraan dan keamanan. Bahkan dengan dalih kebebasan yang dipelihara sistem demokrasi, prostitusi bisa menjadi legal. Maka masyarakat sistem kebebasan ini dapat melakukan apa saja demi menutupi kebutuhan hidupnya. Tidak lagi menjadikan halal dan haram sebagai standar perbuatan.

Inilah akibatnya bila kita masih mempertahankan sistem demokrasi yang menjadi asas bernegara. Bukannya memberi kenyamanan, ketentraman dan keberkahan, tapi malah mendatangkan kerusakan, kerugian, dan terlebih lagi mendapatkan dosa besar. Allah pun akan menghilangkan keberkahan hidup yang seharusnya didapatkan.

Islam hadir sebagai solusi

Islam adalah agama yang sempurna. Satu-satunya agama yang diridhoi Allah. Sebagaimana dalil, innaddina indallahil islam. Maka untuk menyelesaikan masalah prostitusi ini kita membutuhkan islam sebagai negara yang menjadi penanggung jawab segala urusan masyarakat. Islam sebagai mabda (ideologi) memiliki pandangan hidup yang memancarkan aturan yang mengurus segala aspek kehidupan.

Berikut adalah aturan untuk menghentikan kemaksiatan seperti zina dalam bentuk protitusi. 

Pertama, memberi kehidupan yang layak bagi masyarakat. Sistem islam mampu melahirkan perekonomian yang tidak mempersempit hidup masyarakkat. Sebagaimana pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz, dimana tidak ada yang menerima zakat dalam 2 tahun kepemimpinannya. Hal ini dapat meminimalisir tindak kemaksiatan.

Kedua, memberikan aturan tentang batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan. 

Ketiga, memberi saksi seperti jilid atau rajam. Tergantung pada pezina apakah ia sudah menikah atau belum. Sebagaimana nash syar’i, diterapkannya uqubat sebagai pembuat jera dan penghapus dosa.

Ketiga hal ini akan membuat prostitusi hilang dari life style masyarakat. Itulah sebabnya perlu diterapkan sistem islam secara kaffah dalam kehidupan ini, karena islamlah satu-satunya yang mampu menuntaskan problem kehidupan. Maka dari itu penting bagi kita mempelajari islam, mengamalkannya dan menyampaikannya kepada umat bahwa islam adalah solusi peradaban yang diemban oleh negara.

Post a Comment for "Prostitusi Anak Semakin Marak"