Corona: Mengajarkan Akidah Pada Ananda


Oleh : Sherly Agustina, M.Ag (Revowriter Waringin Kurung)

"Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (QS. At Taubah:51)

Wabah Corona di Indonesia menyebar dengan cepat, hingga hari ini data yang ada lebih dari 300 kasus, 32 orang meninggal. Pemerintah sementara ini mengambil kebijakan Social Distancing, beberapa sekolah sudah diliburkan sejak Senin kemarin. Maka otomatis anak-anak belajar di rumah bersama para orang tuanya.

Bagi orang tua adanya virus Corona sebagai bahan untuk mengajarkan aqidah pada anak-anak, karena biasanya jika fakta itu terindera dan terasa langsung bisa mudah dipahami. Menjelaskan pada anak-anak, bahwa virus bernama Corona adalah makhluk kecil ciptaan Allah Swt yang memiliki khasiat atau potensi menyerang daya imun manusia mengakibatkan sakit bahkan sampai pada kematian. Walaupun begitu dijelaskan pula pada anak-anak bahwa kematian adalah bagian dari ketetapan Allah, melalui sakit terkena virus ataupun bukan.

Menjelaskan pula kepada anak-anak, bahwa adanya Corona di Indonesia adalah bagian dari ketetapan Allah (takdir/Qodho), manusia tidak punya kuasa untuk menolaknya karena hal ini di luar kuasa manusia. Harus meyakini bahwa ketetapanNya pasti yang terbaik seburuk apapun dalam pandangan manusia. Dan pasti ada hikmah dibalik semua ketetapan Allah Swt. Menyadari bahwa betapa manusia sangat lemah dan terbatas, tidak layak sombong karena sombong adalah pakaian Allah Swt. meyakini bahwa Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu.

Saat ini yang bisa dilakukan oleh manusia adalah bagi yang belum terkena virus melakukan preventif dengan semaksimal mungkin mengisolasi diri agar tidak terkena wabah. Bagi yang sudah terkena virus, juga mengisolasi atau diisolasi agar tidak menular kepada yang lain. Tentu pemerintah memiliki peran yang sangat penting, terutama segera melakukan kebijakan lockdown tidak hanya sekedar Social Distancing.

Sebagaimana dahulu Rasul pernah bersabda: " Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu." (HR Bukhari).

Semoga wabah ini segera berlalu, korban tidak bertambah, yang sakit segera sembuh, dan yang lain tidak terkena wabah. Mungkin ini teguran bagi negeri ini untuk segera kembali kepada aturanNya karena sudah terlalu jauh dariNya.

"Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu." (TQS. Al Baqarah: 20)

Kontributor ; MuslimahBantenIdeologis
Label:

Post a Comment

[disqus][facebook][blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.