Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PEMBUAL: SAYA INDONESIA SAYA PANCASILA

Pembual saya indonesia saya pancasila

By : Tarmidzi Yusuf | Pegiat Dakwah dan Sosial

Pembual bernarasi. Membius para pendukungnya bak tukang sihir. Saya Indonesia. Saya Pancasila. Eh tahunya mau ganti Pancasila.

Pidato berapi-api. Disambut gemuruh tepuk tangan. Dielu-elukan pendukung. Peras Pancasila menjadi Trisila. Trisila menjadi Ekasila. Pengusung ideologi Soekarnois. Katanya Pancasilais. Akhirnya ketahuan juga siapa elo

Bala tentara Iblis menyamakan Ketuhanan yang berkebudayaan dengan Tuhan semesta alam.

Begitulah Iblis. Membangun tipu daya.

"Dan merekapun merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedang mereka tidak menyadari" (QS. an-Naml: 50)

Piagam Jakarta disebut anti Pancasila. Tidak pilih Ahok dibilang anti Bhinneka Tunggal Ika. Celana cingkrang dan bercadar distigma radikal dan pengusung khilafah. Hidup bersama al-Qur'an dan sunnah dicap ideologi tertutup. Memilih pemimpin seagama dituduh intoleran. Bicara akhirat dibilang peramal masa depan. Sebenarnya kamu siapa sih?

Yang mau ganti Pancasila elo. Makar terhadap Pancasila elo juga. Radikal dan intoleran karena mau ganti Pancasila elo lagi.

Setan PKI dari dulu sama;
maling teriak maling,
makar teriak makar,
pemberontak teriak demokrasi,
anti Pancasila teriak Pancasila,
anti NKRI teriak NKRI harga mati,
intoleran teriak toleran.

Hukum jadi bolak balik; Umat Islam menuntut keadilan dituduh makar. Giliran ada yang mau ganti Pancasila dibilangnya Pancasilais.

Umat Islam minta Jokowi mundur dituduh makar. Padahal hanya minta bukan memberontak. PKI lebih dari meminta. Memberontak dan membantai umat Islam. Pake bilang korban lagi. Fakta sejarah diputar balik. Sinting elo ya!

Umat Islam menuntut bubarkan PDIP dituduh anti Pancasila. Padahal umat Islam bukan inisiator RUU HIP.

Umat Islam sebut PKI bangkit dibilang kadrun membangun narasi. Padahal yang bilang kadrun itulah PKI. Karena istilah kadrun dari PKI.

Giliran umat Islam kritis,tangkap, penjara dan kriminalisasi. Hukum tidak netral.

Yang mau ganti Pancasila jangankan dipenjara, diproses hukumpun tidak. Hukum berpihak pada pembual Pancasila. Persepsi Pancasila menjadi Ekasila karena Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sudah tidak ada lagi.

"Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, Kami jadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka bergelimang (dalam kesesatan)." (QS. an-Naml: 4)
Bandung, 30 Syawal 1441/22 Juni 2020

Post a Comment for "PEMBUAL: SAYA INDONESIA SAYA PANCASILA"