Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

SELAIN MUSLIM, ITU SEBUTANNYA KAFIR. ITU AL QUR'AN YANG MENYAMPAIKAN


Oleh : Nasrudin Joha 

Aneh, ada oknum dari organisasi Islam meminta meralat ajaran Al Qur'an dengan meminta tidak menyebut Kafir kepada non muslim. Padahal, predikat kafir itu yg melabeli Al Qur'an, bukan hasil ngarang.

Kenapa mereka disebut kafir ? Karena mengingkari keesaan Allah SWT. Mereka, ada yg mengklaim Uzair Putra Allah, Isa Putra Allah, dan bentuk penyekutuan Allah SWT dengan makhluk lainnya. Termasuk para penyembah berhala, penyembah patung dan dewa-dewa, penyembah api dan roh nenek moyang, mereka semua berpredikat sebagai kafir.

Memang, ada kekhasan. Bagi Yahudi dan Nasrani itu disebut kafir karena tidak mengingkari adanya Allah, tetapi mengingkari keesaan Allah SWT dengan membuat mitra dan kesepadanan bagi Allah SWT, baik yang diserupakan sebagai anak, bunda atau bapak Tuhan. Adapun Hindu dan Budha, terkategori musyrik karena tidak beriman kepada Allah SWT, mereka adalah penyembah berhala (patung) dewa-dewa.

Apakah sebutan kafir itu tendensius ? Intoleran ? Menzalimi ? Tidak. Sebutan itu untuk membedakan predikat berdasarkan perbedaan keimanan. Sama persis, disebut laki laki dan perempuan itu karena perbedaan jenis kelamin, bukan karena intolerans dan tendensius. Jika seorang laki-laki disebut wanita, itu baru intoleran dan fitnah. Sebaliknya, apa mungkin seorang lelaki dipaksakan disebut banci ?

Kafir muslim itu klasifikasi berdasarkan keimanan, perbedaan ini bukan berarti menzalimi atau intoleransi. Seorang kafir, jika dia mengambil pilihan berhubungan baik dengan seorang muslim, apalagi menjadi ahludz dzimah (kafir yg tunduk pada pemerintahan Islam), maka jiwa, harta dan kehormatannya dijamin dan dilindungi oleh Islam. Siapa saja seorang muslim yang mencuri harta kafir ahludz dzimah, pasti dipotong tangannya. Siapa saja seorang muslim membunuh seorang kafir Ahludz dzimah tanpa hak, wajib di qisos dibalas dengan bunuh.

Bahkan Rasulullah SAW bersabda, siapa saja yang berani mengusik dan mengganggu ahludz dzimah, maka sama saja mencari perkara dengan Rasulullah SAW. Jadi, tidak ada intoleransi, tidak ada penzaliman, tidak ada tendensi atas predikat kafir terhadap seseorang yang beragama diluar Islam.

Bagaimana jika seorang Kafir mengganggu seorang muslim ? Tentu Islam juga akan bertindak tegas. Siapapun yang mengganggu kemuliaan seorang muslim berarti merendahkan martabat kaum muslimin seluruhnya. Bahkan, Rasulullah SAW bersabda hancurnya ka'bah lebih rendah dimata Allah SWT ketimbang matinya nyawa seorang muslim. 

Bagi Anda yang non muslim disebut kafir juga biasa saja, tidak usah baper. Karena sebutan itu tidak akan mengurangi hak Anda untuk bertetangga dan berhubungan baik dengan seorang muslim. Sebutan itu, juga tidak akan merusak hubungan bisnis yang telah terjalin baik.

Sebaliknya, jika sebutan itu mengganggu Anda untuk menjadi pemimpin, menjadi penguasa, itu lain. Karena didalam Islam, seorang muslim haram menjadikan orang kafir sebagai pemimpin.

Sebenarnya sederhana saja, jika Anda merasa sebutan muslim itu lebih mulia ketimbang disebut kafir, ya sudah masuk Islam saja. Selesai. Itu akan menentramkan dan menyelamatkan Anda, baik didunia maupun di akherat.

Kami umat Islam, hanya punya misi dakwah untuk membebaskan segenap umat manusia dari penghambaan selain kepada Allah SWT menuju menghamba hanya kepada Allah SWT semata. Dan itu, hanya bisa dilakukan jika Anda berpredikat muslim.

Meskipun demikian, tidak ada paksaan untuk memeluk Islam. Anda, dibiarkan bebas untuk mengikuti jalan dan cahaya, atau mengambil pilihan kesesatan dan gelap gulita. [].

Post a Comment for "SELAIN MUSLIM, ITU SEBUTANNYA KAFIR. ITU AL QUR'AN YANG MENYAMPAIKAN"