Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

ISLAMOPHOBIA DI BENUA EROPA

Darah umat Islam kembali menggelegak, pernyataan presiden Prancis, Emmanuel Macron membuat kemarahan ummat Islam Prancis dan dunia memuncak.
Oleh: Muhammad Raziq Paranto | Siswa STP SD KU Kranggan Tingkat Dasar Kelas Hamzah Bin Abdul Muthallib

Darah umat Islam kembali menggelegak, pernyataan presiden Prancis, Emmanuel Macron membuat kemarahan ummat Islam Prancis dan dunia memuncak.

Majalah Charlie Hebdo rilis pada 2011, mereka menghina Rasulullah dengan menulis beliau sebagai editornya, di bagian lain majalah itu, terlihat gambar Rasulullah terjatuh dari sebuah kursi roda, padahal, dalam kitab kitab Shirah Nabawi, dikisahkan bahwa Rasulullah menjelang wafatnya tidak jatuh dari kursi roda, melainkan dipapah oleh Ali bin Abi Thalib, sepupu beliau.

Kantor majalah Charlie Hebdo di Prancis kembali berulah dengan dukungan Francois Hollande, presiden Prancis sebelumnya, hingga kantor itu hancur dan 12 karyawannya ditembak di Paris.

Dan hari ini Macron kembali berulah, dalam kunjungan diplomatik ke Beirut, dia mengatakan bahwa umat Islam di Prancis dan dunia sedang krisis, dan dia mendukung penuh penerbitan ulang majalah Charlie Hebdo di Prancis sebagai bentuk mewujudkan kebebasan perilaku warga Prancis.

Pernyataan itu dia buat setelah menjemput Shopie Petronin, wartawan media Prancis bekas sandera jihadis Mali yang mengganti namanya menjadi Maryam.

Saat Petronin dijemput di bandara Prancis oleh Macron dan Menlu Prancis, Jean Yves Le Drian, Petronin mengatakan, "Saya adalah Maryam, saya akan kembali ke sana ( Mali) setelah berkunjung ke sini."! Dengan wajah tertekuk kesal, Macron meninggalkan Petronin di pelataran bandara.(Sumber: Rubrik Mancanegara Media Umat edisi 276)

Hingga hari ini, tepatnya Oktober 2020, Charlie Hebdo kembali menerbitkan kembali majalahnya.

Peristiwa memanas saat Samuel Paty, guru sejarah di sebuah sekolah Prancis membawa kartun tersebut kepada para siswanya.

Dia tewas dipenggal oleh seorang remaja Chechnya diluar areal gedung sekolah.

Presiden Prancis mengatakan, "Saya tidak bisa menerima hal ini, maka Saya bersumpah, saya akan membuat umat Islam tidak bisa tidur lelap di Prancis!"

Saat itu jugalah penarikan penarikan barang barang produk Prancis di mulai dari toko toko negara negara Timur Tengah, khususnya Kuwait, bahkan, presiden Turki mengatakan, " boikot produk Prancis, apabila anda menemukan produknya di toko, jangan sekali kali dibeli."!

Sebuah hotel berbintang di Amman Yordania meletakkan foto presiden kurang akhlak ini di lantai hotel. Dan pengunjung pun menginjaknya, mendengar hal itu, Prancis menjerit memohon agar boikot produk Prancis dinegara Arab, dihentikan.

Dari sini, semakin jelas bahwa musuh musuh Islam tidak suka Islam bangkit, mereka akan berusaha untuk menjegal kebangkitan. Islam sebisa mungkin. Mereka takut akan kelahiran Sultan Abdul Hamid II yang marah sampai berjanji akan mengirimkan pasukan jihad terhebat Turki Utsmani bila ada yang menghina Rasulullah. Sebab tobat penghinaan Rasul tidak di terima dikarenakan Rasul adalah kekasih Allah dan penutup para nabi. Hanya dalam sistem Islamlah penghina nabi dapat ditumpas habis.

Pada zaman Rasulullah, dikisahkan bahwa ada seorang lelaki buta yang memiliki istri yang kafir, lelaki buta itu mengingatkan istrinya agar jangan menghina sang nabi. Tapi setelah 3 kali teguran istrinya masih menghina Rasulullah, karena tidak tahan, lelaki itu menghukum dengan tegas istrinya, Rasul bersabda, bunuhlah, karena penghina nabi halal darahnya. Bahkan taubatnya penghina nabi tidak akan diterima dan tetap harus dibunuh!. Ini menunjukkan bahwa Islam sangat tegas menindak para penista agamanya, bukan hanya kepada si tanpa akhlak itu saja, siapapun yang menghina Rasulullah dan Islam, harus ditindak dengan tegas!

Wahai kaum Muslim! Bangunlah dari tidur panjang kalian! Jadikan momentum Maulid nabi ini sebagai solidaritas untuk nabi kita yang mulia, yang telah dihina orang orang kafir itu! Tunjukkan kepada dunia bahwa kita akan menerangi dunia dengan Islam dari gelapnya kekufuran!

AllahuAkbar!!!!

#CintaNabicintaSyariah
#MacronIsterrorist
#Lenyapkankezhaliman

Post a Comment for "ISLAMOPHOBIA DI BENUA EROPA"