Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PENDUKUNG KHILAFAH USIR MEGAWATI DARI BUMI ALLAH SWT : PERGI KAU!


Oleh : Maulana Jati

Sebelumnya, kami sudah menulis tentang PHP diskusi yang ditawarkan oleh Ibu Mega ini. Ternyata benar saja, tawarannya hanya sebatas omong kosong.

Dari awal, PDIP tidak punya bakat untuk bersikusi, pengamat politik Rocky Gerung saja akan dilaporkan polisi oleh politisi PDIP Junimart Girsang setelah kalah debat dan menganggap telah menghina Presiden Joko Widodo. Apalagi kami, belum berdiskusi saja bisa jadi sudah langsung ditahan dan dipenjara tanpa peradilan dengan tuduhan makar dan pake celana cingkrang. he... he...

Jadi dari alasan ini, kami sudah tahu dari awal. Namun gimana tawaran kami pendukung Khilafah menantang diskusi anda dan jokowi di depan TV Nasional?

Belum menjawab, anda malah memfitnah pengusung Khilafah ngajarin anaknya terorisme dan ketika besar kerjanya bunuh-bunuh orang, lalu anda mengusirnya dari Indonesia. 

Gatel ya... sekarang kalo tidak membahas Khilafah, dan demen ya... sekarang sama si anak Khilafah...  Benci, benci tapi rindu gitu... Sama mantan emang kadang perkataanya cukup sadis, emang penelitian mengatakan orang akan mudah marah kepada yang sudah dirasa dekat. Ah, Bebeb Mega mah klo kami diusir nanti ngajak ke rumah lagi, ketika rumah sudah carut marut.

"Lalu kerjanya setelah besar hanya membunuh orang, apakah itu manusia Indonesia? Lebih baik kalian pindah kalau di sini," kata Bebeb Mega.

Dari pernyataan itu, bebeb betul-betul tidak paham Khilafah dan pengusungnya. Pertama, jika objek bicara bebeb andalah orang ISIS maka silahkan bilang ke si ISIS, kami kaum muslimin menolak ISIS dan terbukti disinyalir agenda Amerika untuk monsterisasi Khilafah. Kedua, Kaum muslim mengharamkan terorisme, apalagi pengusung Khilafah di HTI, senjata mereka hanya pena dan kata-kata. Ketiga, bebeb ngusir orang yang tidak sepaham siapapun dengan bebeb, kriminal saja dihukum di penjara dan tidak diusir, seolah negeri ini milik nenek moyang lo aja, beb! dan Bapak lo bukan pemilik Negeri ini... Negeri ini milik kaum Muslim dan Tanah Islam sebagaimana perjuangan ulama dan santri.

Megawati menerangkan dan berkomentar keras, bahwa paham khilafah sendiri tidak diterima di negara jazirah Arab, seperti di Saudi, Suriah, Iran, Libya, bahkan Mesir.

"Tahun berapa yang namanya khilafah itu sudah ndak ada, bubar. Ketika baca sejarah ketika Turki menjadi republik itulah enggak ada lagi. Boleh kalau ndak percaya ayo sini bilang, 'oh Bu Mega bohong ya'. Saya kan baca sejarah lho tahun 1924 (khilafah) selesai, kok sekarang mau lagi? Kenapa enggak ada yang berani sana datang ke DPR?" ungkap Mega.

Wah, tidak disangka bebeb juga suka belajar Khilafah toh.. Luar biasa sekali ini. Ndak apa-apa ini langkah baik lo beb... Namun Akoh akan jelaskan sedikit ya beb..

Betul beb, bahwa mereka menolak dan pasti menolak, karena Khilafah akan mengganggu kekuasaan mereka di Negara mereka. Jazirah arab itu penguasa yang telah lama disana dan mereka tidak mungkin menghilangkan tahta mereka begitu saja kecuali mereka betul-berul beriman kepada Allah swt dan berhukum secara total semua hukum Allah swt. Islam tidak memiliki batas toritorial, negaranya bisa berkembang tidak seperti nasional statenya Negara Arab... Gitu beb..

Dan bebeb hebat, tahu Khilafah runtuh tahun 1924, namun bukan petanda Khilafah itu usang beb. Sebagaimana Islam akan terus menjadi solusi atas manusia dengan zaman yang berbeda kapanpun sampai hari kiamat. Begitu juga Ajaran Islam ini, Khilafah bagian dari solusi Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara akan terus ada sampai kiamat. Sebagaimana sabda Rasulullah saw tentang 5 tahap zaman yang akan dilalui kaum muslimin, ke-5-nya adalah zaman Khilafah, terus setelah Khilafah adalah kiamat. Jadi Khilafah tidak bisa dihentikan tegaknya, dan tidak akan terhentikan keberadaannya kecuali kiamat. Gitu beb...

Semoga bisa dipahami ya... Semoga bebeb bahas lagi Khilafah dan para pengusunggnya di lain waktu ya... Kalau masih bingung boleh ditanyakan.

Dan tawaran Akoh menantang diskusi bebeb dan jokowi di depan TV Nasional, masih berlaku loh... Nanti guru-guru Akoh dari HTI pasti mau dengan senang hati menjelaskan Khilafah lebih detail.

Kalau bebeb masih mau usir Akoh di negeri ini, maka Akoh akan pergi dari negeri ini ke bumi Allah swt yang ada di negeri ini selama itu bumi Allah, artinya Akoh masih di sini bebeb, ini bumi Allah swt bukan bumi embah lo beb... 

Justru, bebeb yang harus pergi dari bumi Allah swt karena tidak mau berhukum dengan hukum Allah swt. Pergi kau sana! Indit siah! Teangan tah Bumi mana... []

Post a Comment for "PENDUKUNG KHILAFAH USIR MEGAWATI DARI BUMI ALLAH SWT : PERGI KAU!"