POLITISI MEMPERKOSA SANTRI INDONESIA

by : nurchamid modhongso Mungkin judul diatas masih belum pernah ditulis atau didengar oleh kita, silahkan searching di Google palingan ...

by : nurchamid modhongso
Mungkin judul diatas masih belum pernah ditulis atau didengar oleh kita, silahkan searching di Google palingan yang Kita temukan adalah berita santriwati yang di perkosa oleh kyainya atau apalah itulah fakta yang di kemas dalam portal berita online yang sengaja menyudutkan lembaga pendidikan yang berbasis Pesantren.

Ketika sudah mendekati musim pemilu entah pileg atau pilpres, suara Umat Islam seperti harta karun yang terpendam dan di pakai perburuan Lima tahunan, terlebih lagi suara kyai dan santrinya biasanya menjadi pusat perhatian dan diperebutkan, bahkan sampai² ada orang nasrani yang punya partai datang ke pesatren  untuk menarik simpati Umat.

Padahal ketika musim itu usai, banyak sekali orang² yang tidak menyukai santri, katanya masa depannya suram karena gak punya ijazah dan ketrampilan, Kadang mereka memandang remeh, menganggap kolot, bahkan lebih parahnya lagi mereka menganggap pondok pesantren adalah sarang penyemaian teroris yang patut di curigai.

Tak dapat dipungkiri, itulah yang Hari ini menimpa kaum muslimin khususnya anak santri, di sayang ketika di butuhkan suaranya dan di tendang ketika Tak lagi menguntungkan.

Memang seperti itulah tabi'at politisi praghmatis yang bercokol di negeri ini, karena dalam prinsip mereka "Tak Ada makan siang gratis", dan kita semua faham kira² apa yang bisa Kita harapkan dari mereka untuk pembenahan negeri ini ?, Apa coba ? Akibatnya apa? Kita kaum muslimin lagi lagi ketipu.

Inilah akibatnya ketika sang kyai (ma'af) kurang faham siyasi dan santrinya tidak di bekali pemahaman siyasi dan terlebih lagi metode pembelajarannya juga tidak mau sedikit di gubah untuk menghadapi tantangan zaman.

Memang Kita di ajarkan untuk tidak su'udzon dan itu juga saya rasakan dulu pas mondok, tapi mbok ya jangan kelewat lugu, yang Ada lagi² santri di perkosa tak henti², kenapa saya lebih memilih redaksi "perkosa" karena kalau Saya memakai redaksi "kawin" sepertinya belum pernah terjadi politisi " kawin politik" dengan santri.

Tulisan ini sekali lagi bukan maksud Saya membenci dan su'udzon kepada Kyai dan santri, tapi apa yang saya katakan adalah bukti keprihatinan Saya mencermati akhir² ini ada yang mencoba mengotori kesucian santri dengan ikut²an dukung²an kepada calon kacung Asing dan Aseng.

Semoga santri Indonesia segera terbebas dari tindihan politisi dan kembali belajar Dan menekuni Ajaran Islam termasuk Bab Khilafah agar mereka Tak tertipu lagi rayuan politisi Demokrasi penjajah.

COMMENTS

Name

afkar,6,agama bahai,1,Agraria,2,ahok,2,Analysis,52,aqidah,9,artikel,13,bedah buku,2,bencana,25,berita,49,berita terkini,228,Breaking News,8,Buletin al-Islam,13,Buletin kaffah,54,catatan,5,cek fakta,2,Corona,122,curang,1,Dakwah,43,demokrasi,52,Dunia Islam,2,Editorial,5,Ekonomi,204,fikrah,9,Fiqih,18,fokus,3,Geopolitik,20,gerakan,5,Hukum,95,ibroh,17,Ideologi,72,Indonesia,1,info HTI,10,informasi,1,inspirasi,32,Internasional,3,islam,192,Kapitalisme,23,keamanan,8,keluarga,55,Keluarga Ideologis,2,kesehatan,90,ketahanan,2,khi,1,Khilafah,292,khutbah jum'at,3,Kitab,4,klarifikasi,4,Komentar,76,komunisme,2,konspirasi,1,kontra opini,28,korupsi,40,Kriminal,1,Legal Opini,17,liberal,2,lockdown,24,luar negeri,52,mahasiswa,3,Medsos,5,migas,1,militer,1,Motivasi,3,muhasabah,18,Musibah,4,Muslimah,91,Nafsiyah,9,Naratif Reflektif,1,Nasihat,9,Nasional,2,Nasjo,12,ngaji,1,Opini,3786,opini islam,91,Opini Netizen,2,Opini Tokoh,102,ormas,4,Otomotif,1,Pandemi,4,parenting,5,Pemberdayaan,1,pemikiran,22,Pendidikan,137,Peradaban,1,Peristiwa,19,pertahanan,1,pertanian,2,politik,328,Politik Islam,14,Politik khilafah,1,Press Release,1,propaganda,5,Ramadhan,6,Redaksi,3,remaja,14,Renungan,5,Review Buku,5,rohingya,1,Sains,3,santai sejenak,2,sejarah,70,Sekularisme,5,Sepiritual,1,Sistem Islam,1,skandal,3,Sorotan,1,sosial,80,Sosok,1,Surat Pembaca,1,syarah hadits,8,Syarah Kitab,1,Syari'ah,47,Tadabbur al-Qur’an,1,tahun baru,2,Tarikh,2,Tekhnologi,3,Teladan,7,timur tengah,38,tokoh,49,Tren Opini Channel,3,tsaqofah,8,tulisan,5,ulama,5,Ultimatum,7,video,1,
ltr
item
Tren Opini: POLITISI MEMPERKOSA SANTRI INDONESIA
POLITISI MEMPERKOSA SANTRI INDONESIA
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcyYbaHbCYv7l0OHYLzudxtzNc5b_xIiyCl-mjv6IfZhA-angeVH2jfEUz9gTG-DuhuLRLuK8gBxvuyFhSgMTRVXvn7j-oqKx9nsYDlKCQ6BukZ_X_1IvLSQ4DV9US61_gEa5Bztb13HY/s320/FB_IMG_1533335256140.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcyYbaHbCYv7l0OHYLzudxtzNc5b_xIiyCl-mjv6IfZhA-angeVH2jfEUz9gTG-DuhuLRLuK8gBxvuyFhSgMTRVXvn7j-oqKx9nsYDlKCQ6BukZ_X_1IvLSQ4DV9US61_gEa5Bztb13HY/s72-c/FB_IMG_1533335256140.jpg
Tren Opini
https://www.trenopini.com/2018/08/politisi-memperkosa-santri-indonesia.html
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/
https://www.trenopini.com/2018/08/politisi-memperkosa-santri-indonesia.html
true
6964008929711366424
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy