Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenang Jejak Jokowi Yang Yakin Virus Corona Tidak Masuk Indonesia


Presiden Joko Widodo sempat gagah menyampaikan keyakinan bahwa virus corona baru atau Covid-19 tidak akan masuk ke Indonesia. Jejak keyakinan Jokowi itu terekam dalam sejumlah judul pemberitaan media daring.

Disebutkan bahwa pada pertengahan Februari, Jokowi masih jumawa virus yang muncul di Wuhan, Provinsi Hubei, China sejak akhir tahun 2019 itu tidak mampu menembus batas wilayah nusantara.
Pernyataan Jokowi disampaikan dalam sidang paripurna kabinet di Istana Bogor pada 11 Februari.

Saat itu Jokowi secara khusus memberi apresiasi ke Kementerian Kesehatan di bawah kepemimpinan dr Terawan Agus Putranto.

"Yang berkaitan dengan virus corona, saya sangat berterima kasih pada kerja keras yang dilakukan Kemenko oleh seluruh kementerian/lembaga terutama Kementerian Kesehatan. Saya kira ini menunjukkan kewaspadaan kita," kata Presiden Jokowi dalam Pengantarnya, Selasa (11/2/2020).

Jokowi menyebut, hal itu bukti dari kerja keras pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Kehati-hatian kita, ekstra kerja keras kita, sehingga virus itu tak masuk ke Indonesia, meskipun kemarin ada 62 yang suspect, tetapi setelah dicek semuanya pada posisi negatif ini patut kita syukuri," ujarnya, seperti dilansir Kumparan.
***
Namun kejumawaan Jokowi harus berakhir di awal Maret. Tepatnya pada tanggal 2 Maret, Jokowi harus menyatakan sendiri bahwa ada dua warga Depok yang telah positif Covid-19.

Per tanggal tersebut, jumlah mereka yang terjangkit terus menanjak. Hingga kemarin, Sabtu (21/3), jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 450 kasus. Sebanyak 38 orang dinyatakan meninggal dunia.

Rasio kematian corona di Indonesia saat ini bahkan tertingi kedua, dengan rasio 8,44%, dibawah Italia 9,01%.
Update Data bisa dilihat di: https://www.worldometers.info/coronavirus/

Post a Comment for "Mengenang Jejak Jokowi Yang Yakin Virus Corona Tidak Masuk Indonesia"