Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BERHENTILAH MENOLAK KHILAFAH

menteri Agama yang beragama Islam menyepelekan, mengejek, dan menuduh bahwa muslim yang mendakwahkan “KHILAFAH” adalah kaum radikal
Oleh : Agus  Abu Al Fatih

Seorang muslim seharusnya ketika mengikrarkan syahadat kepada Allah dan Rasul yang mulia, menunjukkan ketaatan dan kepatuhan kepada seluruh perintahNYA. Karena sesungguhnya hal itulah konsekwensi sebagai seorang muslim. Perintah Allah swt  yang diwajibkan kepada mahkluknya tentu tidak hanya seputar hablum minalloh saja, tidak hanya sholat, puasa, zakat, baca qur’an dan lain-lain.. Termasuk bagaimana  bentuk pemerintahan dalam Islam. banyak dalil dan kitab-kitab para ulama menjelaskan bahwa bentuk pemerintahan yang sesuai syariat adalah “KHILAFAH”.

Namun baru-baru ini banyak beredar video dimedia sosial  seorang menteri Agama yang beragama Islam menyepelekan, mengejek, dan menuduh bahwa muslim yang mendakwahkan “KHILAFAH” adalah kaum radikal. Bahkan dengan menuduh bahwa anak-anak yang hafidz qur’an good looking dan para imam masjid merupakan bibit-bibit dan alat masuk menjadi kaum radikal. Dan terakhir ini memberikan sebuah ultimatum bahwa  yang memperjuangkan” KHILAFAH” dilarang menjadi ASN atau PNS. Innalillah.

Sudah banyak  dalil alqur’an, hadits, dan kitab-kitab para ulama menjelaskan wajibnya mendirikan “KHILAFAH”. Namun hal itu tidak mengubah pandangan sang menteri. Dan jika dilihat dari banyaknya kerusakan dan bobroknya keadaan negeri ini, tidak ada satupun karena “KHILAFAH” namun karena sistem “DEMOKRASI KUFUR” yang  diterapkan yang menyusahkan dan menyengsarakan semua lini kehidupan.

Karena memang wajar, bahwa “DEMOKRASI” bukan dari Islam, tapi karangan manusia hina dari barat. Maka sangat tidak mungkin sejahtera dan makmur dari sistem yang kufur, apalagi syariat Islam akan tegak melalui jalan itu. Hal itu sangat mustahil.

Patut diduga bahwa para pecinta “DEMOKRASI” sudah menjadi hubbun dunia. Yang takut akan kepentingannya dialihkan  karena nafsu kekuasaan dan harta yang bersipat sementara. Dan bisa juga karena memang rasa benci yang mendalam kepada  ajaran Islam yang berhasil ditanamkan oleh kaum kafir.

Tetapi bagaimanapun upaya yang mereka lakukan untuk menghalagi tegaknya “KHILAFAH”, hal itu tidak akan berhasil karena  tegaknya “KHILAFAH” adalah kehendak Allah swt, para pengembannya hanyalah penyeru agar ummat menyadari akan kewajiban yang agung tersebut.

وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ

Artinya : “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi” (QS: Annur :55)

Post a Comment for "BERHENTILAH MENOLAK KHILAFAH"