Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tiga Serangkai Ulama Pejuang Islam Kaffah

Awal tahun 2021 umat dikejutkan dengan berita banyaknya Ulama besar yang telah berpulang ke rahmatullah. Mereka adalah kader-kader terbaik agama ini yang darinya umat mendapatkan ilmu, motivasi dan semangat perjuangan menegakkan Islam sebagai agama dan ideologi

Oleh: Abu Mush'ab Al Fatih Bala (Penulis Nasional dan Pemerhati Politik Asal NTT)

Awal tahun 2021 umat dikejutkan dengan berita banyaknya Ulama besar yang telah berpulang ke rahmatullah. Mereka adalah kader-kader terbaik agama ini yang darinya umat mendapatkan ilmu, motivasi dan semangat perjuangan menegakkan Islam sebagai agama dan ideologi.

Ada tiga serangkai Ulama yang konsisten mendakwahkan Islam agar menjadi solusi kehidupan. Yang pertama adalah KH. Arifin Ilham seorang ahli agama yang meyakini bahwa Khilafah akan tegak kembali.

Sebelum wafatnya, Beliau mengatakan bahwa puncak perjuangan dakwah adalah tegaknya Khilafah Islam. Bisa dipahami bahwa Dakwah memegang kunci perubahan di tengah-tengah masyarakat dan Khilafah adalah penguat dari Dakwah yang akan menyelamatkan umat manusia dari segala macam keterpurukan.

Senada dengan KH Arifin Ilham, Sheikh Ali Jaber pernah mengatakan bahwa Khilafah adalah janji Allah SWT. Mau tidak mau akan tegak juga. Tugas kita bukanlah mengejar janji Allah SWT tetapi menerapkan semua aturan Allah SWT (hukum-hukum-Nya) agar terwujud janji tersebut.

Ini artinya Islam harus tegak secara Kaffah yang hanya bisa terwujud dalam sistem Islam yakni Khilafah. Sheikh Ali Jaber pernah juga menyampaikan penting adanya sebuah Negara Al Qur'an.

Sebuah negara yang akan menerapkan Islam secara totalitas. Menjadi rahmat bagi alam semesta karena inti ajaran Islam adalah menjadi solusi atas berbagai masalah. Kedua ulama ini adalah alumni Aksi Bela Islam dan Al Qur'an 411 dan 212 yang pernah ditembaki gas air mata.

Bagi mereka persekusi tidak dapat mematahkan semangatnya dalam mendakwahkan Islam. Kedua ulama ini tidak sendirian, ada Ulama Khatismatik lainnya. Mantan rocker yang hijrah menjadi Pejuang Islam Ideologis. Beliau adalah Ustadz Hari Moekti

Di salahsatu acara Muktamar Khilafah, Ustadz Hari Moekti berdiri di panggung besar di Stadion Gelora Bung Karno pada suatu hari di bulan Mei, 2015 silam. Tak ada pula untaian syair bertema percintaan muda-mudi, seperti kerap ia nyanyikan pada dekade 1980-an.

Di panggung megah itu, mulut Ustadz Hari Moekti cuma sibuk menyerukan tegaknya khilafah di bumi Indonesia.

"Hanya insan mulia yang selalu dapat bersama dalam satu tujuan menegakkan khalifah dan khilafah. Allahu Akbar..." pekik Ustadz Hari Moekti di hadapan ribuan orang kala itu.

Ketiga Ulama ini sadar akan tugasnya sebagai warisatul anbiya (pewaris para Nabi) yang bukan saja memimpin ibadah ritual tetapi terdepan dalam membina umat.

Mereka sadar kewajiban mereka sebagai Ulama adalah sebagai contoh terdepan dalam menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar. Meski harus mengoreksi penguasa. Mereka tidak boleh diam melihat berbagai kemungkaran seperti pelecehan Al Qur'an dan usaha Barat merusak Islam melalui serangan ideologi.

Ustadz Hari Moekti misalnya aktif menyuarakan Islam sebagai ideologi dan membuka bobrok demokrasi kapitalisme Barat yang telah banyak membuat kerusakan di berbagai bidang di negeri-negeri kaum Muslimin.

Mereka memang telah wafat namun perjuangannya tidak boleh selesai. Dulu ketika Rasulullah SAW wafat, sebagian Sahabat rhum berduka, kecewa dan frustasi.

Tetapi ada sebagian Sahabat yang menguatkan kaum Muslimi bahwa perjuangan Islam tidak boleh berhenti. Rasulullah SAW sama seperti Nabi dan Rasul terdahulu yang telah dipanggil Allah SWT. Namun Islam harus terus berjalan sebagai sistem kepemimpinan yang dilanjutkan oleh kaum Muslimin kala itu.

Hasilnya Islam berjaya dan memakmurkan dunia selama 14 abad. Allah SWT dan Rasul-Nya yakin bahwa sistem Islam ini mampu ditegakkan Kaum Muslimin dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mari lanjutkan perjuangan para Ulama. Mereka telah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, kewajiban Umat sekarang adalah menegakkan sistem Islam Kaffah agar terwujud keadilan dan kemakmuran bagi seluruh alam. []

Bumi Allah SWT, 18 Januari 2021

#DenganPenaMembelahDunia
#SeranganPertamaKeRomaAdalahTulisan

Post a Comment for "Tiga Serangkai Ulama Pejuang Islam Kaffah"