Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Komunisme, Demokrasi dan Kapitalisme Itu Candu Ideologi

ideologi Islam, kapitalisme, komunisme

Oleh: Abu Mush'ab Al Fatih Bala (Penulis Nasional dan Pemerhati Politik Asal NTT)

Dulu Karl Marx pernah berkata bahwa Agama adalah Candu Kehidupan. Perkataannya ini menginspirasi pengikutnya sehingga tegaklah peradaban Komunisme.

Namun sayang Uni Soviet hanya sempat menjadi adidaya selama 74 tahun (tidak sampai satu abad). Komunisme hanyalah candu bagi para pemujanya. Uni soviet negara raksasa tumbang tak berdaya melawan negeri-negeri Kaum Muslimin jajahannya seperti Afganistan, Uzbekistan, Tajikistan, Kirgistan dan lain-lain.

Semangat Islam lah yang mampu merobohkan kekuatan komunis ini. Komunis pun hilang pamor setelah diketahui oleh masyarakat hanya kumpulan revolusi berdarah yang jauh dari fitrah manusia.

Negara China berhasil mengusir antek-antek Kapitalisme dari negerinya dan menegakkan Republik Komunis. Namun, puluhan juta warga China pernah mati karena kelaparan (karena manuver politik Komunis Mao Tse Dong).

China dan Rusia (bekas Uni Soviet) sudah bukan negara Komunis Tulen. Haluan ekonominya sangat liberal. Dengan gaya ini, keduanya menjajah negara-negara yang lemah.

Di Indonesia peristiwa G-30SPKI berdarah-darah. Aksi teror ini terjadi berulang-ulang kali sebelumnya seperti pemberontakan PKI di Madiun pada tahun 1948. Bahkan banyak Kiai dan Santri yang menjadi korban kebiadaban PKI.

Kini ada usaha dari pihak tertentu untuk membersihkan nama PKI. Bahkan ada keturunan PKI yang jadi wakil rakyat. Padahal kalau PKI dibersihkan namanya, dilegalkan dan mengambilalih kekuasaan maka revolusi berdarah diprediksikan akan terjadi seperti semua negara yang menganut komunisme. Hanya mengulang pola lama.

Komunisme rubuh, Kapitalisme bangkit. Tapi kapitalisme juga menjadi candu yang tidak kalah merusak bagi manusia. Sepanjang sejarah Kapitalisme sepanjang sejarah pula penjajahan.

Ketika demokrasi disebarkan di Barat, Kaum Kapitalis lahir dan mencari sumber penghasil rempah-rempah (baca: daerah jajahan). Hasilnya negeri-negeri di Timur (khususnya negeri Kaum Muslimin) dan Benua Amerika terjajah.

Khilafah diruntuhkan agar dengan mudah provinsi-provinsinya dijajah dan dieksploitasi. Penjajahan militer merugikan kapitalis. Dibuatlah penjajahan gaya baru lewat pemikiran dan Undang-Undang.

Kalau dulu yang disasar adalah rempah-rempah sekarang yang disasar adalah minyak bumi, emas, air, listrik dan yang menyangkut hajat hidup rakyat.

Negara tak berdaya melawan perusahaan kapitalis. Banyak penguasa yang dibekingi kapitalis tunduk dan membuat UU yang pro proyek kapitalis. Di sini para kapitalis semakin kaya mengeruk SDA sedangkan rakyat semakin miskin karena tidak punya akses untuk bisnis dan pekerjaan dengan gaji yang tinggi.

Negara kapitalisme yang menyebarkan demokrasi menyebabkan jutaan rakyatnya miskin, pengangguran, putus sekolah, meninggal karena wabah, perzinahan merebak dan lain-lain. Palestina dan Suriah dijajah oleh negara Kapitalis Demokratis seperti AS dan Israel. Palestina dan Suriah tak bisa melawan karena sistemnya demokrasi bukan Islam.

Jutaan nyawa melayang baik di bawah rezim kapitalis maupun komunis. Solusinya adalah kembali ke Islam. Kembali ke Khilafah.

Revolusi Islam tak pernah berdarah-darah. Rasulullah SAW mendirikan negara di Madinah dan memfutuhat Makkah tanpa pertumpahan darah.

Khilafah menjadi penguasa 2/3 dunia juga tanpa berdarah-darah. Setiap warga negara bebas menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan. Tetapi ketika bermuamalah mengikuti Syariat Islam. Khilafah Islam mendapatkan pujian dari T.W.Arnold dan lain-lain sebagai negara paling toleran dan paling memuliakan warga negaranya.

Khilafah Islam menjadi kecintaan manusia selama 14 abad. Berbagai jenis suku, agama dan etnis hidup rukun berdampingan hingga kapitalis dan komunis bersaing untuk menjatuhkan Khilafah. Dunia sekarang di bawah Kapitalisme dan Komunisme menghadapi krisis global dan multidimensi.

Diperparah dengan pandemi covid-19. Hidup semakin susah. Namun, Paus pernah menawarkan sistem ekonomi Islam terhadap dunia.

Sistem ekonomi Islam hanyalah salahsatu bagian dari Sistem Islam (Khilafah). Jika Khilafah tegak, dunia akan bebas krisis tidak seperti Komunisme, Kapitalisme dan Demokrasi yang membuat rakyat krisis karena kecanduan kebijakan zhalimnya. []

Bumi Allah SWT, 30 September 2020

#DenganPenaMembelahDunia
#SeranganPertamaKeRomaAdalahTulisan

Post a Comment for "Komunisme, Demokrasi dan Kapitalisme Itu Candu Ideologi"